News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Subsidi Energi Jebol, DPR Soroti Salah Sasaran: 72 Persen Dinikmati Orang Kaya

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, mengunggkap 72 persen subsidi solar dinikmati rumah tangga kelas menengah ke atas (desil 6–10). Sementara kelompok miskin hanya kebagian 28 persen.
Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB
Said Abdullah
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengkritik keras kebijakan subsidi energi yang dinilai masih amburadul dan tidak tepat sasaran.

Ia mengingatkan, lonjakan harga minyak dunia kembali menjadi ancaman serius bagi APBN. Sementara skema subsidi justru lebih banyak dinikmati kelompok mampu atau orang kaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Said, Indonesia sudah berulang kali terpukul oleh gejolak harga minyak global (oil shock), termasuk saat perang Rusia-Ukraina pecah pada Februari 2022.

“Kurang dari lima tahun kita mengalami oil shock lagi. Saat Rusia dan Ukraina perang di Februari 2022, harga minyak dunia per Maret 2022 langsung menjulang tinggi. Harga minyak dunia bertengger lama di atas 100 USD/barel,” ujar Said, Rabu (8/4/2026).

Ia memaparkan, pemerintah dan DPR saat itu terpaksa menaikkan anggaran subsidi energi secara besar-besaran, dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun.

Bahkan realisasinya membengkak hingga Rp551,2 triliun.

Namun, kondisi 2026 dinilai jauh lebih berat. Selain harga minyak dan kurs yang sama-sama naik, Indonesia tidak lagi mendapat “durian runtuh” (windfall profit) dari komoditas seperti batu bara dan CPO.

“Resikonya, setiap pergeseran naik harga minyak dan kurs akan menambah biaya subsidi dan kompensasi energi,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah tetap menahan harga BBM dan LPG. Said mengapresiasi langkah tersebut, namun mengingatkan agar tidak berhenti di situ.

“Saya mengapresiasi langkah ini, sebab di saat daya beli masyarakat sedang turun, menaikkan harga BBM akan makin memberi beban ke rakyat. Namun langkah ini harus dilanjutkan dengan reformasi kebijakan subsidi,” tegasnya.

Subsidi Dinikmati Orang Kaya

Said bahkan mengungkap fakta mengejutkan. Ia menyebut, subsidi energi selama ini justru lebih banyak dinikmati kelompok masyarakat mampu.

Data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) menunjukkan, 72 persen subsidi solar dinikmati rumah tangga kelas menengah ke atas (desil 6–10). Sementara kelompok miskin hanya kebagian 28 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya solar, kondisi serupa terjadi pada pertalite. Sebanyak 79 persen subsidi justru dinikmati kelompok mampu, sedangkan masyarakat miskin hanya 21 persen.

“Faktanya, penikmat subsidi solar kalau kita kumulatifkan dari desil 6-10 sebanyak 72 persen. Justru yang berada di desil 5 ke bawah hanya menikmati subsidi solar 28 persen,” ungkap Said.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Araghchi: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!

Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Araghchi: Pilih Gencatan Senjata atau Perang!

Secara tegas ran memperingatkan Amerika Serikat untuk harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel dan tidak bisa keduanya.
TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Inisiatif ini sejalan dengan masih dibukanya periode pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 hingga 30 April 2026. 
IDD PIK2 Bawa Karya Desainer Indonesia ke Panggung Global Salone del Mobile Milan, Italia

IDD PIK2 Bawa Karya Desainer Indonesia ke Panggung Global Salone del Mobile Milan, Italia

Indonesia terus menunjukkan perannya sebagai negara yang semakin mengedepankan desain sebagai bagian penting dari perkembangan industri kreatif sekaligus identitas budaya.
Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan Prajurit TNI dari Lebanon

Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan Prajurit TNI dari Lebanon

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait penarikan personel TNI dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata dengan AS Terancam Buyar

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Usai Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata dengan AS Terancam Buyar

Situasi itu langsung mengganggu arus tanker minyak dunia, mengingat hampir seperlima perdagangan minyak global melewati selat strategis tersebut.
Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni Jalani Laga Hidup Mati di Final Four Proliga 2026 Seri Solo

Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni Jalani Laga Hidup Mati di Final Four Proliga 2026 Seri Solo

Jakarta Pertamina Enduro dan LavAni sama-sama akan menjalani laga hidup mati di final four Proliga 2026 seri Solo.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT