IHSG Ambruk 1,51 Persen ke 6.147,8, 554 Saham Berguguran
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026). IHSG anjlok 94 poin atau 1,51 persen ke level 6.147,8.
Tekanan terjadi di tengah mayoritas saham yang berakhir di zona merah. Dari perdagangan hari ini, sebanyak 192 saham menguat, 554 saham melemah, dan 217 saham stagnan.
Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp12,49 triliun.
Dua Sektor Menguat
Di tengah pelemahan IHSG, hanya dua sektor saham yang mampu bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan.
Sektor transportasi menguat 0,47 persen, sedangkan sektor energi naik tipis 0,04 persen.
Sementara itu, tekanan terjadi pada sejumlah sektor lainnya, dengan pelemahan terdalam terjadi pada sektor teknologi.
Berikut rincian pergerakan sektor saham:
-
Teknologi: -4,46 persen
-
Barang baku: -3,33 persen
-
Barang konsumen non-primer: -3,04 persen
-
Infrastruktur: -2,30 persen
-
Properti: -1,60 persen
-
Keuangan: -1,19 persen
-
Barang konsumen primer: -0,98 persen
-
Kesehatan: -0,66 persen
-
Perindustrian: -0,32 persen
Saham LQ45 yang Menguat
Meski IHSG mengalami tekanan cukup dalam, sejumlah saham yang masuk dalam indeks LQ45 justru tercatat menguat.
Penguatan tertinggi di antara saham tersebut dicatatkan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang naik 3,3 persen.
Pergerakan positif juga terlihat pada sejumlah saham lainnya sepanjang perdagangan hari ini.
5 Saham Mentok ARA
Di sisi lain, sejumlah saham mencatat kenaikan hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).
Lima saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain:
-
TAMU naik 34,6 persen menjadi Rp35.
-
BLTA naik 34,3 persen menjadi Rp43.
-
MIRA naik 33,3 persen menjadi Rp32.
-
PBRX naik 33,3 persen menjadi Rp32.
-
PPRO naik 33,3 persen menjadi Rp20.
Selain lima saham tersebut, sejumlah saham lainnya juga masuk jajaran top gainers.
-
VIVA naik 33,3 persen menjadi Rp48.
-
ANDI naik 31,8 persen menjadi Rp29.
-
BEKS naik 31,8 persen menjadi Rp29.
-
TAXI naik 28,5 persen menjadi Rp18.
-
BTEK naik 27,2 persen menjadi Rp14.
Selanjutnya, saham IFSH naik 25 persen menjadi Rp1.250, SEMA menguat 25 persen menjadi Rp330, dan BSWD naik 24,9 persen ke level Rp1.855.
Kemudian, saham SOSS menguat 24,7 persen menjadi Rp1.110 dan SONA naik 24,6 persen menjadi Rp2.980.
Load more