News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Borong Penghargaan Emission Reduction Transparency 2026, Pertamina Patra Niaga Sabet Best of The Best

Penghargaan bergengsi ini diraih berkat pengembangan berbagai inisiatif untuk menekan emisi, baik melalui inovasi produk maupun peningkatan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:07 WIB
Pertamina Patra Niaga sabet Best Of The Best di Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina Patra Niaga menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026.

Pengakuan tersebut diberikan atas komitmen dalam menjaga keterbukaan pengelolaan emisi serta menjalankan program penurunan emisi yang terukur dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga memborong dua penghargaan Best of The Best, yakni untuk kategori Trusted Green Achievement in Emission Reduction, dan Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency.

CEO Investortrust, Primus Dorimulu, menyatakan bahwa di tengah krisis iklim global, ukuran kinerja perusahaan tidak lagi semata dilihat dari pertumbuhan bisnis. Menurutnya, kejujuran dan tanggung jawab atas jejak emisi kini menjadi indikator utama.

Primus menegaskan, transparansi dan integritas dalam pelaporan emisi merupakan fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mempercepat transisi menuju Net Zero Emission (NZE).

“Perlombaan menuju Net Zero Emission bukanlah tentang siapa yang paling cepat mengklaim, tetapi siapa yang paling jujur dalam melaporkan dan paling konsisten dalam bertindak,” ujar Primus, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Ia juga menyoroti maraknya praktik greenwashing sebagai tantangan serius dalam agenda keberlanjutan. Menurutnya, perusahaan tidak cukup hanya menyampaikan narasi, tetapi harus didukung data yang akurat, konsisten, dan dapat diverifikasi.

Sementara itu, Kepala Departemen Pemeriksaan Khusus, Pengawasan Keuangan Derivatif, Bursa Karbon dan Transaksi Efek Otoritas Jasa Keuangan, I Nyoman Suka Yasa, mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini sebagai sarana mendorong komitmen nyata perusahaan dalam menekan emisi karbon.

Ia menilai transparansi emisi kini telah menjadi bagian strategis dalam bisnis, bukan sekadar kewajiban administratif. Keterbukaan terkait jejak karbon, strategi mitigasi, dan capaian pengurangan emisi dinilai mampu meningkatkan kredibilitas perusahaan sekaligus memperkuat integritas pasar.

“Transparansi pelaporan emisi menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan, baik bagi investor, regulator, maupun masyarakat,” ujar Nyoman.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebut penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memperkuat komitmen perusahaan dalam pengurangan emisi dan keterbukaan pengelolaannya.

Sebagai bagian dari subholding downstream, Pertamina Patra Niaga terus mengembangkan berbagai inisiatif untuk menekan emisi, baik melalui inovasi produk maupun peningkatan operasional yang lebih ramah lingkungan.

“Upaya pengurangan emisi yang kami lakukan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengembangan Pertamax Green 95, Sustainable Aviation Fuel (SAF), Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau Pertamina Renewable Diesel melalui Green Refinery Cilacap, hingga penggunaan Very Low Sulphur Fuel Oil (VLSFO). Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan energi yang lebih bersih sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Roberth.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, penghargaan tersebut mencerminkan bahwa transformasi perusahaan dalam menghadirkan energi bersih dan transparan berjalan sesuai arah yang ditetapkan, serta memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan energi nasional.

“Penghargaan ini memberikan bukti bahwa Pertamina Patra Niaga sangat berperan dalam mendukung keberlanjutan, dan penurunan emisi. Tidak saja melalui proses operasional, tapi juga melalui produk ramah lingkungan,” jelas Roberth. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Musim Ketiga di Korea, Megawati Hangestri Ungkap Lebih Suka Tempat Seperti ini untuk Dikunjungi

Musim Ketiga di Korea, Megawati Hangestri Ungkap Lebih Suka Tempat Seperti ini untuk Dikunjungi

Bukan Seoul, Megawati Hangestri ternyata lebih suka tempat seperti ini saat punya waktu luang di Korea. Simak pilihan favorit Megatron di musim ketiganya.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT