Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat
- YouTube/Yusril Ihza Mahendra Official
Jakart, tvOnenews.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan respons tegas terhadap usulan Jusuf Kalla terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Di tengah dinamika global yang dipicu konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, pemerintah memilih tetap menjaga stabilitas harga BBM, khususnya yang bersubsidi.
Pernyataan tersebut disampaikan Gibran dalam keterangan tertulis pada Kamis (9/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap menghargai berbagai masukan dari tokoh nasional, termasuk dari Jusuf Kalla, namun tidak semua usulan dapat diimplementasikan.
Pemerintah Hargai Masukan, Namun Tidak Sejalan
Gibran menekankan bahwa setiap saran yang masuk akan dipertimbangkan secara serius. Namun dalam konteks kebijakan BBM, pemerintah memiliki arah yang sudah jelas.
“Pemerintah menghargai dan memberikan perhatian serius berbagai masukan yang ada, termasuk dari Bapak Jusuf Kalla terkait usulan untuk menaikkan harga BBM,” ujar Gibran.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa usulan tersebut tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini. Hal itu karena ada arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil.
Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat
Menurut Gibran, pemerintah memprioritaskan perlindungan terhadap masyarakat kecil. Kenaikan harga BBM dinilai berpotensi memicu efek berantai yang luas terhadap ekonomi rakyat.
“Mohon maaf, hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil,” tegasnya.
Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Pemerintah menilai bahwa kenaikan harga BBM akan berdampak langsung pada:
-
Harga bahan pokok
-
Biaya transportasi
-
Inflasi secara keseluruhan
-
Daya beli masyarakat
Karena itu, menjaga harga BBM tetap stabil menjadi langkah strategis untuk mencegah tekanan ekonomi yang lebih luas.
Strategi Efisiensi Anggaran Jadi Kunci
Sebagai alternatif dari kenaikan harga BBM, pemerintah memilih melakukan efisiensi anggaran. Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan fiskal tanpa membebani masyarakat.
Gibran menjelaskan bahwa efisiensi dilakukan di berbagai sektor agar subsidi tetap bisa dipertahankan. Dengan begitu, pemerintah dapat menahan dampak gejolak global tanpa harus mengorbankan kesejahteraan rakyat.
Load more