Rupiah Ditutup Jeblok ke Rp17.966 per Dolar AS, Pengamat: Imbas Inflasi Naik dan Surplus Dagang Menyusut
- Antara
Meski demikian, Ibrahim mengingatkan bahwa secara statistik kondisi tersebut tidak sepenuhnya menggembirakan karena surplus yang diperoleh mengalami penyusutan tajam.
“Namun kalau di lihat secara statistik, surplus perdagangan April menyempit tajam, menggarisbawahi tekanan pada daya beli dan ketahanan eksternal akibat pasokan global yang tersendat akibat selat hormuz di blokade oleh pasukan garda revolusi Iran yang sampai saat ini belum ada kejelasan kapan akan dibuka kembali,” katanya.
Penyempitan surplus perdagangan di tengah meningkatnya inflasi menjadi kombinasi yang kurang ideal bagi perekonomian nasional.
Kondisi tersebut memperbesar tekanan terhadap rupiah yang saat ini juga harus menghadapi ketidakpastian geopolitik global, terutama terkait ketegangan di Timur Tengah yang berdampak langsung terhadap rantai pasok energi dunia. (agr/rpi)
Load more