News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Soroti Bunga Spesial Bank, Kredit UMKM Disebut Sulit Tumbuh

Komisi XI DPR menyoroti praktik special rate perbankan yang dinilai membuat biaya funding mahal dan bunga kredit sulit turun, terutama bagi UMKM.
Senin, 28 September 2026 - 21:30 WIB
Gedung MPR dan DPR.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi XI DPR menyoroti praktik special rate atau pemberian bunga khusus yang masih dilakukan sejumlah perbankan. Praktik tersebut dinilai membuat biaya pendanaan (funding) bank menjadi mahal sehingga tingkat bunga kredit (lending rate) sulit turun.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PKS Muhammad Kholid mengatakan persoalan tersebut kerap ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kholid, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu kelompok yang terdampak ketika bunga kredit perbankan masih tinggi.

"Satu temuan yang sering saya temukan ketika kunjungan kerja ke berbagai daerah, masalahnya bukan hanya kredit UMKM turun, tapi ada masalah funding yang mahal. Kenapa? Karena bank-bank berebut dana mahal, karena masih ada praktek special rate dari institusi-institusi atau deposan yang belum ditertibkan," kata Kholid dalam rapat kerja Komisi XI bersama jajaran Bank Indonesia (BI), Senin (28/9/2026).

Special Rate Dinilai Bikin Bunga Kredit Sulit Turun

Kholid menjelaskan, praktik special rate membuat bank harus mengeluarkan biaya lebih tinggi untuk mendapatkan dana dari deposan institusi.

Kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap kemampuan perbankan dalam menurunkan bunga kredit. Ketika biaya funding masih mahal, bank dinilai akan kesulitan menurunkan lending rate kepada nasabah.

"Bisa jadi itu problemnya di funding yang mahal, karena praktik deposan dari institusi yang meminta special rate dengan jumlah yang besar, sehingga lending rate-nya menjadi susah diturunkan," ujar Kholid.

Menurut dia, kondisi tersebut pada akhirnya dapat membuat penyaluran kredit belum berjalan maksimal. Tingkat bunga kredit yang masih tinggi menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan agar kebijakan moneter dapat lebih terasa manfaatnya bagi pelaku usaha.

DPR Pertanyakan Transmisi Kebijakan ke UMKM

Kholid juga mempertanyakan bagaimana kebijakan yang diambil oleh anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dapat ditransmisikan hingga dirasakan oleh pelaku UMKM.

Ia meminta persoalan tersebut menjadi bagian dari pembahasan, terutama agar kebijakan moneter yang ditempuh dapat memberikan dampak terhadap pembiayaan sektor usaha.

"Ini nanti KSSK bisa dibahas, bagaimana transmisi kebijakan moneter itu juga akan bisa dirasakan oleh UMKM," terang Kholid.

Menurutnya, persoalan biaya pendanaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika pemerintah dan otoritas keuangan ingin mendorong pertumbuhan kredit UMKM.

Kredit UMKM Tumbuh 1,62 Persen

Sorotan serupa disampaikan Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi NasDem Thoriq Majiddanor atau Jiddan.

Jiddan menilai masyarakat belum sepenuhnya menikmati kondisi likuiditas perbankan yang disebut cukup, karena bunga kredit masih sulit turun.

"BI mengatakan likuiditas perbankan cukup, tetapi pada saat yang sama mengakui likuiditasnya tersegmentasi, di mana kredit tumbuh 13,62%. Jangan sampai Rp 123 triliun berhasil memperdalam pasar ruang, tetapi masyarakat tetap menghadapi lending rate yang sulit turun," kata Jiddan.

Ia menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian karena pertumbuhan kredit tidak terjadi secara merata pada seluruh segmen.

Menurut Jiddan, perbankan masih menghadapi persaingan dalam mendapatkan sumber pendanaan. Kondisi tersebut dinilai ikut berdampak terhadap pertumbuhan kredit UMKM yang masih relatif rendah dibandingkan kredit korporasi.

"Lending rate yang sulit turun karena bank tertentu masih berebut funding, sehingga kredit UMKM hanya tumbuh 1,62%, sementara kredit korporasi tumbuh 22,10%," terang Jiddan.

DPR Soroti Kesenjangan Pertumbuhan Kredit

Data pertumbuhan kredit yang disampaikan Jiddan menunjukkan adanya perbedaan antara penyaluran kredit UMKM dan korporasi.

Kredit UMKM disebut hanya tumbuh 1,62 persen, sedangkan kredit korporasi tumbuh 22,10 persen. Menurut Jiddan, kondisi tersebut menunjukkan perlunya melihat kembali persoalan funding dan lending rate dalam upaya mendorong pembiayaan kepada pelaku UMKM.

Persoalan special rate pun menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Komisi XI DPR bersama Bank Indonesia. DPR menilai biaya pendanaan yang masih tinggi dapat menjadi salah satu faktor yang membuat bunga kredit sulit turun dan pada akhirnya memengaruhi penyaluran kredit, khususnya kepada sektor UMKM.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.
John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

‎Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia pada pertandingan Grup A. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), berakhir tanpa gol.
KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

Pasca viralnya soal terdapat ruangan mewah di lapas tersebut, publik mendesak agar KPK bergerak untuk melihat dugaan korupsi.
Respons Elegan John Herdman Saat Makian Hingga Nama Shin Tae-yong Bergema Usai Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia ‎

Respons Elegan John Herdman Saat Makian Hingga Nama Shin Tae-yong Bergema Usai Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia ‎

John Herdman tetap berharap mendapatkan dukungan penuh dari suporter meski sempat diteriaki seusai laga kontra Malaysia. Bahkan, nama mantan pelatih skuad Garuda, Shin Tae-yong, sempat terdengar bergema dari tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
MotoGP Mandalika 2026 Tinggal Menghitung Hari, Persiapan Sudah 95 Persen

MotoGP Mandalika 2026 Tinggal Menghitung Hari, Persiapan Sudah 95 Persen

MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang hanya tinggal menghitung hari dengan persiapan penyelenggaraan kini dikabarkan telah mencapai 95 persen.

Trending

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT