News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hendarman: Gagalnya Pembentukan Karakter Anak karena kurang keteladanan

Gagalnya pembentukan karakter pada anak seringkali diakibatkan oleh kurangnya keteladanan yang dicontohkan oleh lingkungan di sekelilingnya
Selasa, 16 November 2021 - 13:57 WIB
Tangkapan layar Plt. Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek Hendarman dalam webinar
Sumber :
  • ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
<p>Jakarta - Plt Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hendarman mengatakan gagalnya pembentukan karakter pada anak seringkali diakibatkan oleh kurangnya keteladanan yang dicontohkan oleh lingkungan di sekelilingnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kegagalan dalam penanaman karakter itu, karena kurang keteladanan, pembiasaan dan peran dari orang tua maupun orang dewasa lainnya di sekitar rumah, bahkan dalam masyarakat,” kata Hendarman dalam webinar "Pelajar Pancasila Cerdas dan Berakhlak Mulia dalam Keberagaman" yang diikuti di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Hendarman menuturkan kurangnya keteladanan, pembiasaan dan peran dari orang tua dan orang dewasa lainnya di lingkungan sekitar anak dalam menanamkan nilai karakter yang bertoleransi, dapat menyebabkan kontradiksi antara yang diinginkan orang tua dengan tindakan yang dilakukan.

Kontradiksi tersebut, kemudian mengubah pola kehidupan yang dijalankan dalam keluarga. Akibatnya, kelekatan anak dan orang tua menjadi berkurang, karena segala bentuk pembiasaan lebih dibebankan pada anak.

Menurut Hendarman, kontradiksi juga terjadi akibat masih banyaknya anggapan pendidikan karakter hanya sekadar nilai pengetahuan yang perlu diketahui oleh anak saja. Padahal, anak tak bisa memahami hal-hal yang bersifat abstrak.

“Jadi, jangan salahkan anak-anak kita, tapi inilah tantangan kita. Kita harus berbuat yang selalu kita katakan,” tegas dia.

Selain orang tua, lingkungan yang terkena paparan budaya global dan memberikan nilai yang tak sejalan dengan karakter Pancasila, menjadi masalah selanjutnya.

Dalam hal ini, sekolah perlu banyak bersinergi dengan orang tua untuk menciptakan satu persepsi yang sama guna memberikan pemahaman pada anak mengenai nilai-nilai toleransi, beriman dan menghargai sesama agar tidak menciptakan kebingungan pada anak saat memahami sikap toleransi itu.

Ia mengatakan para guru juga perlu meningkatkan dan mengintegrasikan nilai-nilai toleransi tersebut ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan itu, ia menekankan penting untuk semua pihak bekerja sama memberikan pemahaman pada anak bahwa bertoleransi itu tidak cukup hanya sekadar untuk diketahui, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita perlu bekerja sama dan bersinergi. Sekolah, orang tua dan masyarakat, jadi seperti ini yang harus kita mulai, apalagi dalam masa pandemi ini,” ucap dia (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tetap Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027, Aprilia Sebut Hal itu Tak akan Ganggu Fokus Kejar Gelar Juara Musim Ini

Tetap Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027, Aprilia Sebut Hal itu Tak akan Ganggu Fokus Kejar Gelar Juara Musim Ini

Fabiano Sterlacchini menegaskan Aprilia tetap menjalankan dua proyek paralel di tengah persaingan ketat MotoGP musim ini.
Media Vietnam Langsung Ketar-ketir Tahu Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala ASEAN FIFA 2026?

Media Vietnam Langsung Ketar-ketir Tahu Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala ASEAN FIFA 2026?

Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Asia Tenggara. Melansir laporan media Malaysia Makan Bola, media Vietnam Soha kini tengah menyoroti rincian awal
BNI Dorong Regenerasi Bulu Tangkis, Tim Uber Indonesia Tembus Semifinal Usai Tundukkan Denmark

BNI Dorong Regenerasi Bulu Tangkis, Tim Uber Indonesia Tembus Semifinal Usai Tundukkan Denmark

Tim Uber Indonesia lolos semifinal usai kalahkan Denmark 3-1. BNI soroti keberhasilan pembinaan atlet muda menuju level global.
Harga Perak Bangkit Usai Tekanan, Sentuh US$74 dan Jadi Sorotan Pasar Komoditas Global

Harga Perak Bangkit Usai Tekanan, Sentuh US$74 dan Jadi Sorotan Pasar Komoditas Global

Harga perak rebound ke US$74 usai tekanan. Didorong pelemahan dolar dan sentimen global, perak kembali jadi sorotan investor komoditas.
Gubernur Khofifah, Wagub Emil dan Forkopimda bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026, Ini Kado Kebijakan Pro-Buruh

Gubernur Khofifah, Wagub Emil dan Forkopimda bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026, Ini Kado Kebijakan Pro-Buruh

Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil, serta Forkopimda peringati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.
Prabowo Kumpulkan CTO Danantara di Istana, Bahas R&D hingga Program Strategis Nasional

Prabowo Kumpulkan CTO Danantara di Istana, Bahas R&D hingga Program Strategis Nasional

Presiden Prabowo bahas R&D, ekonomi, dan program strategis bersama CTO Danantara di Istana. Diskusi libatkan tim pakar.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Media Malaysia Heran Tiba-tiba Timnas Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Turnamen Baru FIFA di ASEAN

Kabar mengejutkan datang dari Asia Tenggara setelah Timnas Indonesia resmi terpilih sebagai tuan rumah turnamen baru FIFA ASEAN Cup 2026. Media Malaysia heran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT