Kinerja Bumi Resources 2025, Laba Tetap Melejit saat Harga Batu Bara Anjlok
- Bumi Resources
Perbandingan Kinerja Operasional 2025 dan 2024
Di sisi operasional, kinerja Bumi Resources tetap relatif stabil sepanjang 2025 meski pasar masih menantang. Hal ini menunjukkan pengelolaan operasional yang efektif serta konsistensi dalam pengendalian biaya.
Produksi batu bara tercatat 74,8 juta ton atau naik tipis 0,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan batu bara turun 2% menjadi 74,6 juta ton. Harga rata-rata FOB terkoreksi 17% menjadi US$ 59,7 per ton dari sebelumnya US$ 71,8 per ton.
Pada aktivitas tambang, volume overburden yang dipindahkan turun 8% menjadi 596,2 juta bcm. Namun, strip ratio membaik dari 8,7 kali menjadi 8,0 kali, menandakan peningkatan efisiensi operasional.
Di sisi lain, tingkat persediaan meningkat menjadi 2,0 juta ton dari 1,6 juta ton pada tahun sebelumnya.
Proyeksi Kinerja Tahun 2026
Untuk 2026, perusahaan menargetkan volume penjualan sebesar 76–78 juta ton dengan harga rata-rata di kisaran US$60–62 per ton. Biaya kas produksi diproyeksikan berada pada rentang US$43–44 per ton.
Selain itu, Bumi Resources akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) paling lambat Juni 2026.
Perseroan juga akan menyelenggarakan earnings call terkait hasil FY 2025 guna memberikan penjelasan lebih mendalam kepada para pemangku kepentingan.
Ke depan, Bumi Resources menegaskan komitmennya untuk menjaga efisiensi, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta mendorong diversifikasi usaha demi memperkokoh portofolio jangka panjang. (rpi)
Load more