Obligasi Danantara Diserbu Investor Global, Tembus US$4,6 Miliar di Tengah Gejolak Dunia
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com ā Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mencatat debut gemilang di pasar keuangan internasional. Penerbitan obligasi global perdana lembaga tersebut dibanjiri permintaan investor asing hingga mencapai US$4,6 miliar, lebih dari tiga kali lipat target awal yang ditetapkan.
Tingginya minat investor mendorong Danantara menaikkan nilai penerbitan obligasi dari rencana semula US$1 miliar menjadi US$1,5 miliar. Capaian tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan pasar internasional terhadap Indonesia tetap terjaga meski ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global masih membayangi.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, respons investor jauh melampaui ekspektasi yang ditetapkan saat proses penawaran.
āDari rencana US$1 miliar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih US$4,6 miliar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, artinya kami meng-upsize atau meningkatkan dari US$1 miliar menjadi US$1,5 miliar,ā ujar Rosan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).
Menurut Rosan, tingginya permintaan tersebut tidak datang secara kebetulan. Danantara melakukan serangkaian pertemuan dengan investor institusi global untuk memaparkan prospek ekonomi Indonesia serta strategi investasi yang akan dijalankan lembaga tersebut.
āKenapa ini respon positif karena kita menemui 122 investor dari berbagai negara,ā kata Rosan.
Ia menjelaskan, para investor yang menunjukkan minat terhadap obligasi Danantara merupakan pelaku pasar keuangan global yang juga telah memiliki eksposur investasi di Indonesia. Kondisi itu menunjukkan keyakinan investor terhadap fundamental ekonomi nasional masih kuat.
Untuk penerbitan kali ini, Danantara menawarkan dua seri obligasi internasional. Seri pertama berupa obligasi tenor lima tahun senilai US$750 juta dengan tingkat imbal hasil 5,35 persen. Sementara seri kedua merupakan obligasi tenor 10 tahun senilai US$750 juta dengan tingkat imbal hasil 5,95 persen.
Rosan menilai tingkat imbal hasil tersebut tetap kompetitif di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi akibat ketegangan geopolitik, suku bunga global, dan ketidakpastian ekonomi dunia.
Keberhasilan penghimpunan dana ini juga menandai langkah cepat Danantara dalam mengakses sumber pendanaan internasional. Setelah proses penandatanganan rampung pada 11 Juni lalu, dana hasil penerbitan obligasi dijadwalkan mulai masuk ke rekening Danantara pada pekan ini.
āIni membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih tinggi. Karena tanggal 11 kemarin kita signing dan tanggal 18 dananya akan masuk ke rekening Danantara,ā tandas Rosan. (agr/rpi)
Load more