Rupiah Hari Ini 12 Mei 2026 Melemah ke Rp17.489 per Dolar AS Meski Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Naik
- Antara Foto
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif. Namun, rupiah diprediksi akan ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp17.415 pada Senin, 11 Mei 2026.Â
Posisi rupiah itu melemah 40 poin dari kurs sebelumnya di level Rp17.375 pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026.
Pada perdagangan di pasar spot pada Selasa, 12 Mei 2026 hingga pukul 09.04 WIB, rupiah ditransaksikan di Rp17.489 per dolar AS.
Posisi itu melemah 75 poin atau 0,43 persen dari posisi sebelumnya di level Rp17.414 per dolar AS.
Pengamat Ekonomi dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis.
Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9.
Level indeks di atas 100 mencerminkan konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi.
Bank Indonesia (BI) menyebut terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).
Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.
Kenaikan IKE menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini termasuk ketersediaan lapangan kerja, penghasilan dan daya beli mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya, indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6.
Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.
Penurunan tipis IEK mengindikasikan konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan, meski dengan tingkat optimisme yang sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.
"Mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp17.410—Rp17.460," ujarnya.
Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump menyebut tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS "sama sekali tidak dapat diterima" sehingga meningkatkan risiko geopolitik.
Pada Minggu (10/5/2026), Trump menolak proposal balasan terbaru Teheran terhadap kerangka perdamaian Washington dengan mengatakan bahwa tanggapan Iran "sama sekali tidak dapat diterima".
Komentar tersebut meredam harapan akan meredanya ketegangan dalam waktu dekat di kawasan Teluk.
Proposal asli AS dilaporkan menginginkan penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya dan pembongkaran fasilitas nuklir utama sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan penghentian aksi militer.
Tanggapan Iran, yang disampaikan melalui mediator Pakistan, dilaporkan menuntut pencabutan sanksi, penghentian kehadiran angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz, jaminan keamanan dan pengakuan hak Iran untuk melanjutkan beberapa aktivitas nuklir. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)
Load more