Harga BBM Pertamax dan Pertamax Green Naik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pertalite Tetap Rp10.000
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina Patra Niaga buka suara soal penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green.
Kebijakan kenaikan Harga ini diambil setelah melalui koordinasi dengan pemerintah selaku regulator dan dilakukan berdasarkan mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan pergerakan harga minyak dunia serta harga pasar yang berlaku.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga tata kelola energi yang berkelanjutan, sekaligus memastikan kualitas layanan dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth, Rabu (10/8/2026).
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjaga ketersediaan serta kualitas BBM di seluruh wilayah Indonesia. Perseroan juga memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.
Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tetap
Di tengah penyesuaian harga BBM non-subsidi, Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini berlaku untuk Pertalite sebagai BBM jenis gasoline dan Biosolar sebagai BBM jenis gasoil.
Saat ini, Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter. Dengan demikian, masyarakat masih dapat memperoleh kedua jenis BBM bersubsidi tersebut dengan harga yang sama seperti sebelumnya.
Berikut daftar harga BBM non-subsidi di SPBU Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026:
Pertamax Series
- Pertamax (RON 92): naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.
- Pertamax Green 95 (RON 95): naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
- Pertamax Turbo (RON 98): tetap Rp20.750 per liter. (tetap)
Load more