News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BEI Kejar Kepatuhan Emiten, Ratusan Saham Perbankan hingga Grup Prajogo Pangestu Belum Penuhi Free Float 15 Persen

BEI memberi tenggat bagi emiten memenuhi free float 15 persen. Sejumlah emiten bank dan grup Prajogo Pangestu masih di bawah batas.
Jumat, 8 Mei 2026 - 19:20 WIB
Crazy Rich Indoneisa Prajogo Pangestu Diramal Jadi Triliuner Keempat Dunia, Kalahkah Bos Louis Vuitton dan Mark Zuckerberg
Sumber :
  • Bareksa

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan masa transisi kepada ratusan emiten untuk memenuhi ketentuan porsi saham publik atau free float minimum 15 persen.

Kebijakan tersebut menjadi langkah otoritas bursa dalam meningkatkan likuiditas perdagangan saham emiten sekaligus memperkuat transparansi pasar modal domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aturan baru ini turut menjadi perhatian karena sejumlah emiten besar sektor perbankan hingga emiten grup Prajogo Pangestu masih tercatat belum memenuhi batas minimal free float yang ditetapkan BEI.

Ratusan Emiten Masih Belum Penuhi Ketentuan

Berdasarkan data BEI, sebanyak 560 dari total 956 perusahaan tercatat atau emiten telah memenuhi aturan free float minimum.

Namun, masih terdapat 312 emiten yang harus melakukan penyesuaian struktur kepemilikan saham publik.

BEI menetapkan emiten dengan kapitalisasi pasar di atas Rp5 triliun wajib memenuhi porsi saham publik 12,5 persen hingga 15 persen paling lambat 31 Maret 2027.

Sementara itu, emiten dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp5 triliun diberikan tenggat waktu lebih panjang hingga 31 Maret 2029.

Kebijakan ini dinilai penting untuk memperkuat kualitas perdagangan saham emiten di pasar sekunder serta memperluas partisipasi investor publik.

Emiten Perbankan Besar Masih di Bawah 15 Persen

Sejumlah emiten perbankan papan utama tercatat masih memiliki free float di bawah ketentuan BEI.

Data bursa menunjukkan BRIS menjadi salah satu emiten bank yang masih memiliki porsi saham publik sebesar 9,3 persen.

Selain itu, BNGA tercatat memiliki free float sebesar 7,5 persen.

Angka serupa juga dimiliki BDMN yang masih berada di level 7,5 persen.

BEI juga mencatat sejumlah emiten bank lainnya yang belum memenuhi ambang batas free float 15 persen, di antaranya:

  • BNLI dengan free float 10 persen

  • PNBN sebesar 11,9 persen

  • NISP sebesar 14 persen

Khusus untuk ADMF, emiten tersebut termasuk dalam daftar perusahaan yang mendapat perlakuan khusus meski free float-nya baru mencapai 5,4 persen.

Emiten Grup Prajogo Pangestu Jadi Sorotan

Selain emiten sektor perbankan, perhatian pasar juga tertuju pada sejumlah emiten milik pengusaha Prajogo Pangestu.

Beberapa emiten grup Barito tercatat telah memenuhi ketentuan free float BEI.

BRPT misalnya, telah memiliki porsi saham publik sebesar 26,7 persen.

Sementara PTRO tercatat memiliki free float 27,7 persen.

Namun, sejumlah emiten lain dalam grup tersebut masih berada di bawah ambang batas minimum.

Berikut posisi free float sejumlah emiten grup Barito:

  • TPIA: 10,5 persen

  • CDIA: 10 persen

  • BREN: 12,3 persen

  • CUAN: 14,9 persen

Dari daftar tersebut, emiten CUAN menjadi salah satu yang paling dekat memenuhi ketentuan BEI setelah adanya aksi pelepasan saham secara bertahap.

BEI Ingin Likuiditas Emiten Meningkat

BEI menilai peningkatan free float penting untuk memperbesar likuiditas perdagangan saham emiten di pasar modal Indonesia.

Semakin besar kepemilikan publik terhadap saham emiten, maka aktivitas transaksi dinilai akan semakin aktif dan sehat.

Selain itu, peningkatan free float juga diyakini dapat memperkuat tata kelola perusahaan terbuka karena kepemilikan saham menjadi lebih tersebar.

Otoritas bursa menetapkan emiten di Papan Utama dan Papan Pengembangan wajib memiliki minimal 50 juta saham beredar dan sedikitnya 300 Single Investor Identification (SID).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk emiten di Papan Akselerasi, BEI memberikan batas minimum free float yang lebih rendah yakni sebesar 7,5 persen.

Aturan tersebut kini menjadi perhatian besar di pasar modal karena menyangkut kesiapan ratusan emiten dalam memenuhi standar baru yang diterapkan Bursa Efek Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Pemerintah menunjuk PT KAI sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.
Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris gabung AC Milan pada 2018. Fakta mengejutkan itu diungkap mantan direktur olahraga Rossoneri, Massimiliano Mirabelli.
Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT