Segera Gelar RUPSLB Ketiga, MEJA Siapkan Right Issue dan Akuisisi Trimata Coal
- Julio Trisaputra-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com – PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) memastikan telah mengantongi persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Ketiga. Persetujuan tersebut diberikan melalui Surat OJK Nomor S-36/PM.2/2026 tertanggal 13 Juli 2026.
Berdasarkan persetujuan itu, Perseroan menjadwalkan pelaksanaan RUPSLB Ketiga pada 21 Agustus 2026. Pelaksanaan rapat akan mengikuti jadwal, tata cara, serta ketentuan yang akan diumumkan dalam Pemanggilan Rapat sesuai regulasi pasar modal yang berlaku.
Dalam agenda RUPSLB Ketiga, Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham terkait pemberian kuasa kepada Direksi untuk melaksanakan penambahan modal dasar Perseroan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung aksi korporasi sekaligus memperkuat struktur permodalan secara terukur dan sesuai regulasi.
Perseroan juga mengimbau seluruh pemegang saham untuk menggunakan hak suaranya dengan menghadiri RUPSLB Ketiga, baik secara langsung, melalui platform eASY.KSEI, maupun dengan mekanisme pemberian kuasa sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan pemegang saham dinilai penting untuk mendukung pengembangan Perseroan dan pelaksanaan berbagai inisiatif strategis ke depan.
Persiapan Right Issue Terus Berjalan
Di sisi lain, MEJA terus mematangkan persiapan pelaksanaan right issue yang akan menjadi bagian dari rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa (TCP). Saat ini, Perseroan tengah menyelesaikan audit laporan keuangan periode Juni 2026 sebagai salah satu persyaratan utama dalam proses aksi korporasi tersebut.
“Perseroan juga sedang melakukan penunjukan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sehubungan dengan rencana perubahan bidang usaha MEJA menjadi perusahaan induk. Penunjukan KJPP tersebut merupakan bagian dari proses penilaian independen yang diperlukan untuk mendukung rencana perubahan kegiatan usaha serta memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara prudent, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal,” ujar Richie Adrian Hartanto selaku Direktur Utama dalam keterangan resmi, Rabu (22/7/2026).
Perseroan menegaskan akan terus menyampaikan setiap perkembangan material terkait right issue, rencana akuisisi TCP, maupun perubahan bidang usaha sesuai ketentuan keterbukaan informasi.
Seluruh proses tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi MEJA, memperkuat struktur bisnis perusahaan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. (rpi)
Load more