GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heroik, KH Hasyim Asy'ari, Kakek Presiden Gus Dur, Ternyata Pernah Tolak Bintang Jasa dari Pihak ini.....

KH Hasyim Asy'ari merupakan salah satu tokoh nasional yang punya banyak penggemar di berbagai daerah. Sosok yang juga diketahui merupakan kakek Gus Dur ini
Minggu, 19 Februari 2023 - 12:09 WIB
KH Hasyim Asyari
Sumber :
  • Tebuireng Online

tvOnenews - Nama Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari atau KH Hasyim Asy’ari memang tidak pernah berhenti dielu-elukan sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya yang beragama Islam.

Diketahui KH Hasyim Asy’ari merupakan seorang pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) yang juga sekaligus menjadi pejuang dakwah Islam sejak era penjajahan Belanda. Dilansir dari laman NU Online, KH Hasyim Asy’ari lahir pada 14 Februari 1871 atau 24 Zulkaidah 1287 Hijriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KH Hasyim Asy’ari lahir dari pasangan Kiai Asy’ari dan Nyai Halimah dan merupakan anak ketiga dari 11 bersaudara. Diketahui KH Hasyim Asy’ari merupakan sosok yang memiliki ilmu pengetahuan tinggi dan pemikir ulung.

KH Hasyim Asy’ari pernah merantau ke berbagai pesantren

Diketahui memiliki kedalaman pemikiran, KH Hasyim Asy’ari bukanlah sosok yang sembarangan. Dirinya dikabarkan pernah merantau ke berbagai pesantren di Indonesia sejak usia 15 tahun.

Tokoh agama yang juga kerap disapa dengan nama ‘Mbah Hasyim” ini bahkan pernah menjadi santri di Pesantren Wonorejo Jombang, Pesantren Langitan Tuban, hingga Pesantren Trenggilis Surabaya.

Bahkan pada tahun 1892 diketahui KH Hasyim Asy’ari pernah memutuskan belajar di Mekah. Dari keberangkatannya ini KH Hasyim Asy’ari akhirnya bertemu dengan sejumlah ulama besar, seperti Syekh Mahfudz bin Abdullah At-Termasy, hingga Syekh Nawawa Al-Bantani.

Diketahui KH Hasyim Asyari lahir dari keluarga dengan nashab atau garis keturunan yang bagus. Kakeknya, Kiai Utsman, merupakan seorang pemimpin Pesantren Nggedang.

Sementara ayahnya, Kiai Asy’ari, ayah KH Hasyim Asy’ari, merupakan pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Diketahui kedua sosok besar tersebutlah yang menanamkan nilai dan dasar-dasar Islam secara kokoh kepaa KH Hasyim Asy’ari.

KH Hasyim Asy’ari pun diketahui menikah dengan Nafisah salah seorang putri Kiai Ya’qub yang berasal dari Siwalan Panji, Sidoarjo. Namun sayang, Nafisah akhirnya meninggal dunia ketika melahirkan putra pertama mereka yang dinai Abdullah.

Berselang lama menjadi duda, KH Hasyim Asy’ari menikah kembali dengan putri dari Kiai Romli yang bernama Khadijah. Pernikahan ini diketahui berlangsung pada tahun 1899 masehi.

Kiprah Besar KH Hasyim Asy’ari

Diketahui KH Hasyim Asy’ari mendedikasikan hidupnya untuk berdakwah bahkan hingga meninggal dunia. Pada tahun 1899, KH Hasyim Asy’ari diketahui mendirikan Pesantren Tebuireng. Pada awal pendirian, jumlah santri di Tebuireng hanyalah 8 orang.

Namun seiring berjalannya waktu, jumlah santri di pondok pesantren tersebut terus meningkat, bahkan berasal dari seluruh penjuru nusantara. Pada 16 Rajab 1344 H atau 31 Januari 1926 M, diketahui KH Hasyim Asy’ari menidirkan organisasi Nahdlatul Ulama.

Pendirian organisasi ini tidak lepas dari nasihat beberapa kiai pengasuh pesantren serta petunjuk guru KH Hasyim Asy’ari, KH Kholil bin Abdul Latif Bangkalan. Nahdlatul Ulama atau NU berdiri sebagai bentuk respon dari situasi dunia Islam kala itu yang sedang dilanda pertentangan paham.

Kala itu ada pertentangan paham antara paham pembaharuan dengan paham bermadzhab. Sementara NU hadir dengan pemikiran yang lebih moderat. Pada masa penjajahan, KH Hasyim Asy’ari juga tidak tinggal diam untuk turut andil melawan penjajah. Beliau termasuk sebagai salah satu sosok yang bisa membuat Belanda serta Jepang segan.

Bahkan ketika masa penjajahan Belanda, KH Hasyim Asy’ari pernah dianugerahi bintang jasa. Namun bintang jasa tersebut justru ditolak oleh KH Hasyim Asy’ari.

Sebagai seorang pemikir ulung, KH Hasyim Asy’ari juga memiliki karya yang luar biasa. Dilansir dari laman Tebuireng Online, beberapa kitab buatan KH Hasyim Asyari yang dipelajari di pesantren-pesantren Indonesia, antara lain:

  1. At-Tibyan fi al-Nahy’an Muqatha’at al-Arham wa al-Aqarib wa al-Ikhwan.
  2. Muqaddimah al-Qanun al-Asasi li Jam’iyyat Nahdlatul Ulama.
  3. Risalah fi Ta’kid al-Akhdzi bi Mazhab al-A’immah al-Arba’ah.
  4. Arba’ina Haditsan Tata’allaqu bi Mabadi’ Jam’iyyat Nahdlatul Ulama.
  5. Adab al-‘Alim wa al-Muta’alim fi ma Yanhaju Ilaih al-Muta’allim fi Maqamati Ta’limihi.
  6. Rasalah Ahl aas-Sunnah wa al-Jamaah fi Hadts al-Mauta wa Syuruth as-Sa’ah wa Bayani Mafhum as-Sunnah wa al-Bid’ah.

KH Hasyim Asyari diberikan gelar Hadratussyaikh oleh sebgaian besar orang. Gelar tersebut diperuntukkan bagi ulama yang dinilai memiliki kaulifikasi keilmuan tinggi, khususnya ilmu hadist.

Dilansir dari laman Tebuireng Online, KH Hasyim Asyari hafal kutubus sittah yang mencakup kitab Hadist Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Daud, Sunan Nasai, dan Sunan Ibu Majah, baik secara matan maupaun sanadnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakek dari Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini diketahui juga pernah membuat fatwa untuk mewajibkan seluruh umat Islam berjihad melawan penjajah Belanda.

(Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Sherly Tjoanda Tak Main-main Mengembangkan SDM Maluku Utara, Gubernur Malut Langsung Gandeng ITB

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda tak main-main dalam membangun pengembangan sumber daya manusia (SDM) Malut. Oleh sebab itu, Sherly langsung gandeng Kampus ITB
Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Tak Mau Tutupi Lagi, KDM Blak-blakan Soal Nama Asli Pemberian Sang Ayah: Dedi Mulyadi Hartono

Gubernur Jawa Barat, KDM menceritakan bagaimana dirinya dulu sempat malu bahkan menangis gara-gara nama lengkap yang diberikan sang ayah. Dedi Mulyadi kecil kala itu
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Diduga Terlibat Narkotika, Aipda JEB Oknum Polisi di Tapteng Ditangkap Polisi

Aipda JEB oknum Polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) ditangkap dalam kasus dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkotika. Kapolres Tapteng AK
Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dedi Mulyadi pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. Nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah
Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026: Takluk dari Unggulan Pertama asa Jepang, Langkah Hira/Jani Terhenti di perempat Final

Hasil Thailand Open 2026, sektor ganda putri yang mempertemukan pasangan Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT