News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keliling Inggris hingga AS Demi Promosi Bond Danantara, Rosan Klaim Kepercayaan Investor Asing Kuat

CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut bahwa investor luar negeri menyambut baik prospek investasi di Indonesia. Ia menyebut antusiasme terhadap Global Bond Danantara melampaui proyeksi awal.
Senin, 15 Juni 2026 - 18:01 WIB
CEO Danantara Rosan Roeslani dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengklaim berhasil membalikkan keraguan sebagian pelaku pasar terhadap prospek investasi Indonesia.

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan gejolak pasar keuangan domestik, obligasi global perdana Danantara justru dibanjiri permintaan investor internasional hingga mencapai US$4,6 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian tersebut jauh melampaui target awal penggalangan dana yang hanya sebesar US$1 miliar. Tingginya minat investor akhirnya mendorong Danantara meningkatkan nilai penerbitan obligasi menjadi US$1,5 miliar.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, respons positif tersebut diperoleh setelah tim Danantara melakukan roadshow ke sejumlah pusat keuangan dunia, mulai dari Hong Kong, Singapura, Inggris hingga Amerika Serikat (AS).

Dalam rangkaian promosi Global Bond Danantara tersebut, manajemen bertemu langsung dengan 122 investor internasional untuk memaparkan arah kebijakan investasi dan strategi pengelolaan aset yang dijalankan lembaga investasi milik negara tersebut.

“Setelah kami melakukan roadshow di beberapa negara itu dan kami sampaikan juga kebijakan-kebijakan policy dan investasi dari Danantara lakukan, alhamdulillah saya boleh laporkan response-nya itu sangat baik,” ujar Rosan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Menurut Rosan, antusiasme investor bahkan melampaui seluruh proyeksi awal yang disusun manajemen. Permintaan yang masuk tercatat mencapai lebih dari tiga kali lipat target penghimpunan dana.

“Sehingga, melihat animo yang begitu tinggi, akhirnya kami upsize atau meningkatkan dari US$1 miliar menjadi US$1,5 miliar, yang di mana itu dibagi menjadi 5 tahun dan juga 10 tahun,” ucap dia.

Keberhasilan tersebut dinilai semakin signifikan karena terjadi ketika kondisi pasar sedang tidak ideal. Rosan mengakui banyak pihak sempat mempertanyakan waktu penerbitan obligasi mengingat pasar saham domestik sedang mengalami tekanan dan nilai tukar rupiah melemah.

“Nah, dari yang 5 tahun ini, yang awalnya tadinya kami diindikasikan karena keadaan memang juga sedang pada saat itu memang pasar modal kita sedang turun, kemudian mata uang kita juga kita sedang tertekan, memang waktu itu banyak mempertanyakan timing-nya juga,” sambung Rosan.

Meski demikian, hasil akhir penerbitan obligasi justru menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia masih terjaga. Menurut Rosan, keberhasilan tersebut menjadi bukti konkret bahwa pasar internasional tetap menaruh keyakinan terhadap prospek ekonomi nasional dan arah kebijakan pemerintah.

“Nah, ini adalah hasil yang sangat sangat baik, dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi dan ini terbukti dan ini real ya. Dan ini real. Kenapa? Karena tanggal 11 kemarin kita sudah signing, dan tanggal 18, dan ini akan masuk ke dalam rekening Danantara,” papar dia.

Rosan juga menyinggung berbagai keraguan yang sempat muncul terkait kemampuan Indonesia menarik investasi global. Bahkan, menurutnya, terdapat anggapan bahwa investor internasional enggan menempatkan dana di Indonesia karena rendahnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah.

Namun, realisasi penerbitan obligasi Danantara justru menunjukkan kondisi sebaliknya. Tingginya permintaan investor menjadi indikator bahwa persepsi pasar global terhadap Indonesia masih positif.

Keberhasilan tersebut bahkan mendapat perhatian media internasional. Rosan mengutip laporan Bloomberg yang menyoroti suksesnya penerbitan obligasi perdana Danantara sebagai sinyal positif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dan ini pun di banyak media termasuk juga salah satunya di Bloomberg langsung menyatakan bahwa ‘Danantara Sells Debut Dollar Bond, A Win For Prabowo After Rout’. Jadi, ini juga disampaikan di dalam Bloomberg dan juga tadi saya cek quote-nya salah satunya setelah kita closing. Ini yang menyatakan bahwa bond kita ini memang sangat sukses dilihat dari segi permintaannya, dilihat dari segi yield-nya yang relatif rendah,” tandas Rosan. (agr/rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT