News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Ditutup Anjlok 1,43 Persen ke 6.807 Pukul 16.00 WIB, Pasar Masih Menunggu Pengumuman MSCI Malam Ini

IHSG ditutup melemah 1,43 persen ke level 6.807 pada perdagangan 12 Mei 2026 di tengah tekanan rupiah dan penantian pengumuman MSCI.
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Hingga penutupan pasar tepat pukul 16.00 WIB, IHSG tercatat melemah tajam di tengah tingginya tekanan global dan sikap wait and see investor terhadap pengumuman rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 1,43 persen ke level 6.807,13. Pelemahan tersebut terjadi setelah indeks sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan sebelum akhirnya gagal bangkit hingga akhir perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan terhadap pasar saham domestik juga terjadi bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.503 per dolar AS, level terlemah sepanjang sejarah.

IHSG Sulit Bangkit dari Zona Merah

Sejak pembukaan perdagangan pagi, IHSG sebenarnya sempat menunjukkan penguatan. Indeks dibuka naik sekitar 41 poin ke posisi 6.946.

Namun tekanan jual kembali mendominasi pasar menjelang siang hingga penutupan perdagangan. Hingga pukul 16.00 WIB, indeks tetap bertahan di zona merah dan belum mampu kembali ke level psikologis 6.900.

Pelaku pasar disebut masih memilih menahan posisi sambil menunggu hasil pengumuman MSCI yang dinilai dapat memengaruhi arus dana asing di pasar modal Indonesia.

Sikap hati-hati investor juga diperparah oleh aksi jual investor asing yang masih terus berlangsung di sejumlah saham unggulan.

Pengumuman MSCI Jadi Sorotan Utama Pasar

Pasar saat ini fokus menanti pengumuman rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (12/5/2026) malam waktu Eropa atau Rabu dini hari WIB.

MSCI merupakan indeks acuan global yang digunakan banyak investor institusi dunia dalam menentukan alokasi investasi di pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia.

Karena itu, setiap perubahan bobot maupun komposisi saham Indonesia dalam indeks MSCI berpotensi memengaruhi arus modal asing secara signifikan.

Analis CGS International Sekuritas menilai sikap wait and see investor terhadap MSCI menjadi salah satu faktor utama yang menekan IHSG hari ini.

“Sementara itu sikap hati-hati investor menjelang pengumuman rebalancing MSCI, berlanjutnya aksi jual investor asing dan pelemahan rupiah berpeluang menjadi katalis negatif,” tulis analis CGS International.

Rupiah Melemah dan Konflik Timur Tengah Tambah Tekanan

Tekanan terhadap IHSG juga datang dari faktor eksternal, terutama memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kemungkinan gagalnya gencatan senjata dengan Iran memicu kekhawatiran pasar global terhadap stabilitas kawasan.

Ketegangan di Selat Hormuz ikut mendorong penguatan dolar AS dan meningkatkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Indeks dolar AS (DXY) tercatat menguat ke level 98,115, sementara rupiah terus melemah hingga menyentuh Rp17.503 per dolar AS pada perdagangan pagi.

Kondisi tersebut membuat investor asing semakin agresif melakukan aksi jual di pasar saham domestik.

Sektor Teknologi Jadi Beban IHSG

Selain faktor eksternal, tekanan besar juga datang dari sektor teknologi yang mengalami koreksi cukup dalam.

Laporan CNBC Indonesia menyebut sektor teknologi terkoreksi hingga 5,07 persen dan menjadi salah satu pemberat utama pergerakan IHSG hari ini.

Pelemahan sektor teknologi memperbesar tekanan terhadap indeks yang sebelumnya sudah terbebani sentimen negatif global dan penurunan nilai tukar rupiah.

Analis Soroti Area Support IHSG

BRI Danareksa Sekuritas menyebut IHSG saat ini sedang menguji area support teknikal penting.

Menurut analis BRI Danareksa, peluang rebound masih terbuka apabila level support mampu bertahan. Namun jika level tersebut ditembus, maka risiko pelemahan lanjutan akan semakin besar.

“Selama level tersebut bertahan, peluang rebound masih terbuka, namun jika ditembus maka risiko pelemahan lanjutan akan meningkat,” jelas analis BRI Danareksa.

Pasar juga masih mencermati data ekonomi domestik, termasuk penjualan ritel dan arah kebijakan pemerintah di tengah tekanan ekonomi global.

OJK dan BEI Sebut Koreksi Hanya Sementara

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menilai fluktuasi pasar saat ini merupakan bagian dari proses penguatan pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.

Menurutnya, koreksi yang terjadi saat ini bersifat sementara.

“Kalaupun ada penyesuaian jangka pendek, kita melihat ini sebagai short term pain lah. Tapi Insya Allah long term gain,” ujar Friderica.

Pandangan serupa juga disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Jeffrey Hendrik.

Ia mengatakan penurunan bobot Indonesia di indeks global mungkin saja terjadi apabila tidak ada emiten baru yang masuk MSCI. Namun BEI disebut terus mendorong reformasi pasar, termasuk peningkatan free float saham.

Investor Masih Menunggu Arah Baru Pasar

Hingga penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB, pelaku pasar masih belum mendapatkan sentimen positif yang cukup kuat untuk mengangkat IHSG keluar dari tekanan.

Kombinasi pelemahan rupiah, ketidakpastian geopolitik, aksi jual asing, hingga penantian hasil MSCI membuat pasar saham Indonesia masih berada dalam fase penuh kehati-hatian.

Investor kini menunggu hasil pengumuman MSCI malam ini yang dinilai akan menjadi salah satu penentu arah pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
7 Potret Katia Itzel Garcia, Wasit Wanita yang Curi Perhatian dalam Laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

7 Potret Katia Itzel Garcia, Wasit Wanita yang Curi Perhatian dalam Laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026

Wasit wanita asal Meksiko ini sukses mencuri lewat kepemimpinannya yang tegas, lugas, dan penuh kharisma dalam laga Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026.
Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026: Mercedes Kembali Tunjukan Dominasinya di Musim Ini Lewat Kimi Antonelli

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026: Mercedes Kembali Tunjukan Dominasinya di Musim Ini Lewat Kimi Antonelli

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Austria 2026 yang berlangsung pada Jumat 26 Juni di mana Mercedes kembali membuktikan dominasinya.
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas Jadi Ajang Internasional, Dewa 19 Hingga Musisi Eropa Siap Tampil!

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas Jadi Ajang Internasional, Dewa 19 Hingga Musisi Eropa Siap Tampil!

Sejumlah nama besar yang dipastikan tampil antara lain Indra Lesmana & Sydney Reunion, Dewa 19 feat. Virzha, Maliq & D’Essentials, hingga Krakatau Reunion.
Tren Pariwisata Melonjak, SDM di Labuan Bajo Tingkatan Mutu Lewat Program Pelatihan

Tren Pariwisata Melonjak, SDM di Labuan Bajo Tingkatan Mutu Lewat Program Pelatihan

Berbagai pihak turut aktif dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkhusus saat perkembangan wisata di kawasan tersebut.
Piala Dunia 2026 Hari Ini: Tunisia Hattrick Kalah hingga Kemenangan Sia-sia Turki atas Amerika Serikat

Piala Dunia 2026 Hari Ini: Tunisia Hattrick Kalah hingga Kemenangan Sia-sia Turki atas Amerika Serikat

Sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026 pada tanggal 26 Juni menjadi saksi bagaimana ironi hingga sorak-sorai kemenangan berbaur menjadi satu di atas lapangan.

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Sisi gelap kehidupan Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR hingga buta permanen, seolah dikuliti -
Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Sudah di jalan menuju hotel, korban MAAC syok dapati agenda manasik ternyata fiktif: Dugaan penipuan kursus Bahasa Arab Madinah dan umrah. Puluhan korban kini -
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan besar media Vietnam setelah menunjukkan ambisi besar meraih gelar juara dan ruan rumah dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT