Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 Catat Perputaran Transaksi Capai Rp6 Miliar Dalam Sehari, Ratusan UMKM Terlibat
- Istimewa
“Hekrafnas adalah hari rayanya para pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.
Di Sulawesi Selatan, ribuan warga berjalan sejauh tiga kilometer menyusuri kawasan bersejarah Sungguminasa menuju Istana Balla Lompoa, bekas istana Kerajaan Gowa. Kegiatan tersebut memadukan aktivitas masyarakat dengan pengenalan sejarah dan potensi daerah.
Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Selatan, Andi Rahmat Manggabarani, menyiapkan program Kontainer Merah Putih untuk menghimpun produk unggulan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan agar dapat dipasarkan bersama ke pasar ekspor.
Selain itu, fasilitasi perlindungan HaKI bersama Kementerian Hukum turut menjadi bagian dari upaya pengembangan pelaku kreatif.
Pelaksana Tugas Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyebut Madu Gowa telah memasuki pasar India dan China. Sementara itu, Sekretaris Pelaksana Hekrafnas Sulawesi Selatan, Multazam Ahmad Tawalla, menilai pelaku kreatif daerah membutuhkan dukungan agar karya mereka semakin dikenal dan memiliki peluang berkembang.
“Pekerja kreatif di daerah tidak kekurangan bakat. Yang sering kurang adalah panggung, perlindungan, dan pengakuan,” katanya.
Di Jombang, Jawa Timur, masyarakat mengikuti jalan sehat, pameran batik Nusantara, dan pasar kuliner khas Jawa Timur. Transaksi dalam kegiatan tersebut tercatat menggunakan sistem pembayaran digital QRIS.
Ketua DPW Gekrafs Jawa Timur, Rian Septrianto Maulana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati aktivitas bersama keluarga sekaligus mengenal dan membeli produk lokal.
“Sambil berolahraga bersama keluarga, masyarakat juga ikut membeli produk lokal dan mengenal batik daerahnya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, di Kotabaru, Kalimantan Selatan, warga mengikuti jalan sehat sejauh lima kilometer di kawasan Siring Laut, yang menjadi rute terpanjang dibandingkan daerah lainnya.
Di Mataram, Nusa Tenggara Barat, halaman Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB diramaikan oleh komunitas cosplay Banzai Mataram, senam massal, dan pertunjukan musik langsung.
Gekrafs NTB juga mendorong lahirnya peraturan daerah tentang ekonomi kreatif di 10 kabupaten/kota untuk memperkuat ekosistem kreatif di tingkat lokal.
Adapun di Ternate, Maluku Utara, generasi muda diajak menjelajahi benteng-benteng bersejarah melalui kegiatan Kololi Benteng dengan memadukan aktivitas kreatif dengan pengenalan warisan sejarah daerah. (raa/dpi)
Load more