News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sebut Opsi Utang IMF-Bank Dunia Jadi Jalan Paling Realistis Agar Rupiah Kembali Bangkit

Pengamat menilai bahwa penguatan rupiah akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah memperkuat cadangan devisa dan menjaga pasokan dolar di dalam negeri.
Selasa, 2 Juni 2026 - 15:24 WIB
Ilustrasi nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelemahan rupiah yang kembali menembus level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) memunculkan pertanyaan besar mengenai peluang pemulihan mata uang Indonesia dalam waktu dekat.

Di tengah tekanan geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi internasional, sejumlah pengamat menilai ruang penguatan rupiah masih terbuka, namun jalannya tidak mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, penguatan rupiah akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah memperkuat cadangan devisa dan menjaga pasokan dolar di dalam negeri. Salah satu opsi yang dinilai tersedia adalah membuka akses pembiayaan dari lembaga internasional.

“Kemudian apakah Rupiah ini akan kembali menguat? Ya Rupiah akan menguat apabila Rupiah siap mencari utang baru di luar negeri,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia telah memberikan sinyal kesiapan untuk membantu Indonesia melalui fasilitas pinjaman apabila dibutuhkan.

“Kita melihat bahwa IMF, Bank Dunia sudah memberikan angin segar ya untuk Indonesia, untuk siap membantu pemerintah untuk memberikan pinjaman,” ujarnya.

Namun, keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Ibrahim mengingatkan bahwa pinjaman dari lembaga internasional biasanya disertai berbagai konsekuensi kebijakan yang harus dipenuhi.

“Nah tergantung dari pemerintah apakah pemerintah siap ya untuk menerima pinjaman dari IMF maupun Bank Dunia,” katanya.

Ia menilai, jika pemerintah memilih menerima pinjaman tersebut, maka akan ada sejumlah komitmen yang harus disepakati, termasuk menyangkut reformasi kebijakan fiskal.

“Kalau seandainya menerima berarti banyak sekali MoU-MoU nanti yang harus ditandatangani oleh pemerintah terutama adalah tentang masalah subsidi. Subsidi harus dibuang ya, subsidi harus dihapuskan. Itulah keinginan dari Bank Dunia maupun IMF. Itu salah satu satunya untuk menguatkan mata uang Rupiah,” jelas Ibrahim.

Selain faktor pembiayaan, penguatan rupiah juga sangat dipengaruhi perkembangan konflik di Timur Tengah, khususnya situasi di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia.

“Kemudian yang kedua adalah tentang Selat Hormuz. Selat Hormuz kan seandainya dibuka kembali, perang selesai, ya kemungkinan Rupiah akan kembali menguat,” ujarnya.

Namun, Ibrahim pesimistis ketegangan geopolitik tersebut akan mereda dalam waktu dekat. Ia memperkirakan konflik masih berpotensi berlangsung panjang dan terus menjadi sumber tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Tetapi harapan Selat Hormuz dibuka sampai tahun 2027 kemungkinan besar tidak akan terjadi dan ini kemungkinan perang akan panjang sehingga membuat satu-satunya Rupiah menguat adalah minta utang baru dari IMF maupun Bank Dunia,” katanya.

Sementara itu, analis pasar uang Lukman Leong melihat, masih ada instrumen domestik yang dapat menopang nilai tukar rupiah tanpa harus bergantung pada pembiayaan eksternal.

Menurutnya, implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan rencana ekspor satu pintu berpotensi meningkatkan pasokan valuta asing di dalam negeri.

“PP DHE dan ekspor 1 pintu diharapkan bisa mendukung rupiah,” ujar Lukman. (agr/rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Febri Diansyah Buka Suara Soal Peluang Praperadilan Eks Jampidsus

Febri Diansyah Buka Suara Soal Peluang Praperadilan Eks Jampidsus

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menegaskan, untuk saat ini timnya belum ingin berspekulasi mengenai langkah hukum selanjutnya....
15 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 2026: Penuh Doa dan Harapan untuk Kemajuan Daerah

15 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 2026: Penuh Doa dan Harapan untuk Kemajuan Daerah

Berikut 15 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 tahun 2026 penuh doa dan harapan untuk kemajuan daerah, cocok dijadikan sebagai caption medsos.
Alasan Eks Jubir KPK Febri Diansyah Terima Tawaran Jadi Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Alasan Eks Jubir KPK Febri Diansyah Terima Tawaran Jadi Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Ternyata inilah alasan eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerima tawaran menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menghadiri pembukaan Piala Presiden Tahun 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026).
Indra Lesmana hingga Watchdog Meriahkan Panggung Jazz Gunung Bromo 2026 Hari Kedua

Indra Lesmana hingga Watchdog Meriahkan Panggung Jazz Gunung Bromo 2026 Hari Kedua

Gelaran Jazz Gunung Bromo 2026 kembali memanjakan penikmat musik pada hari kedua yang berlangsung di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Sabtu (25/7/2026).

Trending

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Osmar Loss Siap Bawa Banten Warriors Naik Level di Super League 2026/2027

Dewa United Banten FC resmi memulai era baru dengan menunjuk Osmar Loss sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Super League 2026/2027.
Donald Trump: Michael Jordan Teman Saya, LeBron James 'Rasis'

Donald Trump: Michael Jordan Teman Saya, LeBron James 'Rasis'

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa bintang NBA LeBron James 'mungkin seorang rasis' dan memilih Michael Jordan.
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Timnas Voli Indonesia kalah 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam di babak semifinal SEA V Cup 2026, di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT