News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Surat Penagihan Utang di Balik Teror Bom Molotov Rumah Warga Bali, Ada Ancaman dan Batas 24 Jam

Surat penagihan utang Rp750 juta ditemukan setelah rumah warga di Pererenan, Bali, diteror bom molotov. Pelaku memberi waktu 24 jam dan meminta korban
Rabu, 23 September 2026 - 17:01 WIB
Isi Surat Penagihan Utang di Balik Teror Bom Molotov Rumah Warga Bali, Ada Ancaman dan Batas 24 Jam
Sumber :
  • ist

tvOnenews.com - Bukan hanya kobaran api yang membuat warga Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, gempar. Setelah rumah seorang warga berinisial I Made D diteror bom molotov, ditemukan pula selembar surat berisi penagihan utang dan ancaman.

Surat tersebut mencantumkan nominal Rp750 juta atas nama Harsa Construction. Pengirimnya meminta korban menghubungi sebuah akun Telegram dalam waktu 24 jam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan itu juga disertai peringatan agar korban tidak mengabaikan tuntutan maupun melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Isi surat menjadi bagian penting dalam kasus yang kini ditangani kepolisian. Pasalnya, teror tersebut sebelumnya juga terekam kamera CCTV. 

Dua orang berpakaian gelap terlihat mendatangi rumah korban pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 04.48 WITA, sebelum salah satunya melemparkan benda yang diduga bom molotov ke bagian depan bangunan.

Surat Minta Utang Rp750 Juta Dibayar dalam 24 Jam

Dalam surat yang ditemukan di lokasi, pengirim mengaku mendapatkan tugas untuk menagih utang sebesar Rp750 juta atas nama Harsa Construction.

Pesan tersebut meminta korban segera menghubungi akun Telegram yang dicantumkan. Batas waktu yang diberikan hanya 24 jam.

"Aku ditugaskan menagih utang 750jt atas nama Harsa Construction. Kamu puya 24 jam untuk hubuni Telegram ini @pikqcig. Jangan abaikan dan anggap ini gertakan. Selesaikan baik-baik. Sekarang sebelum masalah ini masuk ke langkah berikutnya." demikian isi surat tersebut.

Pesan itu kemudian dilanjutkan dengan ancaman apabila korban tidak memberikan respons atau memilih menghubungi kepolisian.

"Kalau kamu tidak balas atau hubungi polres, awas kau. Jangan coba uji kami," tulis pengirim dalam surat tersebut.

Keberadaan surat itu membuat aksi pelemparan bom molotov tidak hanya dipandang sebagai serangan terhadap rumah warga. Ada pesan penagihan dan intimidasi yang muncul bersamaan dengan kejadian tersebut.

Surat kaleng tersebut sebenarnya telah diterima korban beberapa hari sebelum aksi pelemparan molotov. Tim kuasa hukum menyebut surat pertama diterima pada 11 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua Pelaku Terekam CCTV Lempar Bom Molotov

Teror kemudian terjadi pada Senin dini hari. Rekaman kamera CCTV di sekitar permukiman memperlihatkan dua orang tak dikenal berjalan menuju bagian depan rumah korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Perangi Narkoba Langsung ke Masyarakat

Subuh Keliling di Surabaya, Kapolda Jatim Ajak Perangi Narkoba Langsung ke Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono ajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan memperkuat peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
Max Verstappen Sindir Ferrari Soal Drama Internal Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di Gelaran F1 GP Meksiko 2026

Max Verstappen Sindir Ferrari Soal Drama Internal Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di Gelaran F1 GP Meksiko 2026

Max Verstappen menyinggung soal perselisihan internal Ferrari antara dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, pada gelaran F1 GP Meksiko 2026 lalu.
Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
Hati-hati Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 7-10 November, BMKG Bagikan Wilayah Terdampak

Hati-hati Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 7-10 November, BMKG Bagikan Wilayah Terdampak

Berdasarkan keterangan tertulisnya, BMKG mengatakan saat ini pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 6–25 knot.
Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya

Tesla Ingin Uji Coba Kendaraan Tanpa Pengemudi di Australia pada 2027, Ini Alasannya

Tesla menargetkan uji coba kendaraan tanpa pengemudi di Australia pada 2027 dan mendesak pemerintah mempercepat aturan keselamatan kendaraan otonom nasional.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Kedua pendaki diketahui berinisial BK (19) dan MWF (19). Berdasarkan informasi awal, keduanya berencana mendaki Gunung Semeru pada 31 Oktober 2026. 
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Harris Arthur Hedar Lantik Empat DPD, Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan

Harris Arthur Hedar Lantik Empat DPD, Tegaskan Advokat Harus Membela Keadilan

Demi memperkuat supremasi hukum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT