Pertamina Kenalkan Strategi Pertumbuhan Ganda ke Generasi Muda, Energi Bersih Jadi Andalan Baru
- Istimewa
“Minyak itu kita buat untuk bahan bakar pesawat udara. Namun jangan khawatir, ini aman karena risetnya sudah diinisiasi sejak 2015, diteliti secara ketat dan diuji coba dari 2021 hingga 2025,” kata Arya.
SAF berbasis minyak jelantah tersebut juga telah digunakan dalam penerbangan Pelita Air Service, anak perusahaan Pertamina, pada rute Jakarta–Bali.
Arya menegaskan, pengembangan berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa transisi energi berjalan beriringan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional. Pertamina tetap memperkuat bisnis energi eksisting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, sembari membangun bisnis rendah karbon yang dapat mendukung kemandirian energi Indonesia di masa depan.
“Untuk memenuhi kebutuhan kita, energi yang existing tetap dijalankan, sembari terus mengembangkan energi yang ramah lingkungan,” pungkas Arya. (rpi)
Load more