News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dunia Kerja Berubah, UTB Gandeng Industri Digital untuk Bekali Ribuan Mahasiswa Skill Otomasi dan AI

UTB memberi pembekalan bertajuk “Digital and Automation for Future Careers” yang diikuti ribuan mahasiswa sebagai bentut persiapan menghadapi dunia kerja yang berubah.
Senin, 4 Mei 2026 - 20:43 WIB
Webinar Digital and Automation for Future Careers yang digelar UTB untuk menyiapkan generasi siap kerja di era teknologi.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Isu digitalisasi dan otomasi saat ini telah menjadi perhatian serius setiap perguruan tinggi di Indonesia, khususnya untuk menyiapkan sumber daya yang matang guna menghadapi tantangan teknologi di dunia kerja.

Tak terkecuali Universitas Teknologi Bandung (UTB) yang belum lama ini kembali menyiapkan ribuan mahasiswanya untuk menghadapi dinamika dunia kerja di era digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menggandeng kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison dan UiPath, UTB menggelar webinar bertajuk “Digital and Automation for Future Careers” yang diikuti ribuan mahasiswa, baik secara luring maupun daring.

Tingginya partisipasi pada agenda tersebut menjadi bukti besarnya minat terhadap isu transformasi digital dan otomasi yang kian penting dalam dunia kerja.

Webinar menghadirkan RPA Consultant IDStar, Mochamad Jehan Pahlepi, yang memaparkan peran digitalisasi dan Robotic Process Automation (RPA) dalam meningkatkan efisiensi di berbagai sektor.

Ia menjelaskan bahwa RPA mampu mengotomatisasi pekerjaan berulang sehingga proses bisnis menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan.

Di sektor pendidikan, teknologi ini dinilai relevan untuk mendukung operasional kampus, seperti pemantauan sistem, pengelolaan basis data, hingga penyusunan laporan.

Wakil Rektor Bidang Humas, Kerja Sama, dan Alumni UTB, Danny Aidil Rismayadi, menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perubahan industri yang semakin terdigitalisasi.

Pandangan serupa disampaikan CEO ONE Indonesia, Roslani Christianti, yang menilai sinergi antara kampus dan industri membuka peluang luas, mulai dari pengembangan karier, riset, hingga program magang.

Dalam pemaparannya, Jehan kembali menegaskan bahwa RPA merupakan perangkat lunak yang meniru aktivitas manusia untuk menjalankan tugas berulang dalam proses bisnis. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan kecepatan kerja, efisiensi, serta mengurangi potensi kesalahan.

Ia juga mencontohkan penerapan RPA di berbagai bidang, termasuk di lingkungan kampus, seperti monitoring sistem, pengelolaan database, dan rekap laporan operasional secara lebih efektif.

Jehan turut memberikan pesan kepada mahasiswa agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Jangan tertutup terhadap tren baru. Terus pelajari perkembangan tools RPA karena umumnya akan terintegrasi dengan teknologi lain. Apa yang dipelajari hari ini, kembangkan dengan memahami tren digital berikutnya. Jangan ragu mulai dari dasar, karena ke depan semuanya akan saling terhubung, termasuk dengan RPA,” ujarnya.

Sementara itu, Roslani menyampaikan bahwa peluang kerja sama antara dunia industri dan UTB sangat terbuka lebar. Kolaborasi dapat melibatkan mahasiswa, alumni, dosen, hingga program riset dan magang bersama.

“Kolaborasi antara ONE Indonesia dan Universitas Teknologi Bandung sangat terbuka, mulai dari penguatan kesiapan karier mahasiswa hingga riset dan magang bersama. Didukung Indosat Ooredoo Hutchison dan UiPath, pembahasan saat ini berfokus pada RPA, namun ke depan dapat berkembang ke AI, teknologi digital, hingga AI Interview dan AI Assessment untuk mendukung kesiapan kerja,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret UTB dalam mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan kompetensi di masa depan.

Dengan semangat inovasi dan kesiapan menghadapi transformasi digital, UTB terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan kompetitif dalam menghadapi tantangan global. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.
Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT