News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proyek Giant Sea Wall Pantura Jatim Dikebut Jadi 15 Tahun, Fokus di 3 Wilayah Strategis

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan proyek Giant Sea Wall (GSW) Jatim difokuskan pada tiga wilayah strategis, yakni Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik.
Minggu, 26 April 2026 - 20:43 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan/Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf.
Sumber :
  • Pemprov Jatim

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung percepatan pembangunan Giant Sea Wall (GSW) di pesisir utara Jawa Timur dari target 20 tahun menjadi 15 tahun.

Langkah ini dianggap sangat krusial untuk merespons meningkatnya risiko di kawasan pantai utara (pantura).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menerima Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan/Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, Didit Herdiawan Ashaf.

“Diperlukan intervensi infrastruktur berskala besar yang terintegrasi dengan kebijakan lingkungan dan sosial,” kata Khofifah, dikutip Minggu (26/4/2026).

Khofifah menjelaskan pembangunan GSW difokuskan pada tiga wilayah strategis, yakni Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Gresik.

Ketiga daerah ini termasuk zona rawan yang menghadapi risiko tinggi akibat penurunan muka tanah, banjir rob, serta tekanan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.

Dari sisi kelembagaan, Gubernur Jatim bersama para bupati di wilayah tersebut tergabung dalam Dewan Pengelola Pantura Jawa sesuai Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2025.

Posisi ini memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk berperan langsung dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah dalam proyek strategis nasional.

"Jawa Timur sebagai aktor kunci dalam pengelolaan Pantura Jawa," ujarnya.

Ia menambahkan, urgensi pembangunan GSW dipicu berbagai tekanan, seperti penurunan muka tanah sekitar 1 hingga 2 sentimeter per tahun, kenaikan permukaan laut, hingga gelombang pasang ekstrem.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir rob, abrasi, serta ancaman krisis air bersih.

"Termasuk kerentanan sosial meningkatnya jumlah penduduk terdampak banjir rob dan degradasi kualitas hidup masyarakat pesisir," katanya.

Selain dampak sosial, Khofifah menilai konsekuensi ekonomi juga cukup besar, antara lain terganggunya aktivitas pelabuhan, industri, dan logistik nasional, serta ancaman terhadap lahan pertanian produktif yang menopang ketahanan pangan daerah.

"Pembangunan GSW ini, lanjutnya, juga sebagai upaya perlindungan aset strategis nasional seperti pelabuhan, kawasan industri, dan infrastruktur vital nasional di Pantura," tambahnya.

Khofifah menegaskan proyek GSW tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan, tetapi juga mendorong transformasi kawasan pesisir melalui revitalisasi wilayah, modernisasi sektor perikanan, serta penguatan ekonomi sosial masyarakat.

"Ini menegaskan posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara berbasis ketahanan wilayah," katanya.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini harus memperhatikan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) untuk menjamin kepastian hukum, menghindari tumpang tindih pemanfaatan ruang, serta mencegah konflik sosial antara masyarakat, nelayan, dan pelaku usaha.

"Jawa Timur memegang posisi strategis sebagai wilayah kunci di sepanjang Pantura Jawa sekaligus simpul utama logistik dan industri nasional," tuturnya.

Selain tiga wilayah utama, Khofifah juga mendorong intervensi di pesisir utara Pulau Madura, meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, yang dinilai memiliki tingkat kerentanan serupa.

"Saya rasa wilayah pantai utara Madura mulai Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep ini juga kerentanannya perlu diintervensi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan pihaknya tengah melakukan kajian dan asesmen terkait pembangunan tanggul laut serta program Kampung Nelayan Merah Putih.

"Banyak ya kita intervensi untuk tahun depan tapi yang sekarang sudah ada beberapa titik (kampung nelayan) yang sudah dibangun salah satunya ada di Gresik dan Malang Selatan," kata Didit Herdiawan Ashaf. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Para Pemain Hyundai Hillstate Antre di Cafe Truck saat Hari Ulang Tahun Megawati Hangestri

Momen Para Pemain Hyundai Hillstate Antre di Cafe Truck saat Hari Ulang Tahun Megawati Hangestri

Para pemain hingga staf pelatih berbondong-bondong ikut mengantre di Cafe Truck dalam rangka merayakan hari ulang tahun Megawati Hangestri yang ke-27, kemarin.
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta-Bandung, 5.641 Personel Kepolisian Disiagakan

Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta-Bandung, 5.641 Personel Kepolisian Disiagakan

Kawal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, ribuan personel kepolisian disiagakan.
Barcelona Kena Sindir, Jose Mourinho Salahkan Wasit usai Real Madrid Ditaklukkan Atletico Madrid 1-2

Barcelona Kena Sindir, Jose Mourinho Salahkan Wasit usai Real Madrid Ditaklukkan Atletico Madrid 1-2

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyalahkan wasit setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Menurutnya, ada dua kartu merah yang tidak diberikan kepada Los Rojiblancos.
Jason Donovan Pecahkan Rekor Nasional, Tim Renang Indonesia Belum Sumbang Medali di Asian Games 2026

Jason Donovan Pecahkan Rekor Nasional, Tim Renang Indonesia Belum Sumbang Medali di Asian Games 2026

Tim Renang Indonesia belum berhasil menyumbangkan medali di hari pertama pertandingan Asian Games 2026. Meski demikian, sejumlah perenang tanah air mampu tampil apik.
Trump Ingatkan "Hal Besar" Akan Terjadi

Trump Ingatkan "Hal Besar" Akan Terjadi

Terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras pada Minggu bahwa dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial.
Ramaikan TNI Run 2026, Kasad Berbaur Bersama 12 Ribu Peserta

Ramaikan TNI Run 2026, Kasad Berbaur Bersama 12 Ribu Peserta

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., berbaur bersama sekitar 12.000 peserta TNI Run 2026 di kawasan Silang Monas, Jakarta.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Klasemen Medali Asian Games 2026: Atlet Indonesia Belum Sumbang Emas di Hari Pertama

Klasemen Medali Asian Games 2026: Atlet Indonesia Belum Sumbang Emas di Hari Pertama

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (21/9/2026) pukul 00.00 WIB. Tim Indonesia belum meraih emas di hari pertama setelah opening ceremony.
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Jeli Cari Cuan tapi Awas Terpeleset, Cek Ramalan Keuangan Shio Tikus 22 September 2026 di Sini!

Jeli Cari Cuan tapi Awas Terpeleset, Cek Ramalan Keuangan Shio Tikus 22 September 2026 di Sini!

Sebagai shio yang melambangkan kecerdikan, kelincahan, serta kejelian melihat peluang sekecil apa pun, shio Tikus berpotensi besar memetik hasil manis besok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT