GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Global Akibat Perang, Ungkap 3 Langkah Kunci untuk Indonesia Bertahan

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono yang menyoroti perubahan signifikan dalam peta distribusi pangan global yang berpotensi mengalami krisis serius akibat perang.
Minggu, 29 Maret 2026 - 18:19 WIB
Ilustrasi Selat Hormuz, Iran
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Situasi pangan global dinilai berada dalam ancaman serius berat seiring konflik Iran–Israel yang melibatkan Amerika Serikat. Pasalnya, eskalasi konflik di Timur Tengah sangat berpotensi mendorong kenaikan harga pangan dunia.

Kondisi yang lebih buruk bisa terjadi lantaran dampak perang Rusia–Ukraina juga belum mereda. Upaya global melalui program Millennium Development Goals  (MDGs) juga dianggap belum mampu menekan angka kelaparan dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar 1 miliar penduduk diperkirakan menghadapi ancaman kekurangan pangan, bahkan memicu peningkatan angka kematian akibat kelaparan. Persoalan ini menjadi sorotan serius Anggota Komisi IV DPR RI Riyono yang mengkhawatirkan perubahan signifikan dalam peta distribusi pangan global.

“Dunia gagal mengatur perputaran pangan global. Adanya perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel membuat semakin tinggi ketidakpastian global sehingga negara produsen pangan berprinsip menahan pangan untuk mereka sendiri,” kata Riyono, dalam keterangan tertulis, dikutip dari Parlementaria, Minggu (29/3/2026).

Riyono menilai, lemahnya distribusi pangan global berdampak pada kenaikan harga, menurunnya pasokan, serta tingginya permintaan. Kondisi ini menjadikan komoditas pangan sebagai alat politik yang kerap merugikan petani.

“Pangan dan energi sebagai instrumen dasar manusia berubah menjadi senjata mematikan untuk menguasai bahkan ‘menjajah’ suatu negara atas nama impor, sedangkan produsen utamanya, yaitu petani dan negaranya, masih tetap miskin dan menderita,” tambah Politisi Fraksi PKS ini.

Untuk menjaga ketahanan pangan nasional, Riyono mengusulkan tiga langkah strategis. Pertama, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pangan sebagai pilar utama kedaulatan di tengah potensi krisis global.

“Cadangan pangan berupa beras yang sudah tembus 4 juta ton harus dijaga kualitas dan manajemen pengelolaannya,” tegasnya.

Kedua, perlindungan terhadap petani harus diperkuat melalui kebijakan harga yang menguntungkan serta dukungan tambahan seperti asuransi pertanian, terutama menghadapi risiko musim kemarau panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga, pemerintah diminta mempertahankan anggaran sektor pertanian dan perikanan agar tidak terdampak kebijakan efisiensi.

Anggaran sebesar Rp60 triliun dinilai krusial karena menjadi penopang utama ketahanan pangan dan sumber protein nasional. Jika diperlukan, alokasi tersebut bahkan perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi krisis global.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sasar Perumahan, Polisi Bongkar Peredaran Obat Ilegal Daftar G

Sasar Perumahan, Polisi Bongkar Peredaran Obat Ilegal Daftar G

Peredaran obat keras ilegal kategori daftar G yang menyasar kompleks perumahan di kawasan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi dibongkar Unit Reskrim Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi
CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara dan Bakal Digelar Kembali pada Juni 2026, Ini Penjelasan Dishub DKI Jakarta

CFD Rasuna Said Ditiadakan Sementara dan Bakal Digelar Kembali pada Juni 2026, Ini Penjelasan Dishub DKI Jakarta

CFD di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu (17/5/2026) ditiadakan sementara dan akan kembali digelar pada Juni 2026 mendatang.
Jadwal Final AVC Champions League 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara Bhayangkara Presisi vs Foolad Sirjan Iranian

Jadwal Final AVC Champions League 2026, Minggu 17 Mei: Ada Perebutan Gelar Juara Bhayangkara Presisi vs Foolad Sirjan Iranian

Jadwal final AVC Champions League 2026 hari ini, di mana Jakarta Bhayangkara Presisi siap mencetak sejarah saat perebutan gelar juara.
Apakah Kemenangan Strickland Sah atas Khamzat Chimaev? Ini Penjelasan Eks Wasit Legendaris MMA

Apakah Kemenangan Strickland Sah atas Khamzat Chimaev? Ini Penjelasan Eks Wasit Legendaris MMA

Eks wasit legendaris MMA, John McCarthy, menilai kemenangan Sean Strickland atas Khamzat Chimaev di UFC 328 sudah tepat. Ia menegaskan tidak ada kontroversi.
Nyatakan Sikap, SMAN 1 Sambas Ikuti Keputusan Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI untuk Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

Nyatakan Sikap, SMAN 1 Sambas Ikuti Keputusan Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI untuk Jadi Wakil Kalbar di Tingkat Nasional

SMAN 1 Sambas menyampaikan pernyataan sikapnya usai laga Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi diulang.
Ada Event Lari, Rute Transjakarta Ini Baru Beroperasi Pukul 10.00

Ada Event Lari, Rute Transjakarta Ini Baru Beroperasi Pukul 10.00

penyesuaian dilakukan karena sejumlah ruas jalan terdampak kegiatan lari yang diikuti sekitar 12.500 peserta tersebut.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT