Dirut PLN Tinjau Langsung Keandalan Listrik Peringatan HUT ke-81 RI
- PLN
Di kawasan Monas, PLN menyiagakan 86 personel di tujuh titik siaga untuk mendukung pelaksanaan Kirab Bendera pada 17 Agustus. Pengamanan dilakukan melalui lapis 3 yang didukung satu subsistem, dua gardu induk, dua penyulang, serta perangkat pendukung berupa UGB, genset, dan UPS.
Sementara untuk Pesta Rakyat yang berlangsung di kawasan Monas, Bundaran HI, dan Sarinah, PLN menyiagakan 134 personel di 12 titik siaga, dengan dukungan dua gardu induk, 2 penyulang, 1 genset, dan 12 UPS.
Kesiapan tersebut melengkapi pengamanan PLN pada berbagai rangkaian kegiatan yang telah berlangsung di Jakarta sejak awal Agustus, termasuk Dzikir dan Doa Kebangsaan, Hari Pramuka, Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan, serta Renungan Suci.
Kesiapan kelistrikan di Jakarta merupakan bagian dari kesiapsiagaan PLN secara nasional. Pada 17 Agustus 2026, beban puncak kelistrikan nasional diproyeksikan mencapai 42,6 gigawatt (GW), sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen dari proyeksi beban puncak.
Untuk mengawal seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan di berbagai daerah, lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik di seluruh Indonesia.
Kesiapan tersebut diperkuat dengan ribuan peralatan pendukung, termasuk 1.517 unit genset, 559 unit UPS, 1.286 unit gardu bergerak, 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
Dengan kesiapan sistem, personel, dan peralatan tersebut, PLN mendukung kelancaran berbagai agenda kenegaraan maupun kegiatan masyarakat dalam momentum perayaan kemerdekaan di Jakarta dan berbagai daerah di seluruh Indonesia. (rpi)
Load more