GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Bongkar Pemborosan Rp12 Triliun di MBG, Titik Dapur Bengkak Ribuan dari Rencana Awal

Menko Pangan Zulhas mengungkapkan bahwa secara substansi program MBG sebenarnya merupakan kebijakan strategis yang baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah menemukan indikasi pembengkakan besar dalam penetapan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran hingga Rp12 triliun per tahun.

Temuan tersebut menjadi salah satu alasan utama pemerintah melakukan penataan ulang tata kelola program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan, secara substansi program MBG merupakan kebijakan strategis yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Namun dalam pelaksanaannya ditemukan sejumlah persoalan yang membutuhkan pembenahan menyeluruh.

“Program MBG kebijakan utama Bapak Presiden yang sangat bagus, sangat baik, tetapi dalam melaksanakannya terjadi masalah-masalah yang sudah lama menjadi perbincangan dan kita juga bahas di sini,” kata Zulhas di Gedung Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Menurut Zulhas, salah satu persoalan paling menonjol adalah dugaan praktik jual beli titik SPPG yang menyebabkan jumlah lokasi dapur MBG melonjak jauh di atas perencanaan awal.

“Pertama, misalnya terjadi jual beli titik ya, yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000 tapi sekarang sudah ada 27.877 titik ya. Nah, ada membengkak 6.877 titik,” ujarnya.

Data yang disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menunjukkan tambahan ribuan titik tersebut berpotensi menimbulkan beban anggaran yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan pemerintah, setiap titik membutuhkan biaya operasional sekitar Rp6 juta per bulan.

“Ya, laporan Bu Nanik tadi barusan. Kalau 6.877 penambahan, kalau 6 juta satu 1 bulan. Maka 1 bulan ada pengeluaran lebih 1 triliun. Pemborosan. Berarti kalau 1 tahun berapa itu, 12 triliun. Nah, ini yang yang, maka perlu penataan untuk ditata agar bisa diperbaiki dan diselesaikan,” kata Zulhas.

Selain persoalan pembengkakan titik secara umum, pemerintah juga menemukan kejanggalan dalam penetapan lokasi SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kawasan yang semula dipetakan membutuhkan sekitar 2.000 titik dapur justru berkembang menjadi lebih dari empat kali lipat.

“Contoh kedua, ini menjadi perhatian kita yang utama karena memang tertinggal, yaitu 3T. 3T itu didata ada 2.000 titik, tapi kemudian membengkak menjadi 8.617 titik. Dan dan 6.138 titik itu sudah ada SK-nya dari BGN, 6.138. Kalau sudah ada SK, maka investornya ini taruh di bank, ya?” ungkapnya.

Menurut Zulhas, kondisi tersebut menimbulkan persoalan baru karena ribuan titik yang telah memperoleh surat keputusan (SK) berpotensi digunakan sebagai dasar pengajuan pembiayaan oleh investor.

Padahal, berdasarkan perhitungan kebutuhan awal, sebagian besar pembangunan seharusnya sudah dapat diselesaikan tanpa perlu terjadi lonjakan jumlah titik secara masif.

“Nah, ini padahal ini dari 8.000, dari 2.000 menjadi 8.670 bengkak 6.138. Yang sudah selesai 1.700, mestinya kan tinggal 300 kan?” ujarnya.

Temuan-temuan tersebut kini menjadi fokus evaluasi pemerintah. Zulhas menegaskan pemerintah membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan penataan ulang agar pelaksanaan program kembali sesuai tujuan awal dan terhindar dari potensi pemborosan anggaran negara.

“Nah, ini ini juga akan jadi masalah, inilah yang akan diselesaikan, maka perlu waktu kita satu bulan untuk menata ini kembali. Ini temuan-temuan lebih detail yang kami temukan di rapat-rapat ini juga sampai ke BPKP dan lain sudah ada, tetapi ini yang disampaikan Ibu Nanik lebih detail lagi,” tegasnya. (agr/rpi)

 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Minta Nusron Wahid Diperiksa, KPK Beri Tanggapan Begini soal Kasus OTT ATR/BPN

Mahfud MD Minta Nusron Wahid Diperiksa, KPK Beri Tanggapan Begini soal Kasus OTT ATR/BPN

KPK tanggapi pernyataan Mahfud MD soal peluang pemeriksaan Nusron Wahid dalam kasus dugaan korupsi ATR/BPN. Penyidik kini masih melengkapi bukti dan mendalami perkara.
DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem dan 42 Sampel DNA Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem dan 42 Sampel DNA Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Posko DVI Tanjung Perak masih dibuka bagi keluarga korban yang membutuhkan layanan pengumpulan data Ante Mortem, pengambilan sampel DNA, maupun informasi pendukung lainnya.
4 Shio Dapat Sinyal Manis, Cinta Berubah 20 September 2026

4 Shio Dapat Sinyal Manis, Cinta Berubah 20 September 2026

Ramalan cinta shio 20 September 2026 membawa kejutan asmara. Empat shio mendapat sinyal manis, hubungan makin dekat dan hati lebih berbunga.
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dibuka dengan Meriah, Tim Indonesia Pamerkan Busana Bernuansa Budaya Nusantara

Opening Ceremony Asian Games 2026: Dibuka dengan Meriah, Tim Indonesia Pamerkan Busana Bernuansa Budaya Nusantara

Asian Games 2026 akhirnya secara resmi dibuka lewat gelaran Opening Ceremony yang berlangsung dengan sangat meriah pada hari Sabtu 19 September sore tadi WIB..
Permintaan Khusus Erick Thohir ke 23 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Permintaan Khusus Erick Thohir ke 23 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan suntikan semangat membara kepada 23 pemain Timnas Indonesia yang terpilih masuk dalam skuad final untuk FIFA ASEAN Cup -
Apa Itu Vape Etomidate yang Dikaitkan dengan Kasus Jule? Ini Fungsi Obat Bius dan Risikonya

Apa Itu Vape Etomidate yang Dikaitkan dengan Kasus Jule? Ini Fungsi Obat Bius dan Risikonya

Apa itu vape etomidate yang dikaitkan dengan kasus Jule? Kenali fungsi obat bius dan risiko berbahaya apabila disalahgunakan.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 20 September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 20 September 2026: Ada yang ketiban rezeki tak terduga. Zodiakmu termasuk?
Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Lamine Yamal Blak-blakan soal Rasisme: Terjadi Setiap Hari Tanpa Disadari

Bintang Barcelona, Lamine Yamal, mengungkap pengalaman pahitnya menghadapi rasisme yang disebut telah terjadi ribuan kali. Ia menyoroti komentar dan tatapan.
Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba! Jule Diciduk di Apartemen Jaksel

Artis Julia Prastini ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta terkait kasus narkoba. Penangkapan Jule diduga berkaitan dengan kasus narkoba etomidate.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT