News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dana Bergulir LPDB Koperasi Perkuat Puskopkar PTPN VIII, Bisnis Teh hingga Agrowisata Berhasil Dikembangkan

Dana bergulir LPDB membantu Puskopkar PTPN VIII memperluas bisnis dari distribusi teh, agrowisata, laundry coin hingga barbershop untuk memperkuat kemandirian koperasi.
Sabtu, 12 September 2026 - 12:48 WIB
Perkebunan teh dan agrowisata yang dikembangkan Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII.
Sumber :
  • LPDB Koperasi

Jakarta, tvOnenews.com – Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII saat ini terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat kemandirian koperasi. Tidak lagi hanya mengandalkan bisnis yang berkaitan dengan perusahaan induk, koperasi sekunder yang menaungi 43 koperasi primer tersebut mulai mengembangkan berbagai usaha, mulai dari distribusi teh, agrowisata, hingga bisnis jasa seperti laundry coin dan barbershop.

Sekretaris Puskopkar PTPN VIII Dina Novelia Hidayat mengatakan, selama bertahun-tahun aktivitas usaha koperasi memang banyak bertumpu pada ekosistem bisnis PTPN VIII yang kini menjadi PTPN I Regional II.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model tersebut memberikan pasar yang relatif terjaga bagi koperas. Namun di sisi lain juga mendorong Puskopkar untuk membangun sumber pertumbuhan baru agar tidak terlalu bergantung pada kondisi bisnis perusahaan induk.

“Awalnya Puskopkar ini sangat tergantung dengan bisnis PTPN, sangat captive market. Harapannya kami tidak tergantung dari induk perusahaan, sehingga ketika kondisi PTPN sedang di bawah, kami tidak ikut ke bawah. Kami harus punya keranjang-keranjang lain,” ujar Dina.

Saat ini, Puskopkar masih menjalankan usaha angkutan produksi, termasuk mengangkut pucuk teh dari kebun ke pabrik maupun produk teh jadi hingga ke pembeli. Koperasi juga menjadi distributor sejumlah produk teh PTPN seperti Walini, Goalpara, dan Gunung Mas, dengan pasar yang mulai diperluas ke segmen hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Di saat yang sama, Puskopkar mengembangkan bisnis agrowisata di kawasan Ciwalini serta mulai masuk ke bisnis laundry coin dan barbershop. Diversifikasi tersebut menjadi bagian dari strategi koperasi dalam menciptakan sumber pendapatan yang lebih beragam sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki.

Menurut Dina, kebutuhan terhadap modal yang lebih besar menjadi salah satu tantangan ketika koperasi memasuki fase ekspansi. Selama ini, modal internal koperasi bersumber dari simpanan anggota. Namun, untuk mengembangkan bisnis dalam skala yang lebih besar, Puskopkar membutuhkan dukungan permodalan yang lebih kuat.

Karena itu, Puskopkar telah memanfaatkan dukungan pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi sejak 2021 dan kini kembali mengajukan proposal pembiayaan untuk mendukung pengembangan sejumlah lini usaha, termasuk rencana optimalisasi aset di kawasan Ciwaruga, Bandung Barat.

“Kami membutuhkan modal yang lebih besar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya kerja sama dengan LPDB, harapannya modal kerja kami semakin kuat sehingga bisnis bisa berkembang,” kata Dina.

Ia menilai proses pembiayaan juga mendorong koperasi semakin tertib dalam aspek administrasi, legalitas, tata kelola, dan manajemen risiko. Menurutnya, proses tersebut penting agar pengembangan usaha berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

“Kalau prosesnya melalui Good Corporate Governance (GCG) dan dokumen yang lengkap, justru itu menjadi pengamanan bagi kami juga,” ujarnya.

Ke depan, Puskopkar berencana mengoptimalkan aset di Ciwaruga untuk pengembangan usaha, antara lain melalui konsep penginapan atau cottage serta berbagai peluang bisnis lain. Kawasan tersebut juga dipertimbangkan untuk menjadi lokasi kantor tetap Puskopkar sekaligus ruang pengembangan unit usaha, sehingga aset dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal.

LPDB Dorong Koperasi Bangun Bisnis Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, perkembangan Puskopkar PTPN VIII menunjukkan bahwa koperasi dapat terus bertumbuh ketika mampu membaca peluang bisnis dan tidak berhenti pada model usaha yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, diversifikasi usaha menjadi langkah penting bagi koperasi untuk membangun ketahanan bisnis, terutama bagi koperasi yang selama ini memiliki keterkaitan kuat dengan satu ekosistem usaha.

“Puskopkar PTPN VIII memberikan contoh bahwa koperasi tidak harus berhenti pada bisnis yang sudah berjalan. Koperasi dapat mengembangkan usaha baru dengan tetap memanfaatkan kekuatan yang dimiliki, sekaligus membangun sumber pendapatan yang lebih beragam,” ujar Krisdianto.

Ia menambahkan, dukungan dana bergulir LPDB Koperasi diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha koperasi agar mampu tumbuh secara sehat, produktif, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota.

“Yang kami harapkan bukan hanya pembiayaan tersalurkan, tetapi bagaimana pembiayaan tersebut menjadi pengungkit produktivitas dan kemandirian koperasi. Ketika unit usaha berkembang, aset bertambah, dan bisnis semakin kuat, pada akhirnya manfaatnya harus kembali kepada anggota,” kata Krisdianto.

Krisdianto juga mengapresiasi komitmen Puskopkar dalam memperkuat tata kelola dan mengembangkan portofolio bisnis. Menurutnya, keberanian koperasi melakukan diversifikasi harus berjalan seiring dengan perencanaan bisnis, manajemen risiko, serta kemampuan mengelola pembiayaan secara bertanggung jawab.

“Puskopkar sedang membangun fondasi agar koperasi memiliki lebih banyak pilihan sumber pertumbuhan. Ini sejalan dengan semangat LPDB Koperasi untuk mendorong koperasi menjadi lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dengan menaungi 43 koperasi primer dan ribuan anggota yang sebagian besar berasal dari ekosistem PTPN, Puskopkar PTPN VIII kini tidak hanya berupaya mempertahankan bisnis yang telah berjalan, tetapi juga membangun portofolio usaha baru. Dari angkutan produksi dan distribusi teh hingga agrowisata dan bisnis jasa, diversifikasi menjadi strategi Puskopkar untuk memperkuat koperasi sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi para anggotanya. (rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Kebiasaan Unik Megawati Hangestri Kala Bertanding, Atlet Indonesia yang Bermimpi Main di Eropa

Ternyata Ini Kebiasaan Unik Megawati Hangestri Kala Bertanding, Atlet Indonesia yang Bermimpi Main di Eropa

Megawati hangestri mengungkapkan ingin bermain di Eropa masih menjadi salah satu target utamanya sebagai pemain.
89 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan, Pemerintah Kejar Target 130 Juta Jiwa di 2026

89 Juta Warga Sudah Cek Kesehatan, Pemerintah Kejar Target 130 Juta Jiwa di 2026

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus mencatat lonjakan partisipasi masyarakat. Hingga pertengahan 2026, lebih dari 89 juta penduduk telah memanfaatkan
Mendag Ungkap Lebih dari 60 Persen Produk Lokal Sudah Masuk Ritel Modern

Mendag Ungkap Lebih dari 60 Persen Produk Lokal Sudah Masuk Ritel Modern

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta produk lokal semakin mendominasi kanal perdagangan modern. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Borong 69 Penghargaan ENSIA 2026, Bukti Nyata Inovasi untuk Lingkungan dan Masyarakat

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Borong 69 Penghargaan ENSIA 2026, Bukti Nyata Inovasi untuk Lingkungan dan Masyarakat

Kerja keras dan semangat hadirkan perubahan berkelanjutan kembali mengantarkan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
PSSI Resmi Gaet Ajax untuk Adopsi Filosofi dan Pembinaan Sepak Bola Indonesia

PSSI Resmi Gaet Ajax untuk Adopsi Filosofi dan Pembinaan Sepak Bola Indonesia

Kerja sama ini diresmikan lewat  Indonesia Sports Summit di Jakarta International Convention Center, Sabtu (12/9/2026).
Hasil Drawing FIVB Men's Club World Championship 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Satu Grup dengan Juara Bertahan

Hasil Drawing FIVB Men's Club World Championship 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Satu Grup dengan Juara Bertahan

Hasil Drawing FIVB Men's Club World Championship 2026 yang telah diumumkan pada hari Jumat 11 September kemarin.

Trending

Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Rekaman video CCTV biksu senior Thailand, Phra Wachirayan Wi (66) yang terseret penggelapan uang kuil beradegan asusila dengan asisten/wanita simpanan viral.
Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link video biksu Thailand viral dicari netizen setelah CCTV Phra Wachirayan beredar. Rekaman menjadi bagian dari kasus dugaan penyalahgunaan dana kuil
Empat Prajurit yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditangkap

Empat Prajurit yang Aniaya Serda Ahmad hingga Tewas Ditangkap

Meski membenarkan keempat prajurit tersebut telah ditahan, Nyoman membantah Serda AMF meninggal akibat penganiayaan.
Ini Isi Klarifikasi Band Juicy Luicy yang Batal Tampil di Batam Karena Permasalahan Bagasi

Ini Isi Klarifikasi Band Juicy Luicy yang Batal Tampil di Batam Karena Permasalahan Bagasi

Band Juicy Luicy buka suara soal kabar beberapa hari belakangan ini yang menjadi sorotan karena batal tampil dalam sebuah fetival musik di kota Batam.
Tetangga Curiga Sika Ae Mendadak Kaya, Kini Terseret Skandal Penggelapan Dana dan Asmara dengan Biksu Thailand

Tetangga Curiga Sika Ae Mendadak Kaya, Kini Terseret Skandal Penggelapan Dana dan Asmara dengan Biksu Thailand

Seorang biksu senior di Thailand, Phra Wachirayan Wi (66) menjadi perbincangan warga Thailand lantaran diduga melakukan penggelapan dan pencucian dana kuil.
Antisipasi Gesekan Antar Suporter, Polres Bogor Siagakan Personel

Antisipasi Gesekan Antar Suporter, Polres Bogor Siagakan Personel

Guna mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok massa suporter akhir pekan ini, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memimpin langsung Apel Kesiapan Pengamanan di Lapangan Mako Polres Bogor.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pemain Asia Terbaik V-League, Ko Hee-jin Sampai Kena Mental, hingga Megatron yang Absen di Asian Games 2026

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pemain Asia Terbaik V-League, Ko Hee-jin Sampai Kena Mental, hingga Megatron yang Absen di Asian Games 2026

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Liga Voli Korea dan Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT