News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Ditutup Jeblok ke Rp17.966 per Dolar AS, Pengamat: Imbas Inflasi Naik dan Surplus Dagang Menyusut

Rupiah ditutup melemah 127 poin ke level Rp17.966 per dolar AS. Sentimen terhadap rupiah memburuk diduga seiring meningkatnya tekanan inflasi di dalam negeri.
Rabu, 3 Juni 2026 - 16:05 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mata uang rupiah ditutup melemah tajam hingga mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), dipicu kombinasi kenaikan inflasi domestik, menyusutnya surplus perdagangan, serta ketidakpastian geopolitik global yang masih membayangi.

Berdasarkan perdagangan Rabu (3/6/2026), rupiah ditutup melemah 127 poin ke level Rp17.966 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat tertekan hingga 130 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp17.839 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, sentimen terhadap rupiah memburuk seiring meningkatnya tekanan inflasi di dalam negeri.

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 127 point sebelumnya sempat melemah 130 point dilevel Rp.17.966 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.839,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Ia memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut pada perdagangan berikutnya.

“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp17.960-Rp18.030,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, salah satu faktor utama yang menekan rupiah adalah kenaikan inflasi pada Mei 2026. Data menunjukkan inflasi bulanan mencapai 0,28 persen, meningkat dibandingkan April 2026 yang sebesar 0,13 persen.

“Sentimen mata uang rupiah memburuk setelah inflasi Mei 2026 mencapai 0,28 persen secara bulanan (mtm), naik dari posisi April 2026 yang sebesar 0,13 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 111,09 pada April 2026 menjadi 111,40 pada Mei 2026. Secara tahunan Indonesia mencatatkan inflasi 3,08 persen secara tahun kalender,” katanya.

Ibrahim menjelaskan, kenaikan inflasi dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari harga pangan yang bergejolak, harga energi, harga yang diatur pemerintah, hingga pelemahan nilai tukar rupiah itu sendiri yang berdampak pada biaya impor.

Di tengah tekanan tersebut, Indonesia sebenarnya masih mencatatkan surplus perdagangan pada April 2026. Namun, nilainya jauh lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya sehingga menimbulkan kekhawatiran baru terhadap ketahanan eksternal ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian, neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatat surplus pada April 2026 sebesar US$89,1 juta,” ujarnya.

Capaian itu memperpanjang rekor surplus perdagangan Indonesia menjadi 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus terutama ditopang sektor nonmigas yang mencatatkan kelebihan perdagangan sebesar US$3,53 miliar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Catat! Operasi Patuh Jaya 2026 Mulai 8 Juni Lebih Galak, Pelanggaran Kasat Mata Langsung Ditilang

Catat! Operasi Patuh Jaya 2026 Mulai 8 Juni Lebih Galak, Pelanggaran Kasat Mata Langsung Ditilang

Pengendara di Jakarta dan sekitarnya diminta lebih disiplin saat berkendara. Sebab, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Taspen Cairkan Gaji ke-13, 99% Peserta Pensiun Sudah Terima di Hari Pertama Penyaluran

Taspen Cairkan Gaji ke-13, 99% Peserta Pensiun Sudah Terima di Hari Pertama Penyaluran

Pembayaran Gaji ke-13 tersebut disalurkan melalui 46 mitra bayar TASPEN yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan total penerima sebanyak 3,25 juta peserta.
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya Mulai 8 Juni, Ada 10 Target Sasaran: Kendaraan Tanpa Pelat Nomor-Lawan Arus

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya Mulai 8 Juni, Ada 10 Target Sasaran: Kendaraan Tanpa Pelat Nomor-Lawan Arus

Ditlantas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026, yang menyasar kendaraan pelanggar lalu lintas. Operasi ini digelar selama dua minggu, terhitung mulai Senin, 8 Juni 2026.
KPK Jadwalkan Periksa Ketum PP Hingga Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

KPK Jadwalkan Periksa Ketum PP Hingga Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan Ketua Umum (Ketum) Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno dan Ketua PP Kalimantan Timur Said Amin, Rabu (3/6/2026)
Debarkasi Surabaya Catat 3.791 Jamaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Indonesia

Debarkasi Surabaya Catat 3.791 Jamaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Indonesia

Proses pemulangan jamaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Kelas I Surabaya terus berjalan lancar.
Polisi Usut Aliran Dana Hingga Dugaan TPPU Bos Travel Hanania Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Umrah

Polisi Usut Aliran Dana Hingga Dugaan TPPU Bos Travel Hanania Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Umrah

Polda Metro Jaya masih mendalami soal kasus Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional berinisial, Ahmad Syah Farhan yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan perjalanan umrah Hanania Group

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT