News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jimmy Gani Perkenalkan Teori VECI, Kupas Tuntas Masalah Daya Saing BUM Desa

CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani, dalam sidang terbuka disertasinya di UI mengupas tuntas masalah daya saing BUM Desa yang kini masih belum optimal.
Rabu, 6 Mei 2026 - 19:55 WIB
CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani, dalam sidang terbuka disertasi di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.
Sumber :
  • BCF

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia dianugerahi ragam potensi yang berasal dari desa. Berdasarkan data yang dirilis dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) pada tahun 2025, ada 75.265 desa yang telah terdata dan terverifikasi.

Untuk memaksimalkan potensi desa, pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 mendorong terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Keberadaan BUM Desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan potensi dan ekonomi lokal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai badan usaha berbadan hukum, BUM Desa memiliki berbagai tujuan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat desa diantaranya membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan warga sekitar, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa) yang bisa mendorong kemandirian ekonomi di desa untuk mengurangi ketergantungan pada dana bantuan dari pemerintah pusat.

Per Maret 2026, Indonesia memiliki 72.807 BUM Desa yang terdiri dari 66.332 BUM Desa dan 6.475 BUM Desa Bersama (Data Kemendesa PDT, 2026). Dari 72.807 BUM Desa yang ada, baru 45.245 BUM Desa yang sudah berbadan hukum. Namun, dari pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemendesa PDT di tahun 2024 (diikuti oleh 31.279 BUM Desa), hanya 12.690 BUM Desa yang masuk kategori berkembang dan 1.923 BUM Desa masuk ke dalam kategori maju. Selebihnya masih dalam kategori perintis dan pemula. 

Model bisnis yang tidak berjalan baik menjadi salah satu faktor kesenjangan yang terjadi pada BUM Desa saat ini. 

Hal ini dikemukakan oleh Jimmy Gani, CEO Bakrie Center Foundation dalam sidang terbuka disertasi yang dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat. 

Dalam sidang terbuka disertasi yang berjudul Peningkatan Daya Saing Badan Usaha Milik Desa (Bum Desa) Melalui Transformasi Model Bisnis, Jimmy mengungkap hasil penelitiannya terkait kelemahan BUM Desa dalam hal daya saing yang meliputi peningkatan kemampuan manajerial, pemasaran, permodalan, hingga kemitraan.

Dari penelitian ini, Jimmy merumuskan teori pengukuran daya saing BUM Desa yang dinamakan Village Enterprises Competitiveness Index (VECI). 

Teori Village Enterprises Competitiveness Index atau VECI diharapkan dapat mengukur dan mengevaluasi daya saing BUM Desa. Dari 164 BUM Desa yang ia teliti, lebih dari 40% BUM Desa masuk kategori BUM Desa berdaya saing cukup, 33% sebagai kategori BUM Desa berdaya saing kurang, dan 12,8% tidak memiliki daya saing. Sedangkan hanya 9,8% dan 4,3% BUM Desa yang dapat dikategorikan berdaya saing bagus dan sangat bagus. 

“Memang saat ini sudah ada pemeringkatan terhadap BUM Desa-BUM Desa oleh Kemendesa PDT. Jadi dari perintis, pemula, berkembang, juga maju. Tapi saya melihat indeks-indeksnya itu belum menggambarkan bagaimana daya saing dari BUM Desa itu sendiri,” jelas Jimmy. 

Menurut Jimmy, faktor yang mempengaruhi BUM Desa berdaya saing dari hasil analisis secara keseluruhan, meliputi ancaman produk pengganti, kelayakan produk, kompetisi yang semakin mengglobal, dan peluang.

Dari teori VECI ini, Jimmy menciptakan langkah-langkah transformasi BUM Desa berdaya saing dengan 4 tahapan:

1. Reframe: mengubah cara pandang dan strategi BUM Desa dengan menitikberatkan pada perbaikan kelayakan produk, peluang, dan memperhatikan ancaman produk pengganti
2. Restructure: melakukan restrukturisasi alokasi sumber daya dengan menciptakan sumber-sumber pendapatan baru
3. Revitalize: BUM Desa dapat menghidupkan kembali produk dan layanan melalui segmentasi pelanggan atau memperbaharui budaya kerja menjadi agile
4. Renew: membangun kapabilitas baru untuk masa depan yang berfokus pada ancaman produk pengganti, kelayakan produk, kompetisi yang semakin mengglobal, serta peluang.

“Dengan adanya konektivitas (teknologi dan internet), jarak dan sekat-sekat antar wilayah itu bisa diterobos. Sebenarnya ini kesempatan karena desa yang sedang mencoba membangun perekonomiannya tidak hanya mengandalkan sumber daya dari desa itu sendiri. Mereka bisa berkolaborasi antar desa bahkan antar wilayah. Perlu diberikan suatu bimbingan supaya BUM Desa bisa mengembangkan potensi di daerah dan bisa berkolaborasi dengan yang stakeholder lain,” jelas Jimmy. 

Teori VECI Akan Diterapkan Melalui Collaborative Leadership Program dengan Bakrie Center Foundation

Teori Village Enterprises Competitiveness Index (VECI) akan coba diterapkan melalui Collaborative Leadership Program (Bersama Membangun Desa), program yang diinisiasi oleh Bakrie Center Foundation. Program ini akan berfokus pada pengembangan kepemimpinan untuk mendukung penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) sebagai entitas bisnis yang lebih berdaya saing.

Program ini didesain untuk mengintegrasikan pembekalan kepemimpinan, analisis berbasis data, dan pendampingan lapangan. Collaborative Leadership Program dapat diikuti oleh fresh graduate maupun pemuda lokal untuk menjadi fasilitator, yang tidak hanya mempelajari konsep tetapi juga terlibat dalam proses kerja yang sistematis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para fresh graduate dan pemuda lokal terpilih akan menjadi fasilitator (project officer) untuk melakukan asesmen, mengidentifikasi tantangan dan potensi, serta berkontribusi dalam penguatan model bisnis BUM Desa secara kolaboratif bersama dengan pengelola BUM Desa dan pemangku kepentingan lainnya.

“Dengan dijalankannya Collaborative Leadership Program, saya harap semakin banyak BUM Desa yang bisa kita survei untuk melihat bagaimana kondisinya saat ini, sehingga intervensi yang nanti akan dilakukan bisa benar-benar efektif,” ungkap Jimmy. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT