News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonomi Karbon Ubah Arah Bisnis Global, Indonesia Dinilai Punya Peluang yang Menjanjikan

Indonesia dinilai punya potensi menarik dalam perkembangan ekonomi karbon yang mengubah arah bisnis global. Kolaborasi natural capital, teknologi, hingga riset, perlu digenjot.
Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:01 WIB
Ngobrol Santai Bareng Rektor bertema “Carbon Trade dan Masa Depan Indonesia Hijau”.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ekonomi berbasis karbon saat ini mulai popular dan menggeser arah ekosistem bisnis dunia. Sebab alam kini tidak hanya dipandang sebagai sumber komoditas, melainkan juga memiliki nilai ekonomi melalui karbon, air, biodiversitas, dan jasa ekosistem yang berhasil dipertahankan.

Dalam hal ini, Indonesia dinilai mempunyai posisi strategis dan peluang yang besar. Hal itu disampaikan Founder & CEO PT Visi Carbon Indonesia (VCarboN), Heppy Trenggono, saat menjadi pembicara kunci dalam forum Ngobrol Santai Bareng Rektor (NGOBRASREK #4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum ini bertema “Carbon Trade dan Masa Depan Indonesia Hijau” itu digelar Dewan Profesor Universitas Brawijaya pada Jumat, 7 Agustus 2026.

“Dunia mulai membayar bukan hanya apa yang kita ambil dari alam, tetapi apa yang berhasil kita jaga. Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana ilmu pengetahuan, teknologi, entrepreneurship dan integritas bertemu untuk mengubah kekayaan tersebut menjadi kekuatan ekonomi bangsa,” kata Heppy Trenggono dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Menurut Heppy, Indonesia berpeluang untuk mengembangkan kekayaan alam menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Namun, potensi tentu itu membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, serta tata kelola yang memiliki integritas.

Sejalan dengan gagasan tersebut, Universitas Brawijaya (UB) dan VCarboN mulai membuka peluang kerja sama dalam pengembangan ekonomi karbon, natural capital, teknologi iklim, riset, serta penguatan sumber daya manusia.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan ekonomi hijau global.

Forum ini dihadiri Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, M.Si., Ph.D.Med.Sc., Ketua Dewan Profesor, Ketua Senat Akademik, serta sejumlah guru besar dan akademisi UB.

Diskusi dipandu Prof. Sukoso, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dengan Prof. Cahyo Prayogo, S.P., M.P., Ph.D., Guru Besar Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya, sebagai pembanding.

Dalam paparannya, Heppy menjelaskan ekonomi karbon tidak lagi sebatas persoalan lingkungan. Perkembangan carbon pricing, perdagangan berdasarkan intensitas karbon, arus modal, regulasi, teknologi, hingga natural capital kini telah ikut membentuk perubahan struktur ekonomi dunia.

Diskusi juga menghadirkan pengalaman praktis VCarboN dalam mengembangkan proyek karbon berbasis mangrove dan peatland di Sumatera Selatan.

Heppy yang juga merupakan Presiden Indonesia Islamics Business Forum (IIBF), mengatakan pengembangan proyek karbon membutuhkan keterlibatan berbagai bidang keilmuan.

Kompetensi yang diperlukan antara lain kehutanan, hidrologi, ekologi, GIS, hukum, ekonomi, keuangan, remote sensing, artificial intelligence, biodiversitas, pemberdayaan masyarakat, MRV, hingga investasi.

“Di lapangan kami menemukan bahwa ekonomi karbon tidak mungkin dibangun oleh satu disiplin ilmu. Satu proyek karbon mempertemukan begitu banyak keahlian. Karena itu, kami melihat perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun masa depan ekonomi karbon Indonesia,” ujar President IIBF ini.

Menurut Heppy, kekuatan Indonesia tidak hanya berasal dari luasnya hutan, gambut, dan mangrove. Potensi tersebut harus diikuti kemampuan membangun ilmu pengetahuan, teknologi, tata kelola, serta sumber daya manusia yang mampu menghasilkan nilai tambah dari kekayaan alam.

Setelah forum berlangsung, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, M.Si., Ph.D.Med.Sc menyatakan keinginannya untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut lewat penjajakan kerja sama dengan VCarboN. Sejumlah bidang terkait ekonomi karbon dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan bersama.

"Ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara lain riset terapan, carbon data dan MRV, remote sensing dan AI, natural capital, biodiversitas, pengembangan talenta, serta keterlibatan akademisi dan mahasiswa dalam penelitian dan pembelajaran berbasis persoalan nyata di lapangan," ujar Widodo.

Widodo lantas juga membeberkan bahwa kerja sama itu nantinya diharapkan mampu menggabungkan kekuatan riset dan keilmuan UB dengan pengalaman VCarboN dalam menjalankan proyek karbon berbasis alam.

Kembali ke Heppy Trenggono yang juga Pimpinan Gerakan Bela dan Beli Indonesia, ia menilai Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar untuk mengambil peran dalam perkembangan ekonomi baru dunia.

Menurutnya potensi tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi apabila dipadukan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan integritas dalam pengelolaannya.

"Pertemuan ini,  membawa satu pesan penting bahwa masa depan ekonomi hijau Indonesia membutuhkan pertemuan antara alam, ilmu pengetahuan, teknologi, dunia usaha dan integritas, agar kekayaan natural capital Indonesia dapat menciptakan nilai ekonomi sekaligus tetap terjaga bagi generasi mendatang," ujar Heppy. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Menurut Zakky, berbagai isu yang berkembang belakangan ini, mulai dari dugaan penyadapan hingga kabar penangkapan sejumlah jenderal yang disebut dekat dengan Presiden

Trending

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT