News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NCT Dream Tampil di ICE BSD, Bicara Soal Kebiasaan Sebelum Tampil

Grup idola K-pop NCT Dream membahas kebiasaan yang mereka lakukan sebelum tampil di konser solo yakni melakukan "Yo Dream" atau meneriakkan yel-yel.
Minggu, 5 Maret 2023 - 20:45 WIB
NCT Dream
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Grup idola K-pop NCT Dream membahas kebiasaan yang mereka lakukan sebelum tampil di konser solo yakni melakukan "Yo Dream" atau meneriakkan yel-yel.

"Memang waktu konser ini terbatas. Tapi ada ritual yang selalu kami lakukan. Itu biasanya "Yo Dream"," ujar Jeno dalam konferensi pers di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (4/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya salah satu personel grup yakni Mark atau Jeno memulai mengucapkan kata "Yo Dream", kemudian dijawab rekan-rekannya dengan kata "Jjeoreo juja, hwaiting!" yang diartikan kurang lebih dengan "Let's do it fighting". Kebiasaan ini mereka lakukan kala akan tampil baik itu di sebuah konser maupun di acara musik.

NCT Dream yang beranggotakan tujuh personel yakni Mark, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle dan Jisung dijadwalkan menggelar konser hari kedua bertajuk "NCT DREAM TOUR 'THE DREAM SHOW2 : In A DREAM' in JAKARTA" di ICE BSD, Tangerang pada malam ini. Mereka akan kembali mengadakan konser serupa pada keesokan hari di lokasi yang sama.

Ketika ditanya mengenai hal paling dinanti saat konser termasuk di Indonesia, Chenle menjawab sambutan luar biasa para penggemarnya atau kerap disapa NCTzen.

Chenle kemudian mengatakan keinginannya untuk mengunjungi restoran boga bahari di Indonesia usai gelaran konser. Dia mengatakan pernah mencoba hidangan di restoran yang tak disebut letak dan namanya itu, sebelumnya. Namun, dia urung menuntaskan keinginannya itu karena keterbatasan waktu.

"Enak banget pokoknya. Waktu itu pernah makan di sini sama manajer. Manajer sampe bilang baru kali Chenle makan sebanyak ini. Juga mungkin kali ini karena waktunya terbatas aku enggak bisa ke sana tapi lain kali mau ke sana," kata dia.

Sementara itu, Renjun mengatakan dia dan grupnya telah menerima banyak cinta dan perhatian dari para NCTzen di Indonesia. Dia dan tim pun bertekad memberikan balasan cinta ini. Renjun mengaku belakangan ini sibuk membenahi hidup yang menurut dia alurnya cukup berantakan.    

Kemudian, kembali berbicara mengenai konser tiga NCT Dream, dalam kesempatan itu, promotor dan Direktur Dyandra Global Edutainment Febrina Agusta Sibuea mengatakan telah menyiapkan berbagai hal demi kenyamanan artis, salah satunya ruang tunggu.

"Untuk ruang tunggu, hampir semua artis yang kami bawa ke Indonesia pasti kami lakukan persiapan khusus. Jadi kami selalu berusaha memberikan special treatment sebagai tuan rumah yang baik," kata dia.

Khusus NCT Dream, Febrina menyiapkan ruang tunggu dengan konsep tradisional modern Indonesia yang memadukan unsur budaya Bali, Jawa dan Nusa Tenggara.

"Kami kasih banyak aksen batik Nusantara, mini gamelan jadi ada alat musik bonang, gong, slenthem dan gendang. Bahkan dekorasi di ruangan mereka itu kami beli dan bawa langsung dari perajin di Bali," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya ruang tunggu, area belakang panggung konser juga dilengkapi peralatan olahraga yakni untuk keperluan bermain basket dan permainan ping pong. Ini untuk mengakomodir para personel NCT Dream yang dikenal aktif bergerak.

"Teman-teman NCT Dream ini sangat aktif. Jadi, kami sediakan tempat olahraga di backstage, jadi ada ring basket dan meja ping pong. Mereka enggak minta. Kami dapat info kalau mereka suka olah raga. Semalam mereka sampai venue langsung main," demikian kata dia. (ant/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Bandung Akhirnya Buka Suara soal Absen Dampingi Tim, Singgung Alasan Profesional dan Sumpah Dokter

Dokter Persib Wira Prasetya akhirnya menjelaskan alasan absen mendampingi tim hingga berujung sanksi Komdis PSSI. Dia juga singgung sumpah profesi dan Bobotoh.
Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Tidak Hanya Piala Asia, Ternyata Banyak Kompetisi Bergengsi Sudah Resmi Batal Imbas Ketegangan Timur Tengah, Sisa MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya

Piala Asia 2027 ternyata bukan satu-satunya agenda olahraga besar yang terdampak ketegangan di Timur Tengah.
Cara Nonton Liga Voli Korea, Saksikan Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton Liga Voli Korea, Saksikan Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama skuad Hyundai Hillstate di liga utama.
Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT