News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahlil Tegaskan RI Tetap Andalkan Batu Bara Demi Jaga Tarif Listrik: Ini Tentang Survival Mode!

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan RI tidak bisa tergesa-gesa meninggalkan batu bara, terutama saat sejumlah negara maju kini kembali membuka opsi penggunaan energi fosil.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:27 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah masih mempertahankan penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Pertimbangan kebijakan ini tak lain adalah untuk menjaga efisiensi energi sekaligus memastikan tarif listrik tetap terjangkau bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahlil menyampaikan bahwa Indonesia memiliki cadangan batu bara yang melimpah, sehingga pemanfaatannya masih relevan di tengah dinamika ketahanan energi global.

Ia menilai RI tidak bisa tergesa-gesa meninggalkan batu bara, terutama ketika sejumlah negara maju kembali membuka opsi penggunaan energi fosil tersebut.

Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara di Eropa kini kembali memanfaatkan batu bara untuk menjaga ketahanan energi domestik.

“Sekarang Amerika buka opsi batu bara. Di Eropa membuka opsi batu bara, ada minta ke kita untuk 20 juta ton per tahun,” ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (2/5/2026).

Bahlil menekankan pentingnya mempertimbangkan efisiensi dan kepentingan nasional dalam menentukan arah transisi energi.

Ia menegaskan penggunaan batu bara masih dibutuhkan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan dan harga energi nasional.

“Saya putuskan, saya bilang batu bara jalan aja dulu. Ini bicara tentang survival mode. Kita bicara tentang efisiensi. Jangan kita korbankan rakyat kita dengan harga listrik yang besar,” kata dia.

Data Kementerian ESDM menunjukkan produksi batu bara nasional sepanjang 2025 mencapai 790 juta ton. Angka tersebut turun 5,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 836 juta ton, namun tetap melampaui target produksi sebesar 739,6 juta ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total produksi tersebut, sekitar 514 juta ton atau 65,1 persen dialokasikan untuk ekspor. Sementara itu, pemenuhan kebutuhan domestik melalui skema domestic market obligation (DMO), baik untuk sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan, mencapai sekitar 254 juta ton atau 32 persen dari total produksi.

Adapun sisa produksi yang disimpan sebagai cadangan hingga akhir 2025 tercatat sekitar 22 juta ton atau setara 2,8 persen dari total produksi nasional. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga di Palembang dan Boyolali membuktikan eceng gondok yang sebelumnya hanya gulma perairan, ternyata bisa punya nilai tambah ekonomi yang menjanjikan.
Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Dugaan aksi perundungan di SMAN 2 Bantul menjadi perhatian publik setelah korban bercerita di media sosial. 
Profil dan Perjalanan Karier Jeremy Doku, Winger Timnas Belgia yang Cabut Sementara dari Piala Dunia 2026

Profil dan Perjalanan Karier Jeremy Doku, Winger Timnas Belgia yang Cabut Sementara dari Piala Dunia 2026

Menjadi sorotan karena mungkin akan absen dan menemani istrinya melahirkan anak pertama, berikut profil dan perjalanan karier winger Timnas Belgia, Jeremy Doku.

Trending

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Samurai Biru berhasil menang telak 4-0.
Polisi Ungkap Pelaku Curanmor Milik Anggota Kopassus Sudah Beraksi 5 Kali, Warga Cakung Hati-hati!

Polisi Ungkap Pelaku Curanmor Milik Anggota Kopassus Sudah Beraksi 5 Kali, Warga Cakung Hati-hati!

Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan pria bernama Harto (21) dan Sikin (39), yang merupakan pelaku pencurian dan penadah motor milik anggota Kopassus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT