News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Ungkap Paradoks Ekonomi RI: Tumbuh 5 Persen, Tapi Rakyat Miskin Nambah

Presiden Prabowo menyebut bahwa secara matematis pertumbuhan angka pertumbuhan ekonomi semestinya menghasilkan peningkatan kesejahteraan nasional yang signifikan.
Selasa, 23 Juni 2026 - 17:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto di Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026.
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketimpangan hasil pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilainya tidak sejalan dengan kondisi sosial masyarakat.

Di hadapan peserta Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026), Prabowo menyebut terjadi anomali antara angka pertumbuhan ekonomi dan realitas kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa selama tujuh tahun terakhir Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen per tahun, yang secara teori seharusnya meningkatkan kesejahteraan secara merata.

“Saudara-saudara sekalian, saya ingin menampilkan beberapa angka. Angka ini mungkin tidak menyenangkan bagi banyak pihak, tapi harus kita hadapi,” jelas dia.

“Saudara-saudara kita mengerti dan kita paham bahwa selama tujuh tahun belakangan ini dikatakan bahwa ekonomi kita tumbuh 5 persen tiap tahun,” lanjut Prabowo.

Ia menjelaskan, secara matematis pertumbuhan tersebut semestinya menghasilkan peningkatan kesejahteraan nasional yang signifikan.

“7 tahun kali 5 berarti 35 persen pertumbuhannya. Logikanya selama 7 tahun, Indonesia tambah kaya 30 persen, 35 persen,” ungkapnya.

Namun, Prabowo menilai fakta di lapangan justru menunjukkan hal berbeda, terutama terkait angka kemiskinan dan struktur kelas menengah.

“Tapi kenyataannya itu yang saya katakan saya merasa ditohok waktu saya jadi presiden, ini data ini muncul katakanlah dua bulan setelah jadi presiden,” tutur dia.

“Kenyataan bahwa setelah 7 tahun tumbuh 5 persen, masa penduduk miskin tambah? Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah. Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia juga menyoroti kondisi kelas menengah yang justru mengalami penyusutan meski ekonomi diklaim tumbuh.

“Yang kelas menengah yang sudah tadinya lepas dari kemiskinan, turun. Saudara-saudara, katanya negara tambah kaya 30 persen, toh rakyat miskin tambah, kemudian kelas menengah berkurang,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai pertumbuhan ekonomi yang tidak merata tersebut mengindikasikan adanya persoalan struktural dalam sistem ekonomi nasional.

“Dan ini juga yang harus kita waspadai bahwa yang tambah kaya ternyata hanya segelintir orang. Jadi saya kembali Saudara-saudara, bahwa akhirnya harus kita lihat bahwa ini berarti sistem kita keliru,” tukasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa manfaat pertumbuhan ekonomi belum dinikmati secara luas oleh masyarakat.

“Sistem ini keliru karena apa? Kalau orang miskin tambah, yang menengah juga berkurang, berarti yang menikmati pertumbuhan ini hanya segelintir orang saja,” tegas dia.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak sejalan dengan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang menghendaki keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata.

"Dan ini tidak sesuai dengan cita-cita proklamasi kita, cita-cita kemerdekaan kita. Tidak sesuai dengan keinginan pendiri-pendiri bangsa kita,” jelasnya.

“Ini yang saya yakini dan ini yang akan saya kerjakan untuk saya penuhi sumpah saya kepada rakyat, untuk menjaga kepentingan rakyat sesuai dengan sumpah saya waktu saya dilantik,” tutup Prabowo. (agr/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma YTR, Wanita ini dan Mantan Istri Diduga Pernah Jadi Korban Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyekapan di Bandung

Bukan Cuma YTR, Wanita ini dan Mantan Istri Diduga Pernah Jadi Korban Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyekapan di Bandung

Seorang wanita dalam kolom komentar Instagram dan mantan istri Taufik Hidayat, pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung diduga menjadi korban.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
3 Zodiak Paling Happy 24 Juni 2026: Hari Penuh Kabar Baik dan Energi Positif

3 Zodiak Paling Happy 24 Juni 2026: Hari Penuh Kabar Baik dan Energi Positif

Berikut 3 zodiak yang diprediksi paling happy pada 24 Juni 2026, hari penuh kabar dan energi positif.
Tak Jera Meski Sudah Dua Kali Dipenjara, Residivis di Sleman Ditangkap Lagi karena Pemerasan Bersenjata Pisau

Tak Jera Meski Sudah Dua Kali Dipenjara, Residivis di Sleman Ditangkap Lagi karena Pemerasan Bersenjata Pisau

Seorang residivis yang telah dua kali keluar masuk penjara kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pemerasan disertai ancaman menggunakan senjata tajam di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Komplotan Karyawan Nakal, 7 Pegawai Toko di Sleman Ditangkap Usai Gondol Besi Baja Senilai Rp45 Juta

Komplotan Karyawan Nakal, 7 Pegawai Toko di Sleman Ditangkap Usai Gondol Besi Baja Senilai Rp45 Juta

Aksi komplotan karyawan yang nekat mencuri barang dagangan di tempat mereka bekerja berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Gamping. 
Beda Spesifikasi dan Harga 2 Versi Jersei Away Timnas Portugal, Mana yang Cocok Dipakai Nongkrong dan Sehari-hari?

Beda Spesifikasi dan Harga 2 Versi Jersei Away Timnas Portugal, Mana yang Cocok Dipakai Nongkrong dan Sehari-hari?

PUMA, sebagai produsen resmi ritel olahraga global, menghadirkan koleksi jersey away Portugal di Piala Dunia 2026 dengan perpaduan warna ikonis green lagoon.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Perlu diarahkan pada kepentingan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT