GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengusaha Protes Aturan Nikel hingga Emas, Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang

Bahlil menegaskan pemerintah kini tengah mencari formulasi baru yang tidak hanya mampu meningkatkan penerimaan negara
Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB
Hemat Rp137 Triliun, Bahlil Janjikan Proyek CNG Serap Tenaga Lokal dan Tekan Harga Energi Rakyat
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menunda rencana kenaikan royalti sektor pertambangan yang sebelumnya memicu kegelisahan pelaku industri.

Kebijakan yang menyasar komoditas strategis seperti nikel, tembaga, timah, emas, dan perak itu dipastikan belum akan diberlakukan dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah menerima gelombang masukan dan keberatan dari kalangan pengusaha tambang yang menilai perubahan tarif royalti berpotensi menekan industri di tengah kondisi pasar global yang masih berfluktuasi.

“Setelah mendengar masukan dari publik dan teman-teman pengusaha, maka ini saya akan pending untuk membangun formulasi yang baik, yang saling menguntungkan,” ujar Bahlil, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (14/5/2026).

Bahlil menegaskan pemerintah kini tengah mencari formulasi baru yang tidak hanya mampu meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan bisnis para pelaku usaha tambang.

Menurut dia, usulan perubahan tarif royalti yang sempat dibahas dalam sidang dengar pendapat pada 8 Mei 2026 sejatinya masih berada pada tahap sosialisasi dan belum menjadi keputusan final pemerintah.

“(Target Juni) masih kami pikirkan lagi. Andaikan pun itu harus mencari formulasi yang ideal, yang tidak boleh merugikan pengusaha tetapi juga pendapatan negara juga bisa kita optimalkan,” ucap Bahlil.

Penundaan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari industri pertambangan yang menilai kebijakan fiskal pemerintah mulai terlalu agresif.

Kalangan pelaku usaha sebelumnya mengingatkan bahwa sektor mineral dan batubara memiliki karakteristik bisnis yang jauh berbeda dibanding industri minyak dan gas bumi (migas), sehingga tidak bisa diperlakukan dengan pendekatan kebijakan yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (API-IMA) Sari Esayanti menegaskan, industri minerba memiliki tingkat kompleksitas tinggi dengan karakteristik yang berbeda pada setiap komoditas, mulai dari struktur biaya, risiko investasi, hingga model operasional.

“Industri pertambangan minerba memiliki karakteristik yang unik dengan tingkat kompleksitas yang berbeda pada masing-masing komoditas. Perbedaan mendasar inilah yang membuat banyak negara menerapkan sistem royalti dan fiskal yang berbeda dengan sektor migas,” ujar Sari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Balap Liar di Jakarta Timur Berhasil Digagalkan, Tujuh Remaja dan Barang Bukti Motor Tak Sesuai Standar Diamankan

Aksi Balap Liar di Jakarta Timur Berhasil Digagalkan, Tujuh Remaja dan Barang Bukti Motor Tak Sesuai Standar Diamankan

Tim patroli gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi balap liar di Jakarta Timur.
Artis Ashanty Resmi Raih Gelar Doktor, Angkat Disertasi Pergeseran Industri Musik dan Dunia Digital

Artis Ashanty Resmi Raih Gelar Doktor, Angkat Disertasi Pergeseran Industri Musik dan Dunia Digital

Artis penyanyi Ashanty resmi meraih gelar Doktor pada Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
Ratusan Motor Karyawan PT Arami Jaya di Purworejo Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam

Ratusan Motor Karyawan PT Arami Jaya di Purworejo Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Unit Mobil Pemadam

Kebakaran hebat melanda area parkir karyawan PT Arami Jaya di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (14/5/2026) pagi.
Bantah Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kalimantan Barat Berpihak ke Salah Satu Sekolah, Sekjen MPR: Itu Tidak Ada

Bantah Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kalimantan Barat Berpihak ke Salah Satu Sekolah, Sekjen MPR: Itu Tidak Ada

Sekjen MPR RI Siti Fauziah membantah tudingan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat berpihak ke salah satu sekolah.
Adam Alis Tegaskan Tak Ada “Anak Emas” di Persib Bandung: Murni Strategi Bojan Hodak

Adam Alis Tegaskan Tak Ada “Anak Emas” di Persib Bandung: Murni Strategi Bojan Hodak

Adam Alis menegaskan bahwa tidak ada “anak emas” di Persib Bandung usai kemenangan atas Persija Jakarta. Ia menyebut semua keputusan Bojan Hodak murni taktik.
Prabowo: Membangun Fondasi Indonesia Berdaulat,  Transformasi dari Desa hingga Diplomasi Dunia

Prabowo: Membangun Fondasi Indonesia Berdaulat,  Transformasi dari Desa hingga Diplomasi Dunia

Ketua Lembaga Pemikiran Strategik Prabowonomic, Tommy Nicson, menilai satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan arah pembangunan nasional yang semakin jelas, terukur, dan berorientasi pada penguatan kedaulatan bangsa.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT