News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Green Vessel Jadi Masa Depan Industri Maritim, PTK Andalkan PLTS hingga Teknologi Baterai

Pertamina Trans Kontinental (PTK) memperkuat transformasi maritim melalui modernisasi, digitalisasi, green vessel, PLTS, dan uji Battery Management System mulai 2027.
Minggu, 13 September 2026 - 14:42 WIB
Kapal penunjang ramah lingkungan (green supporting vessel) milik Pertamina Trans Kontinental.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Selama 57 tahun beroperasi, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) kini telah berkembang menjadi penyedia layanan maritim terintegrasi. PTK diketahui akan perkuat operational excellence dengan modernisasi, digitalisasi dan kapal penunjang ramah lingkungan (green supporting vessel). 

PTK didirikan pada tahun 1969 sebagai Anak Usaha PT Pertamina (Persero) dengan nama PT Pertamina Tongkang sebagai jasa kapal pandu tunda. Hingga tahun 1991, perusahaan mendirikan beberapa anak usaha untuk mendukung layanan maritim. Pada tahun 2011, nama PT Pertamina Tongkang berubah menjadi PT Pertamina Trans Kontinental. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, pengembangan bisnis telah terintegrasi pada layanan penunjang kemaritiman, mencakup penyediaan dan operasional armada kapal penunjang (support vessel), pelabuhan (port operation), layanan maritim (marine service) dan pangkalan logistik pesisir (shorebase) di sejumlah wilayah strategis Indonesia.

“Ke depan, kami akan perkuat modernisasi, digitalisasi serta green supporting vessel. Ini adalah masa depan PTK,” ujar Direktur Utama PTK Harris Abdi Sembiring Meliala pada Sambutannya saat Syukuran HUT ke-57 PTK di Kantor PTK Jakarta, Rabu 9 September 2026.

Era kapal ramah lingkungan di PTK dimulai tahun 2019, melalui kapal Transko Rajawali yang merupakan kapal tunda (harbour tug) berbahan bakar ganda (dual-fuel) pertama di Indonesia. Berukuran panjang 34 meter, kapal ini menggunakan bahan bakar soalr dan liquefaction natural gas (LNG), sehingga lebih ramah lingkungan dan rendah emisi.

PTK juga memperluas penggunaan bahan bakar hijau pada kapal penunjang lainnya, utility boat dan crew boat. Salah satunya, pada 11 Juni 2026, PTK berhasil melakukan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303.

Inovasi hijau ini diklaim mampu memangkas emisi hingga 79,2 ton CO2 per tahun, sekaligus menekan ketergantungan armada logistik laut terhadap konsumsi bahan bakar diesel (solar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperluas penggunaan panel surya, PTK juga menyiapkan uji coba Battery Management System (BMS) pada kapal mulai 2027 sebagai bagian dari pengembangan teknologi pendukung green shipping. 

Harris menambahkan, saat ini PTK memiliki 370 kapal milik dan menyewa sekitar 82 unit kapal lainnya. PTK berencana menambah kapal baru sebagai upaya peremajaan dan modernisasi, termasuk untuk kapal eksisting. Hal ini guna terus meningkatkan kemampuan operasional PTK, sekaligus layanan excellence bagi pelanggan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT