News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Ungkap Pasien Pertama COVID-19 Subvarian Omicron JN.1 Berasal dari Jaksel

Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pasien pertama COVID-19 subvarian Omicron JN.1 merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Namun dia belum bisa memastikan apakah pasien itu tertular dari Singapura atau tidak.
Sabtu, 23 Desember 2023 - 02:08 WIB
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin
Sumber :
  • Tim tvOne/Farid

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan pasien pertama COVID-19 subvarian Omicron JN.1 merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Namun dia belum bisa memastikan apakah pasien itu tertular dari Singapura atau tidak.

"[Pasien JN.1] kita yang pertama tuh WNI, nah yang lainnya enggak enak saya sebutkan orangnya," ujar Budi kepada awak media di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian dia menceritakan soal pasien pertama COVID-19 Subvarian Omicron JN.1 di Indonesia itu. Budi memastikan bahwa pasien tersebut datang dari Singapura, tetapi sempat mengunjungi ke beberapa negara lainnya.

"Jadi kita enggak tahu keluarnya dari mana. Iya (termasuk Singapura), tapi kan transit, di sana kan dia transit cuma sebentar," tutur Budi.

Lanjut dia, hingga kini Kemenkes RI belum bisa memastikan penularan pasien pertama COVID-19 subvarian Omicron JN.1 dari negara Singapura atau tidak. 

"Ternyata si virus itu belum punya "pasport". Jadi kita enggak lihat virusnya dari mana, kita enggak tahu," tutup Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kemenkes RI telah mengonfirmasi kasus COVID-19 subvarian Omicron JN.1 di Indonesia pada Selasa (19/12/2023). Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu menyebut varian JN.1 itu telah ditemukan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Batam, Kepulauan Riau.

Kemenkes RI membeberkan bahwa kasus COVID-19 subvarian Omicron JN.1 terkonfirmasi di Jakarta Selatan pada 11 November 2023, Jakarta Timur pada 23 November 2023, dan Batam pada 13 Desember 2023. Varian tersebut yang sudah terdeteksi di Indonesia merupakan varian yang mendominasi adanya lonjakan kasus COVID-19 di Singapura pada 3-9 Desember 2023 lalu. (fnm/ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo siap untuk menjadi embarkasi haji penuh, didukung kesiapan fasilitas Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, Kabupaten Gorontalo, dan fasilitas asrama haji sesuai persyaratan.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Respons beragam datang dari para pemain Timnas Indonesia setelah Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai rekrutan Persija Jakarta. Reaksi Ivar Jenner jadi sorotan.
KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan usulan supaya almarhumah istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Hoegeng diberi Bintang Bhayangkara karena jasanya.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT