News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinggalkan Dolar, Indonesia Ambisi Perluas Transaksi Mata Uang Lokal, Nilainya Tembus US$8,45 Miliar

Pemerintah bersama Bank Indonesia terus mendorong penggunaan skema Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT), seiring struktur perdagangan nasional
Sabtu, 11 April 2026 - 13:38 WIB
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan
Sumber :
  • dok. Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat kian nyata. 

Pemerintah bersama Bank Indonesia terus mendorong penggunaan skema Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT), seiring struktur perdagangan nasional yang dinilai sangat mendukung ekspansi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dominasi perdagangan dengan negara-negara non-dolar menjadi kekuatan utama. Hal ini tercermin dari surplus perdagangan yang konsisten, termasuk pada Februari 2026 yang mencapai sekitar US$1,27 miliar, ditopang ekspor nonmigas seperti batu bara, minyak sawit, serta besi dan baja.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan mengungkapkan, bahwa tren penggunaan LCT menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi nilai transaksi maupun jumlah pengguna.

“Bank Indonesia dan Pemerintah Indonesia telah bersama-sama memajukan kerangka LCT untuk mendiversifikasi pembayaran bilateral, meningkatkan efisiensi pasar, memperdalam pasar keuangan, dan pada akhirnya mengurangi volatilitas nilai tukar sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi,” tutur Ferry, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2026).

Data terbaru menunjukkan nilai transaksi LCT pada Januari–Februari 2026 melonjak menjadi US$8,45 miliar, jauh melampaui capaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$3,21 miliar.

Dari sisi pengguna, jumlah partisipan juga meningkat drastis hingga mencapai 14.621 pada Februari 2026.

Partisipasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam skema ini saat ini berada di kisaran 10–19 persen. Angka tersebut dinilai menunjukkan progres, sekaligus membuka ruang ekspansi yang masih sangat besar.

Sejak diluncurkan pada 2018, implementasi LCT telah merambah berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur, energi, transportasi, perdagangan, hingga jasa. 

Hal ini mempertegas peran LCT sebagai instrumen nyata dalam memperkuat rupiah sekaligus mendukung aktivitas sektor riil.

Pada 2025, Indonesia telah mengimplementasikan LCT dengan enam mitra utama, yakni Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Kerja sama ini terus diperluas melalui penguatan pengaturan bilateral guna memperdalam integrasi keuangan regional.

Secara teknis, LCT memungkinkan transaksi lintas negara dilakukan langsung menggunakan mata uang lokal tanpa melalui dolar AS. 

Skema ini ditopang oleh fleksibilitas kebijakan devisa, sistem pengawasan, serta peran bank yang ditunjuk sebagai perantara transaksi.

Untuk mempercepat adopsi, pemerintah membentuk Gugus Tugas LCT Nasional yang melibatkan 10 kementerian dan lembaga. 

 adalah memperkuat koordinasi, menyusun kebijakan, serta mendorong penggunaan LCT dalam aktivitas ekspor-impor.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif dan kemudahan proses bagi pelaku usaha, guna menekan biaya transaksi sekaligus meningkatkan efisiensi perdagangan internasional.

“Pengembangan LCT merupakan langkah konkret dan strategis menuju peningkatan efisiensi, pengurangan kerentanan eksternal, dan penguatan kerja sama keuangan multilateral,” tutur Ferry.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku bisnis, kita dapat membangun ekosistem ekonomi yang lebih tangguh, terintegrasi, dan berkelanjutan,” pungkas Ferry.

Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah membangun fondasi baru dalam sistem pembayaran global, lebih mandiri, lebih efisien, dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dominasi mata uang asing. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT