Seperti Apa Sih Ciri-ciri UMKM Naik Kelas? Inilah Contoh Contohnya Lewat Pengembangan Layanan yang Memuaskan
- Istimewa
Kehadiran layanan tersebut diharapkan membuat pelanggan yang baru tiba di Jakarta dapat mengunjungi butik Batik Wolter dengan lebih mudah tanpa harus mengatur transportasi secara mandiri.
“Batik bukan hanya produk yang dikenakan, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya dan keramahan Indonesia yang ingin kami perkenalkan kepada setiap pelanggan. Karena itu, kami ingin pengalaman tersebut tidak berhenti pada produknya saja, tetapi juga terasa melalui cara kami menyambut dan melayani mereka,” kata Abel.
Bagi pelaku UMKM, pengembangan seperti yang dilakukan Batik Wolter dapat menjadi gambaran bahwa proses naik kelas dapat dilakukan melalui berbagai sisi. Peningkatan kualitas produk, pelayanan, pemanfaatan teknologi, perluasan pasar hingga membangun kemitraan strategis merupakan bagian dari transformasi yang dapat memperkuat posisi usaha.
Pada akhirnya, UMKM naik kelas bukan berarti meninggalkan karakter usaha yang sudah dibangun. Sebaliknya, proses tersebut dapat dilakukan dengan mempertahankan kekuatan utama bisnis sembari meningkatkan standar pengelolaan dan pengalaman yang diberikan kepada pelanggan.
Dengan pendekatan tersebut, UMKM memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, membangun loyalitas pelanggan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional. (nsp)
Load more