News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Multi Makmur (PIPA) Siapkan Rights Issue, Pemegang Saham Restui Penguatan Modal untuk Ekspansi Bisnis

Rights issue PIPA merupaakan bagian dari transformasi bisnis yang tengah dijalankan setelah PT Morris Capital Indonesia (MCI) resmi menjadi pemegang saham pengendali baru.
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:12 WIB
Ilustrasi - Pencatatan Saham Perdana PIPA.
Sumber :
  • Bursa Efek Indonesia (BEI)

Jakarta, tvOnenews.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (IDX: PIPA) tengah bersiap memperkuat struktur permodalan melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Langkah itu menjadi salah satu keputusan strategis yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 25 Juni 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham memberikan persetujuan kepada Direksi untuk menyiapkan dan melaksanakan seluruh tahapan yang diperlukan guna merealisasikan rights issue.

Persetujuan itu jadi bentuk dukungan pemegang saham untuk strategi perseroan dalam memperkuat modal sebagai fondasi ekspansi usaha dan pengembangan bisnis ke depan.

Rights issue ini menjadi bagian dari transformasi bisnis yang tengah dijalankan PIPA setelah PT Morris Capital Indonesia (MCI) resmi menjadi pemegang saham pengendali baru.

"Persetujuan tersebut menunjukkan dukungan kuat pemegang saham terhadap strategi perseroan. Ke depan, fokus kami adalah mempercepat pertumbuhan melalui penguatan struktur permodalan, pengembangan bisnis, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham," ujar Direktur Utama PT Multi Makmur Lemindo Tbk, Noprian Fadli dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).

Melalui penguatan permodalan, perseroan yakin memiliki kapasitas yang lebih besar untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Selain menyetujui agenda rights issue, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga mengesahkan Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 beserta Laporan Keuangan Audited.

Laporan tersebut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dan Rekan berdasarkan Laporan Auditor Independen Nomor 00224/3.0409/AU.1/04/0126-1/1/VI/2026 tertanggal 19 Juni 2026.

Opini WTP tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemegang saham maupun pemangku kepentingan. WTP itu diklaim sebagai bukti keberhasilan proses transisi kepemilikan berlangsung dengan baik.

Dalam waktu relatif singkat, manajemen baru berhasil menyelesaikan konsolidasi organisasi, menyelaraskan tata kelola, serta menuntaskan penyusunan laporan keuangan audited sehingga perseroan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Sementara itu, tiga agenda lainnya, yakni perubahan nama perseroan, perubahan kedudukan dan alamat perseroan, serta peningkatan modal dasar, belum dapat diputuskan karena belum memenuhi persyaratan kuorum sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan akan menggelar RUPSLB Kedua pada 8 Juli 2026 guna memperoleh persetujuan atas agenda-agenda tersebut.

"Perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan milestone penting yang menandai keberhasilan proses transisi Perseroan. Dalam waktu yang relatif singkat, kami berhasil membangun fondasi tata kelola yang lebih kuat, meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, serta memperoleh dukungan penuh pemegang saham terhadap agenda transformasi Perseroan," ujar Noprian Fadli.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Berikut profil singkat anggota Polsek Tulis, Polresta Batang, Aipda Prihatika Wahyu Wibowo yang tewas ditabrak truk ugal-ugalan saat bertugas di Jalur Pantura.
Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Yusuf menerangkan, pemerintah perlu mencocokkan data ekspor Indonesia dengan data impor negara tujuan untuk memastikan potensi manfaat ekonominya.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Setelah sekian lama menghirup asap karhutla, warga Kalimantan kini bisa merasakan kembali udara segar. Momen ini bahkan dibagikan oleh sejumlah pengguna Threads
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.

Trending

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT