News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bekasi Siap Produksi Listrik dari Sampah, PLN akan Serap dan Salurkan 223.584 MWh per Tahun

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut bahwa energi listrik yang dihasilkan PSEL Kota Bekasi akan dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut.
Selasa, 1 September 2026 - 13:50 WIB
Suasana peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi.
Sumber :
  • PLN

Jakarta, tvOnenews.com – PT PLN (Persero) menegaskan dukungannya atas inisiatif Pemerintah dalam menghadirkan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai wilayah di Tanah Air.

Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dalam agenda Peresmian Pembangunan PSEL Kota Bekasi pada Rabu (26/8) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agenda tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa selama ini pengembangan PSEL menghadapi berbagai hambatan regulasi dan perizinan. Kondisi tersebut membuat pengembangan proyek waste to energy berjalan lambat, padahal persoalan sampah terus menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Kalau sampah saja kita tidak bisa urus, bagaimana kita mengurus yang lebih besar. Itu perintah Pak Presiden. Aturan mengenai pengelolaan sampah ini, waste to energy, ratusan lebih aturannya. Oleh karena itu, 11 tahun hanya ada dua (proyek). Satu tidak jalan, satu hidup mati-hidup mati. Hampir tidak bisa jalan karena rumit dan ruwet. Nah ini kita rapihkan. Dari sini tinggal tiga (aturan),” ujar Zulkifli, dilansir Selasa (1/9/2026).

Menurut Zulkifli, percepatan penanganan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pihaknya terus mengawal pelaksanaan program dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul, sementara pembangunan dan proses bisnis dijalankan oleh para pihak terkait sesuai perannya masing-masing.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan persoalan sampah di wilayahnya. Ia berharap pembangunan fasilitas ini dapat segera berjalan dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat akan pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Untuk itu, semoga apa yang dicanangkan hari ini bisa berjalan dengan cepat dan mampu merespons apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pembangunan PSEL juga perlu diiringi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Ia menekankan pentingnya menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan agar penanganan persoalan sampah dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan bahwa pembangunan PSEL Kota Bekasi merupakan bagian dari percepatan penanganan persoalan sampah melalui kolaborasi berbagai pihak.

"Peresmian Pembangunan PSEL hari ini menandai hadirnya solusi nyata untuk menjawab tantangan darurat sampah di Indonesia dan secara terkhusus di kota Bekasi. PSEL Kota Bekasi juga diharapkan dapat menciptakan nilai lingkungan, energi, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini diharapkan menghasilkan hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan menyediakan energi bersih bagi puluhan ribu rumah tangga. Selain itu, langkah ini membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Danantara Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi konkret bagi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia," kata Pandu.

Pandu merinci, PSEL Kota Bekasi diproyeksikan mampu menangani lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun atau sekitar 70 persen timbulan sampah terolah di Kota Bekasi. Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun ini juga diproyeksikan dapat mengurangi emisi karbon sekitar 640 ribu ton setara CO₂ per tahun, mengurangi kebutuhan lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekitar 90 persen, serta menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja hijau.

Dari sisi energi, PSEL Kota Bekasi memiliki kapasitas netto 27,4 MW. Fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan sekitar 223.584 megawatt hour (MWh) listrik per tahun. Dengan asumsi konsumsi rata-rata pelanggan rumah tangga berdaya 450 volt ampere (VA), jumlah tersebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 55 ribu rumah tangga.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan energi listrik yang dihasilkan oleh PSEL Kota Bekasi dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Dengan demikian, sampah yang ditangani melalui PSEL tidak hanya membantu mengurangi persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat kembali dimanfaatkan masyarakat setempat.

“ Demand listrik di Bekasi cukup tinggi. Maka, kita mendedikasikan listrik dari PSEL Bekasi ini untuk masyarakat Bekasi. Jadi, sampah Kota Bekasi masuk ke sini (PSEL), kemudian listrik yang dihasilkan kita pasok kembali ke Kota Bekasi,” ujar Darmawan.

Darmawan menegaskan, tujuan utama pembangunan PSEL adalah menghadirkan lingkungan yang lebih bersih melalui penanganan sampah. Sementara itu, listrik hanya menjadi salah satu produk yang turut dihasilkan dari proses tersebut.

“Jadi, produk utamanya bukan listrik, tapi produk utamanya adalah lingkungan yang bersih. Listrik hanyalah by-product dari program ini,” tutup Darmawan. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger Penemuan Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Geger Penemuan Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Pihak kepolisian tengah mendalami kasus penemuan jasad seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus di kawasan Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat.
Terima Audiensi ICE, Ditjen Polpum Kemendagri Bahas Persiapan Festival Negeri Kami 2026

Terima Audiensi ICE, Ditjen Polpum Kemendagri Bahas Persiapan Festival Negeri Kami 2026

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, menyambut baik audiensi mengenai konsep penyelenggaraan Festival Negeri Kami (FNK) 2026.
Marc Klok Ungkap Sisi Terang dan Gelap Persib di ACL Two: Bawa Nama Indonesia ke Level Asia

Marc Klok Ungkap Sisi Terang dan Gelap Persib di ACL Two: Bawa Nama Indonesia ke Level Asia

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menilai keberhasilan lolos ke ACL Two menjadi hal terpenting meski laga berjalan lebih sulit dari perkiraan.
Semangat MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Berbagi 1.000 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojek Online

Semangat MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Berbagi 1.000 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojek Online

PT Pegadaian (Persero) menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan pengemudi ojek online melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "Pegadaian Peduli".
BMKG Ungkap Kaltim Bakal Kering hingga 10 September, Ada Wilayah Tak Diguyur Hujan 39 Hari

BMKG Ungkap Kaltim Bakal Kering hingga 10 September, Ada Wilayah Tak Diguyur Hujan 39 Hari

BMKG memprakirakan sebagian besar Kaltim mengalami curah hujan rendah hingga 10 September 2026, dengan wilayah Paser tanpa hujan selama 39 hari.
Tulang Belulang Manusia Ditemukan di Pantai Aceh Besar, Polisi Bocorkan Kronologinya

Tulang Belulang Manusia Ditemukan di Pantai Aceh Besar, Polisi Bocorkan Kronologinya

Polsek Peukan Bada Polresta Banda Aceh telusuri temuan lokasi penemuan tulang belulang manusia di kawasan pesisir pantai Kabupaten Aceh Besar (Wilkum Polresta)

Trending

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Megawati Hangestri memberikan reaksi berkelas usai tahu dirinya disandingkan dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung. Bahkan ia dijuluki sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’.
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, berlangsung semarak.
Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Padahal Beda Tim, Jung Ho-young Malah Ikut Liburan Bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju

Meski sudah tak lagi menjadi rekan satu tim, namun Jung Ho-young, eks Middle Blocker Red Sparks memilih ikut liburan bareng Megawati Hangestri di Pulau Jeju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT