News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Impor LPG Tembus 72 Persen, Pemerintah Mau Bangun Jargas demi Wujudkan Kemandirian Energi

Qodari menjelaskan, proyek jaringan gas merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029 itu diproyeksikan untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:27 WIB
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI M. Qodari.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebagai strategi untuk memutus ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang masih mendominasi kebutuhan nasional.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI M. Qodari mengatakan, jargas merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029 itu diproyeksikan untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi saya sudah sebutkan bahwa impor sekitar 72 persen setiap tahunnya dari kebutuhan dalam negeri. Dengan demikian, jargas merupakan langkah strategis pemerintah untuk membuat pasokan energi Indonesia lebih mandiri dan stabil,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, pembangunan jargas berada di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan terus diperluas ke berbagai kabupaten serta kota di Indonesia. Program tersebut juga telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai salah satu proyek strategis pemerintah.

Qodari menjelaskan, jargas merupakan sistem distribusi gas bumi langsung ke rumah-rumah melalui jaringan pipa. Gas yang dialirkan telah melalui proses pemurnian dengan kandungan utama metana (CH4), sehingga berbeda secara mendasar dengan LPG yang selama ini digunakan masyarakat.

“Perlu dipahami bahwa jaringan gas atau jargas merupakan sistem penyaluran gas bumi langsung ke rumah tangga melalui pipa. Gas yang digunakan telah melalui proses pemurnian dan komponen utamanya adalah metana atau CH4,” katanya.

Ia menuturkan, tidak seperti LPG yang harus dicairkan dan disimpan dalam tabung bertekanan, gas pada sistem jargas mengalir secara terus-menerus melalui jaringan pipa hingga ke rumah pelanggan.

“Berbeda dengan bahan bakar yang harus dicairkan atau dimampatkan untuk disimpan dan diangkut, gas pada jargas dialirkan secara terus-menerus melalui jaringan pipa hingga ke rumah pelanggan. Jadi mirip seperti air PAM, ya, cuma ini gas,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan tersebut membuat jargas dinilai lebih praktis karena masyarakat tidak lagi bergantung pada proses pembelian, pengangkutan, maupun penggantian tabung LPG secara berkala.

Qodari menjelaskan, LPG sendiri merupakan campuran propana dan butana yang diperoleh dari proses pengolahan minyak bumi maupun gas bumi. Agar tetap berbentuk cair pada suhu ruangan, LPG harus disimpan di dalam tabung atau tangki bertekanan sehingga membutuhkan rantai distribusi yang lebih panjang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri mendadak ambil alih tugas pelatih fisik Hyundai Hillstate. Ia bahkan menggenjot ketahanan Lee Min-young dalam sesi gym hingga kelelahan.
Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Oknum polisi yang menjulurkan lidahnya atau melet-melet saat mengamankan aksi demo mahasiswa pada Hari Tani Nasional pada Kamis (24/9/2026) di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu lalu akhirnya ditindak. 
Belanja Negara 2027 Naik Jadi Rp4.106 Triliun, Defisit Tetap 2,4 Persen

Belanja Negara 2027 Naik Jadi Rp4.106 Triliun, Defisit Tetap 2,4 Persen

Pemerintah dan DPR menyepakati belanja negara 2027 Rp4.106,26 triliun, pendapatan Rp3.435,10 triliun, dan defisit tetap 2,4 persen PDB.
Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menyadari kualitas top Thailand jelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026. Vietnam juga berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan karena absennya Nguyen Xuan Son.
Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Polisi menangkap pelaku penganiayaan berujung meninggal dunia yang menimpa pria berinisial EY (28) di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan biosolar dipastikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak naik meskipun harga minyak dunia tembus 107 dolar AS per barel.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT