Prabowo Siap Kucurkan Investasi Jumbo untuk Ekonomi Biru: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
- YouTube Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap melakukan investasi besar-besaran di sektor ekonomi biru atau ekonomi kelautan. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani dunia, khususnya hasil perikanan.
Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, dilansir Antara, Prabowo menilai Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Dunia sekarang sangat memerlukan ikan protein, karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan," ujar Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
"Kita harus bersyukur, dan kita harus sekarang besar-besaran investasi," imbuhnya.
Prabowo mengatakan penguatan ekonomi biru harus dimulai dari peningkatan kesejahteraan nelayan sebagai ujung tombak sektor perikanan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses nelayan terhadap sarana dan prasarana perikanan yang memadai.
Pemerintah menargetkan sebanyak 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih dapat beroperasi di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini. Selain itu, pembangunan desa nelayan akan terus dilanjutkan setiap tahun.
"Dan tahun depan, kita akan bangun lagi 1.000 (KNMP). Dan seterusnya, tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000, kita seluruh Indonesia punya 12.000 desa nelayan. Ini pekerjaan besar," ujar Presiden Prabowo.
Selain pembangunan kampung nelayan, pemerintah juga berencana menyalurkan bantuan sebanyak 1.582 kapal ikan bagi nelayan di berbagai daerah. Pengelolaan kapal tersebut nantinya akan dilakukan melalui koperasi nelayan.
"Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil," demikian Prabowo Subianto. (ant/rpi)
Load more