OJK Catat Rekening Pelajar Capai 59 Juta, Jumlah Simpanan Tembus Rp29,13 Triliun
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total simpanan tabungan pelajar mencapai Rp29,13 triliun pada kuartal I 2026. Nominal jumbo tersebut berasal dari 59,03 juta rekening pelajar di seluruh Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam mendorong inklusi keuangan nasional.
Menurut dia, kondisi itu juga sejalan dengan realisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang telah mencapai 88,36 persen.
"Secara tren, jumlah rekening pelajar juga terus menunjukkan peningkatan, yakni tumbuh sebesar 1,25 persen secara tahunan atau year on year (yoy)," kata Dicky dalam keterangan tertulis OJK di Jakarta, Minggu (24/5/2026).
Dicky menjelaskan, kenaikan jumlah tabungan pelajar menandakan akses dan partisipasi pelajar terhadap layanan keuangan formal semakin luas. Dari sisi nominal simpanan, OJK mengakui terdapat fluktuasi dalam jangka pendek. Meski demikian, secara umum tren tabungan pelajar dinilai tetap positif dan sesuai dengan karakteristik tabungan pelajar yang cenderung dinamis.
Ia menambahkan, kontribusi simpanan pelajar terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan memang masih relatif kecil. Namun, tabungan pelajar dinilai memiliki peran strategis untuk memperluas basis nasabah perbankan pada masa mendatang sekaligus membentuk budaya menabung sejak dini.
"OJK optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026, didukung oleh penguatan Program Kejar, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan," ujar dia.
Melalui Program Kejar, OJK berharap kebiasaan menabung dapat semakin tertanam di kalangan pelajar sejak usia dini. Ke depan, penguatan program akan difokuskan pada perluasan akses, peningkatan penggunaan rekening secara aktif, serta edukasi keuangan bagi pelajar. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal simpanan.
Program Kejar merupakan inisiatif OJK yang diluncurkan pada 2020 dalam rangka Hari Indonesia Menabung. Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar agar setiap siswa memiliki rekening tabungan untuk belajar mengelola keuangan sejak dini. (ant/rpi)
Load more