Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tembus Target, Harga Pupuk Turun 20 Persen hingga B50 Bebaskan RI dari Impor Solar
- YouTube/Setpres
B50 Mulai Direalisasikan, RI Tak Lagi Impor Solar
Tak hanya sektor pangan, pemerintah juga mulai merealisasikan target swasembada energi. Salah satu langkah yang disoroti Prabowo adalah penerapan bahan bakar nabati B50.
B50 merupakan bahan bakar yang mencampurkan biodiesel berbasis minyak sawit dengan solar. Prabowo mengatakan Indonesia mulai memproduksi diesel B50 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Ia menyebut kebijakan tersebut telah membawa perubahan terhadap kebutuhan impor solar Indonesia. Mulai 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri.
“Mulai tahun ini, mulai 1 Juli 2026, kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri, dan kita berhasil menghemat devisa Rp170 triliun,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, penghentian impor solar tersebut membuat Indonesia mampu menghemat devisa hingga Rp170 triliun atau sekitar 9,5 miliar dolar AS.
Capaian di sektor energi tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mendorong kemandirian nasional melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di dalam negeri.
Prabowo Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Berpuas Diri
Meski menyampaikan berbagai capaian tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh menjadikan hasil yang telah dicapai sebagai alasan untuk berpuas diri.
Ia mengatakan sejumlah program pemerintah lainnya juga mulai berjalan, termasuk program makanan bergizi, bantuan sosial, hingga hilirisasi. Menurutnya, berbagai program tersebut telah mulai memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini adalah rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi,” kata Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dapat dilihat dari apa yang telah diproklamasikan atau direncanakan pemerintah. Menurut dia, ukuran kemerdekaan yang sesungguhnya adalah apa yang dapat dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari.
Load more