News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reza Aulia Hakim, Eks Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Kariernya Tumbuh dari Lini Komersial

Reza Aulia Hakim diberhentikan sementara sebagai Direktur Niaga Garuda Indonesia. Simak profil dan rekam jejak kariernya di industri penerbangan.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:35 WIB
Garuda Indonesia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Reza Aulia Hakim menjadi sorotan setelah dirinya diberhentikan sementara dari jabatan Direktur Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mulai 14 Agustus 2026.

Pemberhentian sementara tersebut ditetapkan oleh Dewan Komisaris Garuda Indonesia dengan mempertimbangkan surat Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SR-452/BP/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary & TJSL Group Head Garuda Indonesia Andreas Tumpal H. Hutapea mengatakan keputusan tersebut telah ditetapkan oleh Dewan Komisaris perseroan.

"Dewan Komisaris Perseroan menetapkan pemberhentian sementara Sdr. Reza Aulia Hakim dari jabatannya sebagai Direktur Niaga Perseroan sejak tanggal 14 Agustus 2026," tulis Andreas dalam keterbukaan informasi Garuda Indonesia, Rabu (12/8/2026).

Keputusan tersebut disampaikan Garuda Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai laporan informasi atau fakta material tertanggal 12 Agustus 2026 dengan nomor GARUDA/JKTDS/E/20106/2026.

Meski posisi Direktur Niaga untuk sementara kosong, Garuda Indonesia memastikan keputusan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional perseroan. Seluruh kegiatan operasional maskapai disebut tetap berjalan normal.

Lulusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma

Reza Aulia Hakim lahir di Jakarta pada 23 Januari 1984. Ia menempuh pendidikan sarjana Sistem Informasi di Universitas Gunadarma, Jakarta, dan menyelesaikan pendidikannya pada 2005.

Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Reza di industri penerbangan, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan komersial, penjualan, distribusi, serta manajemen pendapatan.

Rekam jejaknya menunjukkan bahwa sebagian besar perjalanan profesional Reza berada di area komersial industri penerbangan. Pengalaman tersebut kemudian membawanya menduduki sejumlah posisi strategis di Garuda Indonesia.

Lama Berkarier di Garuda Indonesia

Sebelum masuk jajaran direksi, Reza telah menempati berbagai posisi di Garuda Indonesia. Kariernya di perusahaan penerbangan pelat merah tersebut berkembang melalui sejumlah jabatan yang berkaitan langsung dengan strategi komersial dan pengelolaan pendapatan.

Berikut sejumlah posisi yang pernah dijalani Reza di Garuda Indonesia:

  • Senior Manager Revenue Planning & Development: 2016–2017

  • Vice President Revenue Management: 2017–2018

  • General Manager Beijing: 2018–2019

  • Vice President Sales & Distribution: 2019–2020

Rangkaian posisi tersebut memperlihatkan pengalaman Reza yang cukup kuat di sektor revenue management, penjualan, distribusi, serta pasar internasional.

Saat menjabat sebagai General Manager Beijing pada 2018–2019, pengalaman Reza juga mencakup pengelolaan aktivitas Garuda Indonesia di salah satu pasar penerbangan internasional.

Perjalanan panjang tersebut menjadi bekal sebelum dirinya kembali dipercaya menempati posisi strategis di lingkungan grup Garuda Indonesia.

Pernah Jadi Direktur Komersial Gapura Angkasa

Sebelum masuk jajaran Direksi Garuda Indonesia, Reza juga dipercaya menjabat sebagai Direktur Komersial PT Gapura Angkasa pada periode 2024–2025.

Gapura Angkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa ground handling. Posisi tersebut kembali memperkuat pengalaman Reza di bidang komersial dalam industri penerbangan.

Pengalaman di Gapura Angkasa menjadi salah satu bagian dari rekam jejak profesional Reza sebelum akhirnya kembali ke Garuda Indonesia dan masuk dalam jajaran direksi.

Karier Reza kemudian mencapai posisi yang lebih tinggi ketika dirinya diangkat sebagai Direktur Niaga Garuda Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2025.

Jabatan tersebut menempatkannya pada posisi yang memiliki keterkaitan erat dengan lini komersial maskapai, termasuk strategi penjualan dan pendapatan perusahaan.

Hampir Setahun Duduki Posisi Direktur Niaga

Reza mulai menjalankan jabatan sebagai Direktur Niaga Garuda Indonesia setelah diangkat melalui RUPSLB pada Juni 2025. Namun, sekitar satu tahun kemudian, statusnya sebagai Direktur Niaga berubah setelah Dewan Komisaris menetapkan pemberhentian sementara yang berlaku mulai 14 Agustus 2026.

Keputusan tersebut dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris Garuda Indonesia melalui Surat Nomor GARUDA/DEKOM/074/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.

Pemberhentian sementara itu juga merupakan tindak lanjut atas surat Kepala Badan Pengaturan BUMN Nomor SR-452/BP/08/2026 yang diterbitkan pada tanggal yang sama.

Garuda Indonesia menyampaikan bahwa pemberhentian sementara mengacu pada Pasal 11 ayat 15 huruf a Anggaran Dasar Perseroan. Berdasarkan ketentuan tersebut, apabila terdapat satu atau lebih posisi anggota Direksi yang lowong, Dewan Komisaris dapat menunjuk anggota Direksi lainnya untuk menjalankan tugas jabatan yang kosong.

Anggota Direksi yang ditunjuk memiliki kekuasaan dan wewenang yang sama dengan jabatan yang lowong. Selanjutnya, Dewan Komisaris akan menetapkan pelaksana tugas Direktur Niaga sesuai ketentuan internal perusahaan.

Dengan demikian, perjalanan Reza di Garuda Indonesia untuk sementara berhenti pada jabatan Direktur Niaga setelah sebelumnya meniti karier dari sejumlah posisi di bidang komersial dan manajemen pendapatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat Hingga Crash Jack Miller

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Tercepat Hingga Crash Jack Miller

Marc Marquez merebut posisi teratas FP1 MotoGP Australia pada lap terakhir dengan catatan waktu 1 menit 27,985 detik.
Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak KMP Batumandi berhasil dievakuasi. Kesiapsiagaan penanganan darurat diapresiasi, sementara investigasi tetap diperlukan.
Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah karyawan kontrak bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak syarat penerima, cara cek status, dan informasi terbaru dari Kemnaker.
Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Madura United berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Persib Bandung pada pekan keenam Super League 2026-2027.
Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Peristiwa pria tak sengaja menekan tombol SOS atau tombol darurat di KRL rute Bogor-Jakarta Kota viral di media sosial. Petugas pun memastikan tidak terjadi keadaan darurat atas alarm SOS yang menyala.
McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren masih menempati posisi ketiga klasemen konstruktor Formula 1 dengan enam seri tersisa. 

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT