News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani

Dari lereng pegunungan Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, panas bumi tak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi. Bagi para petani, energi terbarukan tersebut kini ikut membantu mengolah limbah menjadi pupuk, merawat tanah, hingga menghasilkan pangan.
Kamis, 24 September 2026 - 12:47 WIB
Dari lereng pegunungan Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, panas bumi tak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Sumber :
  • Istimewa

Kamojang, tvOnenews.com– Dari lereng pegunungan Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, panas bumi tak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi. Bagi para petani, energi terbarukan tersebut kini ikut membantu mengolah limbah menjadi pupuk, merawat tanah, hingga menghasilkan pangan.

Gagasan itu lahir dari tantangan yang sehari-hari dihadapi petani. Udara yang sejuk dengan curah hujan dan kelembapan tinggi membuat proses pengeringan pupuk organik secara konvensional membutuhkan waktu hingga 14 hari. Di sisi lain, keterbatasan pupuk bersubsidi dan tingginya harga pupuk kimia menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan usaha tani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH) Cikondang bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang, bagian dari Pertamina, mengembangkan GeO-Fert, pupuk organik yang proses pengeringannya memanfaatkan excess steam panas bumi melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB) Kanyaah.

Dengan memanfaatkan panas bumi bersuhu sekitar 60–70°C, proses pengeringan pupuk yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga 14 hari dapat dipangkas menjadi sekitar 12 jam.

Hingga 2026, inovasi tersebut telah memanfaatkan sekitar 600 ton limbah organik untuk menghasilkan 300 ton pupuk GeO-Fert. Pupuk tersebut telah diaplikasikan pada sekitar 15 hektare lahan dan memberikan manfaat kepada sekitar 950 petani.

Namun, bagi petani Kamojang, keberhasilan GeO-Fert bukan sekadar seberapa banyak pupuk yang berhasil diproduksi. Ukuran keberhasilannya justru terlihat ketika pupuk kembali ke tanah dan menghasilkan tanaman yang dapat dipanen.

Hal itu terlihat dalam kegiatan HAREPAN – Panen Hasil Bumi dengan Pupuk GeO-Fert. Dari lahan yang memanfaatkan pupuk tersebut, petani berhasil memanen sekitar 15 ton kentang dan 40 ton kol, sekaligus menghasilkan penghematan biaya hingga sekitar Rp82 juta.

“Bagi kami, yang paling penting bukan hanya bisa membuat pupuk sendiri, tetapi bagaimana pupuk ini kembali ke tanah dan menghasilkan panen. Dari sesuatu yang sebelumnya dianggap limbah, sekarang bisa memberikan manfaat untuk pertanian dan petani,” ujar Hendro Gunawan, Local Hero KTH Cikondang.

Dari Energi Terbarukan Dorong Sektor Pangan

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Hari Tani Nasional menjadi momentum untuk kembali melihat pentingnya peran petani sekaligus mendorong inovasi yang dapat memperkuat produktivitas dan kemandirian mereka.

“Petani adalah bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui Desa Energi Berdikari, Pertamina berupaya menghadirkan energi terbarukan agar semakin dekat dengan kebutuhan produktif masyarakat. Di Kamojang, panas bumi ikut membantu petani mengolah limbah menjadi pupuk, merawat lahan hingga menghasilkan pangan,” ujar Baron.

Menurutnya, kisah GeO-Fert menunjukkan bahwa pemanfaatan energi terbarukan dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika terhubung dengan kebutuhan masyarakat.

Energi panas bumi yang selama ini dikenal sebagai sumber pembangkit listrik, di Kamojang dimanfaatkan pula untuk mendukung pengeringan kopi, hingga aktivitas pertanian . Limbah organik diolah menjadi pupuk, proses pengeringan dipercepat, pupuk digunakan kembali di lahan, hingga menghasilkan komoditas pertanian.

Rangkaian tersebut menciptakan sebuah siklus yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekaligus petani.

Semangat serupa terus dikembangkan Pertamina melalui Program Desa Energi Berdikari di berbagai wilayah Indonesia. Hingga 2026, Pertamina menjalankan 269 program DEB, dengan 166 program di antaranya berfokus pada ketahanan pangan.

Program DEB ketahanan pangan tersebut telah mendukung sekitar 2.091 hektare lahan pertanian dengan hasil panen mencapai 21.357 ton.

Melalui DEB, Pertamina mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan teknologi tepat guna untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat. Tujuannya bukan hanya menghadirkan energi, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada Hari Tani Nasional 2026, kisah GeO-Fert menjadi gambaran bahwa kemandirian petani dapat tumbuh dari potensi yang ada di sekitar mereka. Dari energi terbarukan, tumbuh pupuk. Dari pupuk, tumbuh tanaman. Dan dari hasil bumi, tumbuh harapan bagi kehidupan petani yang lebih berkelanjutan.(Ist)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Formasi Timnas Indonesia Full Abroad Saat Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Belakang hingga Depan Mengerikan!

Prediksi Formasi Timnas Indonesia Full Abroad Saat Lawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026: Belakang hingga Depan Mengerikan!

Timnas Indonesia diprediksi menurunkan formasi 3-4-3 dengan 11 pemain dari klub luar negeri saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta.
Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Minta Komisi XIII Dalami

Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Minta Komisi XIII Dalami

Ombudsman menemukan dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. DPR menyerahkan temuan tersebut ke Komisi XIII untuk ditindaklanjuti.
Tantangan Era AI di Depan Mata, Fotografi Dituntut Jaga Otentisitas Budaya Indonesia

Tantangan Era AI di Depan Mata, Fotografi Dituntut Jaga Otentisitas Budaya Indonesia

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Sofian Tan saat membuka diskusi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI dan DPR RI di Aula PFI Medan, Jalan Setia Budi, Medan, Rabu (22/9/2026).
Truk Bermuatan Padi Terguling di Jombang, 13 Pekerja Sawah Dilarikan ke Rumah Sakit

Truk Bermuatan Padi Terguling di Jombang, 13 Pekerja Sawah Dilarikan ke Rumah Sakit

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (23/9) siang.
Hasil Asian Games 2026: Sayu Bella Tambah Pundi-pundi Medali Indonesia dari Cabor Sepeda Nomor Cross-Country Putri

Hasil Asian Games 2026: Sayu Bella Tambah Pundi-pundi Medali Indonesia dari Cabor Sepeda Nomor Cross-Country Putri

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga sepeda nomor cross-country putri yang baru saja berakhir Kamis 24 September pagi di Obata Ryokuchi Park, Nagoya, Jepang.
Belum Pensiun dari Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Kembali Nyatakan Tekad Cetak 1000 Gol

Belum Pensiun dari Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Kembali Nyatakan Tekad Cetak 1000 Gol

Cristiano Ronaldo menyatakan kembali tekad untuk mencetak 1000 gol dalam kariernya. Dia pun belum memutuskan untuk pensiun dari Timnas Portugal demi merealisasikan ambisinya tersebut.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT