News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cadangan Devisa RI Menyusut Tajam, Tapi BI Sebut Masih Aman Lebih dari Cukup

Data BI menunjukkan cadangan devisa turun sebesar 8,4 miliar dolar AS, dari 154,6 miliar dolar AS pada akhir Januari 2026 menjadi 146,2 miliar dolar AS pada akhir April 2026.
Senin, 18 Mei 2026 - 22:29 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia (BI) memastikan posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang aman meski terus mengalami penurunan sejak awal 2026.

Penurunan ini terjadi seiring meningkatnya intensitas intervensi pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami pastikan cadangan devisa lebih dari cukup. Ukurannya apa? IMF itu ada indikator kecukupan cadangan devisa, itu kami ukur,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Data BI menunjukkan posisi cadangan devisa turun sebesar 8,4 miliar dolar AS, dari 154,6 miliar dolar AS pada akhir Januari 2026 menjadi 146,2 miliar dolar AS pada akhir April 2026.

Sementara pada akhir Desember 2025, posisi cadev tercatat sebesar 156,5 miliar dolar AS.

Perry menjelaskan, BI meningkatkan intervensi di pasar domestik dan luar negeri untuk meredam dampak gejolak global yang menekan rupiah.

Langkah itu membuat cadangan devisa menyusut sekitar 10 miliar dolar AS dibandingkan posisi akhir 2025.

Meski demikian, Perry menegaskan intervensi BI tidak seluruhnya dilakukan melalui transaksi tunai di pasar spot.

Bank sentral juga memanfaatkan instrumen swap, hedging, dan forward agar penggunaan cadangan devisa lebih efisien.

“Penurunan cadangan devisa yang sekitar 10 miliar dolar AS itu baru sebagian saja dari intervensi tunai. Karena sebagian besar, lebih dari dua per tiga itu adalah secara swap dan hedging, supaya tidak semuanya menguras cadangan devisa,” kata Perry.

Selain memperkuat intervensi valas, BI juga mengoptimalkan kebijakan moneter melalui kenaikan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik kembali aliran modal asing ke pasar domestik.

Menurut Perry, yield SRBI tenor 12 bulan kini berada di kisaran 6,45 persen, sedangkan tenor 9 bulan sekitar 6,31 persen.

Pada kuartal I 2026, pasar keuangan domestik masih dibayangi arus modal keluar. Outflow tercatat mencapai Rp26,06 triliun di pasar saham dan Rp25,10 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Instrumen SRBI yang sebelumnya mencatat arus masuk modal pada Januari-Februari 2026 juga sempat mengalami outflow pada Maret akibat meningkatnya tensi global.

Namun, kenaikan yield SRBI mulai membuahkan hasil. Pada April 2026, instrumen tersebut mencatat inflow sebesar Rp48,26 triliun dan kembali bertambah Rp27,05 triliun hingga 8 Mei 2026. Dengan demikian, total inflow SRBI sepanjang April hingga awal Mei mencapai Rp75,31 triliun.

Secara kumulatif sejak awal tahun, inflow SRBI telah mencapai Rp105,16 triliun dan dinilai mampu membantu menahan tekanan outflow dari instrumen investasi lainnya.

Perry juga menyebut minat investor asing terhadap SBN mulai meningkat. Pada April 2026, pembelian SBN oleh investor asing tercatat sebesar Rp13,36 triliun.

Sementara itu, pasar saham masih mencatat outflow secara year to date (ytd), meski pada pekan pertama Mei 2026 mulai terjadi inflow sebesar Rp10,9 triliun.

Menurut Perry, penguatan instrumen SRBI diperlukan untuk menjaga net inflow sekaligus meningkatkan pasokan valas di dalam negeri.

BI juga memperkirakan kebutuhan valas musiman akan mulai menurun pada Juli hingga Agustus 2026. Dengan kondisi tersebut, intensitas intervensi rupiah diperkirakan dapat dikurangi secara bertahap. (ant/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah Jadi Target Segera Dieksekusi

Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah Jadi Target Segera Dieksekusi

Presenter Ivan Gunawan merasa kaget dengan program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna langsung dapat dukungan besar sehingga 35 masjid di Indonesia segera direnovasi.
Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting untuk Kader Posyandu di Merapi Timur, PAMA Gandeng Dinkes Lahat Perkuat Edukasi Gizi

Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting untuk Kader Posyandu di Merapi Timur, PAMA Gandeng Dinkes Lahat Perkuat Edukasi Gizi

PAMA mengadakan pelatihan kader Posyandu di Merapi Timur untuk memperkuat pencegahan stunting melalui berbagai pembekalan bersama dengan Dinkes Lahat.
3 Zodiak Paling Sial Minggu Ini, 13-19 Juli 2026: Tetap Tenang dan Jangan Mudah Menyerah

3 Zodiak Paling Sial Minggu Ini, 13-19 Juli 2026: Tetap Tenang dan Jangan Mudah Menyerah

Berikut 3 zodiak yang diprediksi paling sial atau kurang beruntung minggu ini, 13-19 Juli 2026: Tetap tenang dan jangan mudah menyerah. Simak, adakah zodiakmu?
5 Tanda Tubuh Perlu Detoksifikasi Menurut dr Zaidul Akbar, Jangan Abaikan Sinyal yang Muncul

5 Tanda Tubuh Perlu Detoksifikasi Menurut dr Zaidul Akbar, Jangan Abaikan Sinyal yang Muncul

Berikut 5 tanda tubuh perlu dilakukan detoksifikasi menurut dr Zaidul Akbar, mulai dari masalah emosi hingga gangguan kulit. Jangan abaikan sinyal yang muncul.
Rano Karno Tutup Jakarta Fair 2026, Sebut Jadi Kado Menuju 500 Tahun Jakarta

Rano Karno Tutup Jakarta Fair 2026, Sebut Jadi Kado Menuju 500 Tahun Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan tingginya jumlah pengunjung menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap Jakarta Fair yang tetap menjadi salah satu pameran terbesar di Indonesia.
5 Zodiak Paling Hoki 13 Juli 2026: Cancer Beruntung dalam Karier, Libra dalam Finansial

5 Zodiak Paling Hoki 13 Juli 2026: Cancer Beruntung dalam Karier, Libra dalam Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 13 Juli 2026, di antaranya Cancer beruntung dalam karier dan Libra dalam finansial.

Trending

Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah Jadi Target Segera Dieksekusi

Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah Jadi Target Segera Dieksekusi

Presenter Ivan Gunawan merasa kaget dengan program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna langsung dapat dukungan besar sehingga 35 masjid di Indonesia segera direnovasi.
7 Link Twibbon HARKOPNAS ke-79 2026 Desain Menarik, Download dan Bagikan ke Media Sosial

7 Link Twibbon HARKOPNAS ke-79 2026 Desain Menarik, Download dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut 7 link twibbon Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun 2026 desain menarik, download secara gratis dan bagikan ke media sosial.
Hasil UFC 329: Conor McGregor Kalah Memalukan di Ronde Pertama, Max Holloway Menang Tanpa Banyak Keringat

Hasil UFC 329: Conor McGregor Kalah Memalukan di Ronde Pertama, Max Holloway Menang Tanpa Banyak Keringat

Hasil UFC 329, di mana Conor McGrgeor menelan kekalahan usai mengalami cedera di ronde pertama saat melawan Max Holloway.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 13 Juli 2026: Aquarius Jadi Sorotan, Virgo Selangkah Lebih Maju

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 13 Juli 2026: Aquarius Jadi Sorotan, Virgo Selangkah Lebih Maju

Siapa yang paling beruntung dalam urusan pekerjaan besok? Cari tahu 5 zodiak yang mendapat peluang karier terbaik pada 13 Juli 2026, dari Aquarius hingga Virgo.
Biadab! 27 Orang Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak 15 Tahun, 12 Pelaku Sudah Ditangkap

Biadab! 27 Orang Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak 15 Tahun, 12 Pelaku Sudah Ditangkap

Polres Sampang menangkap 12 tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 15 tahun. Polisi masih memburu 15 pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
Link Live Streaming UFC 329: Tarung Siang Ini, Ada Duel Conor McGregor Vs Max Holloway

Link Live Streaming UFC 329: Tarung Siang Ini, Ada Duel Conor McGregor Vs Max Holloway

Link live streaming UFC 329, di mana ada duel seru antara Conor McGregor vs Max Holloway, dan Benoit Saint Denis melawan Paddy Pimblett.
Isu RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Klaim Tidak Benar: Masih Terdaftar

Isu RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Klaim Tidak Benar: Masih Terdaftar

DPR menegaskan bahwa isu RUU Perampasan Aset dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026 adalah tidak benar. Disampaikan bahwa tidak ada keputusan Rapat Paripurna DPR mengenai hal tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT