News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Anindya Bakrie Bawa Misi Rantai Pasok dan Ketahanan Pangan ke Beijing

Anindya Bakrie akan ke Beijing bawa misi rantai pasok dan ketahanan pangan di tengah konflik Timur Tengah yang ganggu ekonomi global.
Selasa, 21 April 2026 - 15:00 WIB
Ketum Kadin Anindya Bakrie usai The 4th China International Supply Chain Expo Roadshow di Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, memastikan dunia usaha Indonesia akan tetap agresif memperluas kerja sama global di tengah ketidakpastian geopolitik, termasuk konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan rencana kehadiran Anindya dalam forum internasional di Beijing, China, pada 21 Juni 2026. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global yang saat ini menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Undangan Resmi Buka Akses ke Jantung Rantai Pasok Dunia

Anindya mengungkapkan bahwa partisipasi Indonesia dalam agenda tersebut berawal dari undangan resmi China Council for the Promotion of International Trade.

Undangan itu disampaikan dalam forum The 4th China International Supply Chain Expo Roadshow yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026). Forum tersebut menjadi pintu masuk penting bagi Indonesia untuk memperluas jejaring ekonomi langsung ke pusat rantai pasok global.

“Saya senang sekali dengan CCPIT yang mengundang kami hadir di Beijing pada 21 Juni dalam China International Supply Chain Expo Roadshow,” ujar Anindya.

Menurutnya, momentum ini tidak hanya sekadar forum diskusi, tetapi peluang konkret untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis antara Indonesia dan China.

Konflik Timur Tengah Dorong Penguatan Kerja Sama

Di tengah ketegangan geopolitik, khususnya konflik di Timur Tengah, Anindya menilai justru dibutuhkan penguatan kerja sama ekonomi lintas negara, terutama dengan mitra strategis seperti China.

Ia menekankan bahwa gangguan terhadap rantai pasok global menjadi risiko nyata yang harus diantisipasi melalui kolaborasi yang lebih erat.

“Di tengah perang Timur Tengah ini, hubungan Indonesia dan China justru harus semakin kuat. Kita perlu bicara lebih serius soal rantai pasok,” tegasnya.

Kondisi global saat ini dinilai menjadi pengingat bahwa ketahanan ekonomi tidak bisa hanya bergantung pada satu jalur distribusi atau satu kawasan saja.

Bidik Kerja Sama Nyata di APEC CEO Forum

Selain menghadiri agenda utama, delegasi Kadin juga akan memanfaatkan momentum bersamaan dengan APEC CEO Forum yang digelar di Beijing pada tanggal yang sama.

Anindya menyebut, kehadiran delegasi Indonesia tidak sekadar simbolis, tetapi ditargetkan menghasilkan kerja sama konkret lintas sektor.

“Pada tanggal yang sama ada APEC CEO Forum, jadi sekalian kita bisa kerja. Saya akan datang bersama delegasi untuk menghasilkan lebih banyak kerja sama,” ungkapnya.

Salah satu sektor yang mulai dibahas adalah pengembangan industri peternakan, termasuk kerja sama terkait ayam petelur sebagai bagian dari penguatan sektor pangan.

Fokus Tak Hanya Industri Besar, Tapi Juga Ketahanan Pangan

Anindya menegaskan bahwa arah kerja sama ke depan tidak lagi hanya berfokus pada proyek besar seperti industrialisasi dan hilirisasi, tetapi juga menyentuh sektor strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.

Salah satunya adalah ketahanan pangan, yang kini menjadi isu krusial di tengah ketidakpastian global.

“Bukan hanya industri besar dan investasi hilirisasi, tapi juga sampai ke sektor seperti ketahanan pangan,” jelasnya.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa manfaat kerja sama internasional tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri besar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi stabilitas ekonomi domestik.

Indonesia Perkuat Posisi di Tengah Ketidakpastian Global

Langkah Kadin menuju Beijing menjadi bagian dari strategi lebih luas dalam memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi global. Dengan menjalin kemitraan strategis, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas rantai pasok sekaligus membuka peluang investasi baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tekanan global, langkah proaktif seperti ini dinilai penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain aktif dalam sistem perdagangan internasional.

Kehadiran delegasi Indonesia di Beijing pada Juni mendatang diharapkan menjadi titik awal penguatan kerja sama yang lebih luas, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT