News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RUPSLB BEI Mendadak Ditunda, OJK Baru Bahas Kendalanya pada 4 September

RUPSLB BEI yang dijadwalkan 15 September 2026 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. OJK akan membahas kendalanya pada 4 September.
Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB
Bursa Efek Indonesia
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara mengenai penundaan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya belum melakukan pembahasan mengenai kendala yang menyebabkan agenda tersebut ditunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Friderica, pembahasan baru akan dilakukan pada Jumat, 4 September 2026.

"Hari Jumat kita baru mau akan ada pembahasan," ujar Friderica saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Penundaan tersebut terjadi ketika proses demutualisasi BEI tengah memasuki tahapan penting. Agenda RUPSLB sebelumnya telah direncanakan untuk membahas sejumlah hal terkait perkembangan bursa.

BEI Belum Tentukan Batas Waktu Penundaan

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan batas waktu penundaan RUPSLB belum ditentukan.

Menurut Jeffrey, BEI masih menunggu penerbitan Peraturan OJK (POJK) yang berkaitan dengan demutualisasi bursa.

"Diundur sampai dengan POJK (demutualisasi) terbit, kami akan mempelajarinya setelah POJK-nya terbit," kata Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Dengan demikian, jadwal baru RUPSLB BEI belum ditetapkan. Penyelenggaraan rapat masih menunggu perkembangan penerbitan aturan yang menjadi dasar pelaksanaan demutualisasi.

Sebelumnya, RUPSLB BEI direncanakan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026.

Namun, Direksi BEI kemudian menyampaikan ralat atas pengumuman perseroan yang telah disampaikan pada 14 Agustus 2026 mengenai rencana penyelenggaraan RUPSLB tersebut.

RUPSLB BEI Ditunda hingga Ada Pemberitahuan Lanjutan

Dalam pengumuman resmi, Direksi BEI menyatakan penyelenggaraan RUPSLB yang sebelumnya dijadwalkan pada 15 September 2026 ditunda.

Rapat akan dilaksanakan pada waktu yang akan diberitahukan lebih lanjut kepada para pemegang saham.

Pemberitahuan mengenai jadwal baru nantinya akan disampaikan melalui surat tercatat dan situs web perseroan.

Penetapan jadwal selanjutnya akan tetap memperhatikan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Artinya, untuk saat ini belum terdapat tanggal baru untuk pelaksanaan RUPSLB BEI. Keputusan mengenai jadwal tersebut akan mengikuti perkembangan regulasi terkait demutualisasi.

Demutualisasi BEI Ditargetkan Rampung September

Penundaan RUPSLB terjadi di tengah target penyelesaian proses demutualisasi BEI.

Sebelumnya, demutualisasi BEI ditargetkan segera rampung atau pada September 2026.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) juga disebut akan berpartisipasi dalam investasi di bursa efek Tanah Air sebagai bagian dari proses tersebut.

Chief Investment Officer BPI Danantara Pandu Sjahrir mengatakan pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan BEI dan OJK terkait rencana tersebut.

Keterlibatan Danantara nantinya akan dilakukan melalui Danantara Investment Management (DIM).

"Ini lagi berkomunikasi, memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi," ujar Pandu saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (10/8/2026).

Danantara Bisa Jadi Salah Satu Pemegang Saham BEI

Demutualisasi BEI merupakan bagian dari mandat Undang-Undang (UU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Dalam aturan tersebut, terdapat tiga lembaga negara yang dimungkinkan menjadi pemegang saham BEI.

Lembaga tersebut yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan BPI Danantara.

Rencana keterlibatan Danantara menjadi bagian dari perubahan struktur kepemilikan BEI dalam proses demutualisasi.

Dengan adanya proses tersebut, penerbitan POJK menjadi salah satu tahapan yang kini dinantikan. BEI menyatakan RUPSLB akan ditunda hingga aturan tersebut terbit dan dipelajari lebih lanjut.

Sementara itu, OJK baru akan membahas kendala penundaan RUPSLB pada 4 September 2026. Setelah pembahasan tersebut, perkembangan terkait agenda RUPSLB dan proses demutualisasi BEI akan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Berhasil Penuhi Target PBVSI di AVC Women's Continental 2026

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Berhasil Penuhi Target PBVSI di AVC Women's Continental 2026

Update ranking dunia Timnas Voli Putri Indonesia usai mengakhiri AVC Women's Continental 2026 di peringkat kelima usai menyerah pada Iran di perempat final.
Kebakaran Melanda Kontrakan 6 Pintu di Koja, Tiga Penghuni Alami Luka Bakar

Kebakaran Melanda Kontrakan 6 Pintu di Koja, Tiga Penghuni Alami Luka Bakar

Musibah kebakaran melanda sebuah bangunan rumah kontrakan di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (2/9) malam. 
DPR Harap Kegiatan Belajar Siswa Tidak Dihentikan Meski Karhutla, Bisa Lewat PJJ

DPR Harap Kegiatan Belajar Siswa Tidak Dihentikan Meski Karhutla, Bisa Lewat PJJ

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani berharap kegiatan belajar mengajar siswa tetap berlanjut di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Polri Turut Aktif Bantu Penanganan dan Pemulihan Korban Gempa Bumi di NTT

Polri Turut Aktif Bantu Penanganan dan Pemulihan Korban Gempa Bumi di NTT

Polri turut berepan aktif dalam melakukan berbagai langkah evaluasi penanganan korban bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Bikin Gempar Liga Inggris, Debut dan Bawa Swansea ke Puncak Klasemen

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Bikin Gempar Liga Inggris, Debut dan Bawa Swansea ke Puncak Klasemen

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jenson Seelt, mencuri perhatian usai debut bersama Swansea City, menang 2-0 dan membawa timnya ke puncak klasemen.
Jay Idzes Hiasi Bangku Cadangan Sassuolo di Babak 32 Besar Piala Italia Vs Frosinone

Jay Idzes Hiasi Bangku Cadangan Sassuolo di Babak 32 Besar Piala Italia Vs Frosinone

Tampil melawan Frosinone, Sassuolo mengejar slot di babak 16 besar di laga yang berlangsung di Stadion MAPEI, Reggio Emilia, Rabu (2/9/2026). 

Trending

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT