Reza Aulia Hakim, Eks Direktur Niaga Garuda Indonesia yang Kariernya Tumbuh dari Lini Komersial
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Reza Aulia Hakim menjadi sorotan setelah dirinya diberhentikan sementara dari jabatan Direktur Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mulai 14 Agustus 2026.
Pemberhentian sementara tersebut ditetapkan oleh Dewan Komisaris Garuda Indonesia dengan mempertimbangkan surat Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SR-452/BP/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.
Corporate Secretary & TJSL Group Head Garuda Indonesia Andreas Tumpal H. Hutapea mengatakan keputusan tersebut telah ditetapkan oleh Dewan Komisaris perseroan.
"Dewan Komisaris Perseroan menetapkan pemberhentian sementara Sdr. Reza Aulia Hakim dari jabatannya sebagai Direktur Niaga Perseroan sejak tanggal 14 Agustus 2026," tulis Andreas dalam keterbukaan informasi Garuda Indonesia, Rabu (12/8/2026).
Keputusan tersebut disampaikan Garuda Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai laporan informasi atau fakta material tertanggal 12 Agustus 2026 dengan nomor GARUDA/JKTDS/E/20106/2026.
Meski posisi Direktur Niaga untuk sementara kosong, Garuda Indonesia memastikan keputusan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional perseroan. Seluruh kegiatan operasional maskapai disebut tetap berjalan normal.
Lulusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma
Reza Aulia Hakim lahir di Jakarta pada 23 Januari 1984. Ia menempuh pendidikan sarjana Sistem Informasi di Universitas Gunadarma, Jakarta, dan menyelesaikan pendidikannya pada 2005.
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Reza di industri penerbangan, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan komersial, penjualan, distribusi, serta manajemen pendapatan.
Rekam jejaknya menunjukkan bahwa sebagian besar perjalanan profesional Reza berada di area komersial industri penerbangan. Pengalaman tersebut kemudian membawanya menduduki sejumlah posisi strategis di Garuda Indonesia.
Lama Berkarier di Garuda Indonesia
Sebelum masuk jajaran direksi, Reza telah menempati berbagai posisi di Garuda Indonesia. Kariernya di perusahaan penerbangan pelat merah tersebut berkembang melalui sejumlah jabatan yang berkaitan langsung dengan strategi komersial dan pengelolaan pendapatan.
Berikut sejumlah posisi yang pernah dijalani Reza di Garuda Indonesia:
-
Senior Manager Revenue Planning & Development: 2016–2017
-
Vice President Revenue Management: 2017–2018
-
General Manager Beijing: 2018–2019
-
Vice President Sales & Distribution: 2019–2020
Rangkaian posisi tersebut memperlihatkan pengalaman Reza yang cukup kuat di sektor revenue management, penjualan, distribusi, serta pasar internasional.
Saat menjabat sebagai General Manager Beijing pada 2018–2019, pengalaman Reza juga mencakup pengelolaan aktivitas Garuda Indonesia di salah satu pasar penerbangan internasional.
Perjalanan panjang tersebut menjadi bekal sebelum dirinya kembali dipercaya menempati posisi strategis di lingkungan grup Garuda Indonesia.
Pernah Jadi Direktur Komersial Gapura Angkasa
Sebelum masuk jajaran Direksi Garuda Indonesia, Reza juga dipercaya menjabat sebagai Direktur Komersial PT Gapura Angkasa pada periode 2024–2025.
Gapura Angkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa ground handling. Posisi tersebut kembali memperkuat pengalaman Reza di bidang komersial dalam industri penerbangan.
Pengalaman di Gapura Angkasa menjadi salah satu bagian dari rekam jejak profesional Reza sebelum akhirnya kembali ke Garuda Indonesia dan masuk dalam jajaran direksi.
Karier Reza kemudian mencapai posisi yang lebih tinggi ketika dirinya diangkat sebagai Direktur Niaga Garuda Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2025.
Jabatan tersebut menempatkannya pada posisi yang memiliki keterkaitan erat dengan lini komersial maskapai, termasuk strategi penjualan dan pendapatan perusahaan.
Hampir Setahun Duduki Posisi Direktur Niaga
Reza mulai menjalankan jabatan sebagai Direktur Niaga Garuda Indonesia setelah diangkat melalui RUPSLB pada Juni 2025. Namun, sekitar satu tahun kemudian, statusnya sebagai Direktur Niaga berubah setelah Dewan Komisaris menetapkan pemberhentian sementara yang berlaku mulai 14 Agustus 2026.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris Garuda Indonesia melalui Surat Nomor GARUDA/DEKOM/074/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.
Pemberhentian sementara itu juga merupakan tindak lanjut atas surat Kepala Badan Pengaturan BUMN Nomor SR-452/BP/08/2026 yang diterbitkan pada tanggal yang sama.
Garuda Indonesia menyampaikan bahwa pemberhentian sementara mengacu pada Pasal 11 ayat 15 huruf a Anggaran Dasar Perseroan. Berdasarkan ketentuan tersebut, apabila terdapat satu atau lebih posisi anggota Direksi yang lowong, Dewan Komisaris dapat menunjuk anggota Direksi lainnya untuk menjalankan tugas jabatan yang kosong.
Anggota Direksi yang ditunjuk memiliki kekuasaan dan wewenang yang sama dengan jabatan yang lowong. Selanjutnya, Dewan Komisaris akan menetapkan pelaksana tugas Direktur Niaga sesuai ketentuan internal perusahaan.
Dengan demikian, perjalanan Reza di Garuda Indonesia untuk sementara berhenti pada jabatan Direktur Niaga setelah sebelumnya meniti karier dari sejumlah posisi di bidang komersial dan manajemen pendapatan.
Load more