Airlangga Sebut Indonesia Tak Mau Hanya Jadi Pentonton dalam Industri AI Global, Ungkap Visi RI dalam Ekonomi Digital
- ekon.go.id
Pertumbuhan layanan komputasi awan dan AI, diproyeksikan akan terus mendongkrak permintaan kapasitas pusat data nasional, yang pada gilirannya akan membuka peluang investasi yang semakin besar. Â
Menutup pernyataannya, Menko Airlangga memastikan kesiapan Indonesia dalam mendukung kesuksesan jangka panjang WAICO dengan memaksimalkan kekuatan pasar, sumber daya strategis, dan inovasi kebijakan.
"Bersama-sama, mari kita terjemahkan komitmen teknologi ini menjadi hasil nyata, yang mendorong kesejahteraan bersama dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi semua negara," pungkas Menko Airlangga.
Forum ini mempertemukan para Menteri dan Delegasi dari negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Untuk diketahui, Indonesia menjadi salah satu dari 29 negara pendiri WAICO yang berasal dari berbagai kawasan, termasuk lima negara ASEAN (Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, dan Indonesia), seluruh anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), sejumlah negara BRICS (Brazil, Rusia, China, Afrika Selatan) serta negara-negara di Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Eropa Timur. (rpi)
Load more