News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Makin Tertekan, Ditutup Rp17.750 per Dolar AS di Tengah Gejolak Global

Rupiah melemah ke Rp17.750 per dolar AS pada perdagangan 2 September 2026 akibat penguatan dolar, konflik AS-Iran, dan tekanan pasar global.
Rabu, 2 September 2026 - 15:18 WIB
Mata Uang Rupiah dan Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda ditutup melemah pada perdagangan Rabu (2/9/2026), seiring berlanjutnya penguatan greenback di pasar global.

Mengutip data Refinitiv, rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah 0,31% ke level Rp17.750 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posisi tersebut turun 40 poin dibandingkan penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), ketika rupiah berada di level Rp17.710 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan Rabu, rupiah juga cukup konsisten bergerak di zona pelemahan. Mata uang Garuda berada dalam rentang Rp17.755 hingga Rp17.780 per dolar AS.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia turut menguat.

Pada pukul 15.00 WIB, DXY terpantau naik 0,08% ke level 99,759. Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,25% pada penutupan perdagangan Selasa.

Konflik AS-Iran Bikin Investor Memburu Dolar

Tekanan terhadap rupiah terjadi ketika pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman di tengah memanasnya konflik antara AS dan Iran.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran pada Selasa waktu setempat. Eskalasi tersebut kemudian meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi global.

Memanasnya konflik juga berdampak terhadap harga komoditas. Harga minyak melonjak lebih dari 4% setelah serangan tersebut.

Kenaikan harga minyak menimbulkan kekhawatiran baru terhadap tekanan inflasi global. Kondisi tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara.

Selain pasar komoditas, gejolak juga terasa di pasar obligasi global.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury tenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025. Sementara itu, yield obligasi Jepang dengan tenor yang sama mencapai 3% untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Yield Obligasi AS Tekan Mata Uang Negara Berkembang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan imbal hasil obligasi AS turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Tingginya yield obligasi AS meningkatkan daya tarik aset yang berdenominasi dolar. Kondisi tersebut kemudian membuat ruang penguatan mata uang negara berkembang menjadi semakin terbatas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan 113 Tersangka Kasus Karhutla, Terbanyak dari Riau

Polri Tetapkan 113 Tersangka Kasus Karhutla, Terbanyak dari Riau

Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol. Pipit Subiyanto mengatakan, Polda Riau menjadi wilayah dengan jumlah tersangka terbanyak, yakni 42 orang.
Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau, Timbulkan Dentuman Keras hingga Semburan Lava Pijar Intensitas Tinggi

Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau, Timbulkan Dentuman Keras hingga Semburan Lava Pijar Intensitas Tinggi

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus sejak Jumat malam dengan dentuman keras semburan lava pijar. Intensitasnya menjadi yang tertinggi sepanjang 2026.
Buka-Bukaan Soal Kehidupannya di Korea, Megawati Hangestri Ceritakan Suasana Kompetisi di V-League

Buka-Bukaan Soal Kehidupannya di Korea, Megawati Hangestri Ceritakan Suasana Kompetisi di V-League

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ternyata menyimpan karakter yang bertolak belakang saat berada di luar lapangan pertandingan. Dikenal Mega -
Hasil Super League 2026/2027: Tahan Imbang Bhayangkara FC, Persebaya Bawa Pulang Satu Poin dari Lampung

Hasil Super League 2026/2027: Tahan Imbang Bhayangkara FC, Persebaya Bawa Pulang Satu Poin dari Lampung

Hasil Super League 2026/2027 pekan pertama antara Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi Persebaya Surabaya.
Bikin Hati Berbunga! 4 Shio Ini Diprediksi Ketiban Hoki Cinta pada 6 September 2026

Bikin Hati Berbunga! 4 Shio Ini Diprediksi Ketiban Hoki Cinta pada 6 September 2026

Ramalan cinta shio 6 September 2026 mengungkap empat shio yang ketiban hoki asmara. Ada yang makin dekat dengan gebetan hingga mendapat kejutan manis.
Sekjen PKS Muhammad Kholid Kunjungi Korban Gempa NTT, Serahkan Bantuan dan Dorong Trauma Healing

Sekjen PKS Muhammad Kholid Kunjungi Korban Gempa NTT, Serahkan Bantuan dan Dorong Trauma Healing

Sekjen PKS Muhammad Kholid mengunjungi warga terdampak bencana di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Jumat (4/9). Dalam Kunjungan

Trending

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.
Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT kembali beraksi, kini melalui Dirpolairud NTT untuk mendistribusikan bantuan ke warga terdampak gempa di Flores. Hal ini atas perintah Kapolda NTT
Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Pria Ngamuk Bawa Celurit di Jalan Sudirman Jaksel Ternyata Hendak Mencuri, Hendak Ambil Tas Korban saat Istirahat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pria ngamuk bawa celurit di Jaksel ternyata diduga hendak mencuri barang milik seseorang.
Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Suara Dentuman Misterius di Bandung Buat Kaca dan Pintu Rumah Bergetar, Warga Pertanyakan Sumber Suara

Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Trump Banggakan Jalur Pipa Gantikan Peran Selat Hormuz, Pakar Turki Ragukan Bakal Terwujud

Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT